PPKM Mikro di DIY Diperpanjang, Sultan HB X: Susah Mengontrol Orang

Kompas.com - 05/04/2021, 19:03 WIB
Sultan ditemui di Kantor Gubernur, Kompleks Kepatihan Jumat (19/2/2020) Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoSultan ditemui di Kantor Gubernur, Kompleks Kepatihan Jumat (19/2/2020)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro kembali diperpanjang di DIY.

Hal tersebut berdasarkan evaluasi yang dilakukan oleh pemerintah DIY.

Selama PPKM ini, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengaku sulit untuk mengontrol masyarakat.

"Sudah saya tandatangani (perpanjangan PPKM), ya perpanjangan," katanya, Senin (5/4/2021).

Baca juga: Adik Sultan HB X, KGPH Hadiwinoto Meninggal, Gamelan Tidak Boleh Dibunyikan 3 Hari

Menurut Sultan, perpanjangan PPKM dibutuhkan karena di sekitar wilayah DIY masih masuk zona merah.

Ditakutkan jika tidak melakukan perpanjangan PPKM, kasus Covid-19 di Yogyakarta semakin meningkat.

"Ya perpanjangan. Kalau tidak perpanjangan lainnya masih merah. Nak keluar dari situ kabeh do medun (semua turun) malah Jogja merah," katanya.
Baca juga: Gelar Sekolah Tatap Muka, Sri Sultan HB X: Kemungkinan Dimulai dari SMA

Dengan meningkatnya kasus di beberapa wilayah di DIY, belum ada penambahan aturan tambahan saat perpanjangan PPKM.

"Kemarin sudah sama aja. Relatif sama, diperpanjang saja," katanya.

Sedangkan soal banyaknya pelanggaran selama PPKM, Ngarsa Dalem mengaku bahwa untuk mengontrol warga untuk mentaati protokol kesehatan sulit.

"Mengontrol orang kan susah. Nanti mau nggak boleh pergi di waktu lebaran, yo nesti lungo ora mungkin (ya pasti pergi tidak mungkin). Orang kok disuruh di rumah terus ya enggak mungkin," tutupnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Bus BST Terserempet KA, Sopir Dipecat dan Gibran Minta Maaf

Gara-gara Bus BST Terserempet KA, Sopir Dipecat dan Gibran Minta Maaf

Regional
2 Kelompok Pemuda Tawuran di Surabaya, 10 Orang Ditangkap, 3 Terluka

2 Kelompok Pemuda Tawuran di Surabaya, 10 Orang Ditangkap, 3 Terluka

Regional
PP Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 1442 Hijriah Jatuh pada 13 Mei 2021

PP Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 1442 Hijriah Jatuh pada 13 Mei 2021

Regional
Tengku Zulkarnain Positif Covid-19, Kini Dirawat di RS Pekanbaru

Tengku Zulkarnain Positif Covid-19, Kini Dirawat di RS Pekanbaru

Regional
Kasus ART Dipaksa Makan Kotoran Kucing, Wakil Wali Kota Surabaya: Kami Rawat sampai Sembuh

Kasus ART Dipaksa Makan Kotoran Kucing, Wakil Wali Kota Surabaya: Kami Rawat sampai Sembuh

Regional
Cerita Para Penghafal Al Quran Tunanetra di Cianjur, Ingin Memberikan Mahkota ke Orangtua di Surga

Cerita Para Penghafal Al Quran Tunanetra di Cianjur, Ingin Memberikan Mahkota ke Orangtua di Surga

Regional
Warga Salatiga Diminta Tak Terima Tamu dari Luar Kota Saat Lebaran

Warga Salatiga Diminta Tak Terima Tamu dari Luar Kota Saat Lebaran

Regional
Bupati Jember Minta Seluruh Destinasi Wisata Ditutup Pada 11-17 Mei Cegah Penyebaran Covid-19

Bupati Jember Minta Seluruh Destinasi Wisata Ditutup Pada 11-17 Mei Cegah Penyebaran Covid-19

Regional
Pengawas Mesin ATM di Bandara Ngurah Rai Gelapkan Uang Rp 530.550.000

Pengawas Mesin ATM di Bandara Ngurah Rai Gelapkan Uang Rp 530.550.000

Regional
Berkaca dari Kasus VW Beetle Terobos Pos Penyekatan di Klaten, Ini Pesan Kabaharkam

Berkaca dari Kasus VW Beetle Terobos Pos Penyekatan di Klaten, Ini Pesan Kabaharkam

Regional
4 Warga Palembang Terdeteksi Tertular Mutasi Virus Covid-19 Asal India

4 Warga Palembang Terdeteksi Tertular Mutasi Virus Covid-19 Asal India

Regional
Kisah Pilu Nenek Dominika, Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reyot, Makan dari Belas Kasih Tetangga

Kisah Pilu Nenek Dominika, Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reyot, Makan dari Belas Kasih Tetangga

Regional
Muncul Ajakan Mudik dan Terobos Penyekatan di Medsos, Ini Persiapan Polda Banten

Muncul Ajakan Mudik dan Terobos Penyekatan di Medsos, Ini Persiapan Polda Banten

Regional
Ada Varian Baru Covid-19, Bali Tetap Buka Pariwisata Internasional Juli 2021

Ada Varian Baru Covid-19, Bali Tetap Buka Pariwisata Internasional Juli 2021

Regional
Catut Nama Jaksa, Orang Tak Dikenal Minta Uang THR ke Bupati di NTT

Catut Nama Jaksa, Orang Tak Dikenal Minta Uang THR ke Bupati di NTT

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X