Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Disuntik Vaksin AstraZeneca, 20-an Anggota Polda Maluku Meriang, Ini Dugaan Penyebabnya

Kompas.com - 06/04/2021, 11:02 WIB

KOMPAS.com - Pada 30 Maret 2021, Kepolisian Daerah (Polda) Maluku melangsungkan vaksinasi massal.

Acara ini diikuti oleh 1.500 personel Polda Maluku.

Dari jumlah tersebut, terdapat lebih dari 20 anggota yang mengalami meriang usai disuntik vaksin AstraZeneca.

"Ada 20-an anggota kami yang alami meriang setelah vaksinasi massal itu, salah satunya Iptu LT, jadi ada banyak bukan LT sendiri," ujar Kepala Bidang Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat, Senin (5/4/2021).

Baca juga: 20-an Anggota Polisi yang Disuntik Vaksin Juga Meriang, Komandan: Itu Normal

Diduga karena reaksi medis

Ilustrasi vaksin Oxford-AstraZeneca yang dinamai AZD1222. Vaksin Covid-19 yang dikembangkan Oxford University dan AstraZeneca untuk melawan infeksi virus corona.SHUTTERSTOCK/rafapress Ilustrasi vaksin Oxford-AstraZeneca yang dinamai AZD1222. Vaksin Covid-19 yang dikembangkan Oxford University dan AstraZeneca untuk melawan infeksi virus corona.

Menurut Roem, 20-an anggota yang mengalami meriang itu diduga disebabkan oleh reaksi medis usai divaksin.

Ia menyebut, kondisi itu dikenal dengan kejadian ikutan pasca imunisasi atau KIPI.

"Saya juga salah satunya yang meriang waktu itu, tapi sudah sehat. Jadi itu yang disebut KIPI, itu kejadian ikutan setelah vaksin dan itu normal," ucapnya kepada Kompas.com.

Kata Roem, kondisi puluhan anggota yang sempat mengalami meriang setelah disuntik vaksin AstraZeneca itu sudah sembuh.

Mereka telah menjalani rutinitas seperti biasa.

"Sudah sembuh semua, sudah bekerja seperti biasa lagi dan tidak ada masalah," bebernya.

Baca juga: Duduk Perkara Komandan Brimob Meninggal Usai Disuntik Vaksin, Positif Covid-19 dan 2 Kali Masuk RS

 

Komandan Brimob meninggal

Anggota Brimob Polda Maluku memberikan penghormatan terakhir saat mobil Ambulans yang membawa jasad Iptu LT ke lokasi pemakaman melintas di kawasan itu, Minggu sore (4/4/2021)Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat Anggota Brimob Polda Maluku memberikan penghormatan terakhir saat mobil Ambulans yang membawa jasad Iptu LT ke lokasi pemakaman melintas di kawasan itu, Minggu sore (4/4/2021)

Sebelumnya diberitakan, Komandan Kompi Batalyon A Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Maluku Iptu LT meninggal dunia pada Minggu (4/4/2021) pagi.

Pada Sabtu (3/4/2021) malam, Iptu LT sempat mengeluhkan sesak napas kepada istrinya.

Kejadian meninggalnya Iptu LT ini berjarak lima hari setelah dia divaksin. Dari hasil tes swab, ia diketahui positif Covid-19.

Baca juga: Komandan Brimob yang Meninggal 5 Hari Setelah Disuntik Vaksin Ternyata Positif Covid-19

"Almarhum ini ternyata positif Covid-19, pemeriksaan (swab) dilakukan tadi setelah korban meninggal dunia dan hasilnya keluar positif," tutur Roem, Minggu sore.

Terkait dengan kematian Iptu LT, Juru Bicara Satgas Covid-19 Maluku dr. Doni Rerung mengungkapkan, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Maluku bersama Kementerian Kesehatan akan berkoordinasi soal kejadian ini.

Pihaknya juga bakal melakukan kajian terhadap peristiwa ini, meskipun korban telah dipastikan meninggal akibat terpapar Covid-19.

Baca juga: Fakta-fakta Meninggalnya Komandan Brimob Maluku, Positif Covid-19 dan Sempat Jalani Vaksinasi Massal

"Nah, semua kejadian itu dicatat dan dilaporkan ke kementerian dan sesuai prosedurnya nanti dianalisis," kata Doni kepada Kompas.com, Minggu malam.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty | Editor: Robertus Belarminus, Dheri Agriesta)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Toko Merchandise Arema FC Dirusak Massa

BERITA FOTO: Toko Merchandise Arema FC Dirusak Massa

Regional
Tangis Haru Bocah Bawa Ayah Berobat Pakai Becak, Rahmad: Apa Pun Akan Saya Lakukan Demi Ayah Sembuh

Tangis Haru Bocah Bawa Ayah Berobat Pakai Becak, Rahmad: Apa Pun Akan Saya Lakukan Demi Ayah Sembuh

Regional
Daftar Taman Nasional di Jawa, dari Ujung Kulon hingga Alas Purwo

Daftar Taman Nasional di Jawa, dari Ujung Kulon hingga Alas Purwo

Regional
Parkir Liar Saat 'Sunmori' di Kuningan, 15 Sepeda Motor Bodong Diamankan Polisi

Parkir Liar Saat "Sunmori" di Kuningan, 15 Sepeda Motor Bodong Diamankan Polisi

Regional
Kurir Paket di Banyuasin Ditusuk Konsumen COD yang Tolak Membayar

Kurir Paket di Banyuasin Ditusuk Konsumen COD yang Tolak Membayar

Regional
Terlalu Posesif dan Cemburu, Suami di Lampung Kurung Istri dan 4 Anaknya di Kamar Kontrakan

Terlalu Posesif dan Cemburu, Suami di Lampung Kurung Istri dan 4 Anaknya di Kamar Kontrakan

Regional
Dugaan Penyiksaan Manusia Silver di Lampung, Ketua DPRD: Tak Berperikemanusiaan

Dugaan Penyiksaan Manusia Silver di Lampung, Ketua DPRD: Tak Berperikemanusiaan

Regional
Seorang Wanita Melahirkan di Pos 3 Pendakian Gunung Slamet, Regu Penolong Diterjunkan

Seorang Wanita Melahirkan di Pos 3 Pendakian Gunung Slamet, Regu Penolong Diterjunkan

Regional
Kemensos Pastikan 6 Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Kubu Raya Bisa Lanjutkan Pendidikan

Kemensos Pastikan 6 Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Kubu Raya Bisa Lanjutkan Pendidikan

Regional
Gelombang Tinggi Capai 4 Meter, Kapal Ferry Rute Pulau Batam-Tanjungpinang Putar Balik

Gelombang Tinggi Capai 4 Meter, Kapal Ferry Rute Pulau Batam-Tanjungpinang Putar Balik

Regional
Beredar Kabar Siswa di Ambon Gagal Diculik Setelah Lompat dari Angkot, Polisi Beri Penjelasan

Beredar Kabar Siswa di Ambon Gagal Diculik Setelah Lompat dari Angkot, Polisi Beri Penjelasan

Regional
Sosok Nur, Perempuan yang Ada di Mobil Audi A6 Penabrak Selvi, Mengaku Sebagai Istri Polisi

Sosok Nur, Perempuan yang Ada di Mobil Audi A6 Penabrak Selvi, Mengaku Sebagai Istri Polisi

Regional
Dikira Hilang, Remaja Putri di Lampung Ternyata Kabur karena Sering Diperkosa Bapak Tiri

Dikira Hilang, Remaja Putri di Lampung Ternyata Kabur karena Sering Diperkosa Bapak Tiri

Regional
Bunga Rafflesia Berkelopak 6 Mekar di Seluma Bengkulu

Bunga Rafflesia Berkelopak 6 Mekar di Seluma Bengkulu

Regional
Puluhan Kendaraan Tertahan di Pelabuhan Bangka Barat Imbas Cuaca Buruk

Puluhan Kendaraan Tertahan di Pelabuhan Bangka Barat Imbas Cuaca Buruk

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.