Berawal dari 50 Gram Sabu, BNN Ringkus Napi yang Kendalikan Jaringan Narkoba dari Rutan Ambon

Kompas.com - 06/04/2021, 20:15 WIB
Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku menyita barang bukti 50 gram sabu, kartu identitas dan 10 ATM dari dua kurir sabu saat penangkapan di kawasan Bandara Pattimura Ambon, Selasa (6/4/2021) Kepala BNN Maluku, Brigjen Pom MZ MuttaqienPetugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku menyita barang bukti 50 gram sabu, kartu identitas dan 10 ATM dari dua kurir sabu saat penangkapan di kawasan Bandara Pattimura Ambon, Selasa (6/4/2021)

 

AMBON, KOMPAS.com - Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku menangkap seorang narapidana bandar narkoba berinisial RB di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Ambon.

Penangkapan RB dilakukan petugas BNNP Maluku bekerja sama dengan petugas Kemenkumham Maluku pada Senin (5/4/2021).

Baca juga: Pemprov Bali Larang Mudik Lebaran 2021, Berikut Aturan dan Pengecualiannya...

Kepala BNN Maluku Brigjen MZ Muttaqien mengatakan, penangkapan terhadap RB dilakukan setelah petugas menangkap dua kurir narkoba di kawasan Bandara Pattimura Ambon, yakni VN dan EP pada hari yang sama.

Dari penangkapan kedua kurir narkoba ini, petugas menyita 50 gram sabu senilai Rp 150 juta, tujuh unit ponsel, 10 buah ATM, dan lima buah buku rekening.

"Setelah dilakukan penangkapan, tim BNN Provinsi Maluku langsung melaksanakan pengembangan," kata Muttaqien kepada Kompas.com, Selasa (6/4/2021).

Setelah diperiksa, kedua kurir itu ternyata bekerja atas perintah seorang narapidana narkoba berinisial RB yang ditahan di Rutan Ambon.

"Setelah itu kita koordinasi dengan Kakanwil dan pihak kepolisian dan atas pimpinan Pak Kakanwil kita langsung menggeledah rutan Ambon dan mengamankan RB," ungkapnya.

Muttaqien menambahkan, dalam operasi pihaknya juga ikut menangkap seorang petugas Rutan Ambon berinisial IP dan petugas Lapas Ambon berinisial MC.

IP dan MC ditangkap di dua lokasi berbeda pada hari yang sama. Penangkapan dilakukan setelah BNNP Maluku menemukan bukti dugaan keterlibatan mereka dalam jaringan peredaran narkoba.

Baca juga: Buntut Aksi Pesawat Kertas di Rumah Dinas Wali Kota Malang, Pengamanan Diperketat

"Tim memperolah informasi dan bukti yang cukup bahwa ada satu pegawai lapas dan satu pegawai rutan yang juga terlibat membantu dalam mengendalikan jaringan narkoba," jelasnya.

Saat ini, seluruh pelaku ditahan di Markas BNNP Maluku. Petugas masih mendalami kasus tersebut sebelum menetapkan tersangka.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobil VW Berpelat B Terobos dan Tabrak Anggota di Pos Penyekatan Mudik, Polisi: Dikira Mau Razia

Mobil VW Berpelat B Terobos dan Tabrak Anggota di Pos Penyekatan Mudik, Polisi: Dikira Mau Razia

Regional
Kisah Pilu Kakak Beradik Tertabrak Kereta Api, Sebelumnya Sempat Antar Makanan untuk Kakek

Kisah Pilu Kakak Beradik Tertabrak Kereta Api, Sebelumnya Sempat Antar Makanan untuk Kakek

Regional
Satgas Nemangkawi Tangkap Victor Yeimo, Buron Kerusuhan di Papua

Satgas Nemangkawi Tangkap Victor Yeimo, Buron Kerusuhan di Papua

Regional
2 Polisi Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Jurnalis Tempo di Surabaya

2 Polisi Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Jurnalis Tempo di Surabaya

Regional
Mobil Plat B Terobos dan Tabrak Polisi di Pos Penyekatan Mudik, Ini Faktanya

Mobil Plat B Terobos dan Tabrak Polisi di Pos Penyekatan Mudik, Ini Faktanya

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 9 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 9 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 9 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 9 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 9 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 9 Mei 2021

Regional
Iptu Sahal Meninggal karena Covid-19, Ini Kata Kapolres Blitar

Iptu Sahal Meninggal karena Covid-19, Ini Kata Kapolres Blitar

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 9 Mei 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 9 Mei 2021

Regional
Seorang Kernet Tewas Terlindas Truk, Sopir Dinilai Lalai dan Terancam 6 Tahun Penjara

Seorang Kernet Tewas Terlindas Truk, Sopir Dinilai Lalai dan Terancam 6 Tahun Penjara

Regional
Mobil VW yang Menerobos Penjagaan dan Menabrak Polisi Berpelat B

Mobil VW yang Menerobos Penjagaan dan Menabrak Polisi Berpelat B

Regional
Tambah 9 Kasus Baru, Total 29 Orang Positif Covid-19 dari Klaster Masjid di Bantul

Tambah 9 Kasus Baru, Total 29 Orang Positif Covid-19 dari Klaster Masjid di Bantul

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 9 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 9 Mei 2021

Regional
Kronologi Pengendara Mobil Menerobos Penjagaan dan Menabrak Polisi di Pos Prambanan

Kronologi Pengendara Mobil Menerobos Penjagaan dan Menabrak Polisi di Pos Prambanan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X