Kompas.com - 05/04/2021, 18:49 WIB

KUPANG, KOMPAS.com - Sebanyak tujuh orang warga di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), meninggal dunia akibat tertimbun longsor dan banjir.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Soni Alelang, kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (5/4/2021) malam.

Soni menyebut, selain tujuh orang meninggal, 13 orang di antaranya masih hilang hingga saat ini.

"Itu data sementara yang kami pegang, karena komunikasi dengan warga yang menjadi korban termasuk petugas kami di kecamatan dan desa belum bagus akibat jaringan telepon yang macet dan listrik padam," kata Soni.

Warga yang meninggal dan hilang itu, lanjut Soni, tersebar di tiga kecamatan yakni Kecamatan Alor Tengah Utara, Pantar Tengah dan Pantar Timur.

Baca juga: Terkendala Cuaca, Rombongan Kepala BNPB Tempuh Jalur Darat dari Maumere ke Flores Timur, NTT

"Kalau korban meninggal karena longsor itu berada di Kecamatan Alor Tengah Utara. Sedangkan di Pantar Tengah dan Pantar Timur itu akibat terseret arus banjir hingga terbawa ke laut," ungkap Soni.

Pihaknya juga mendapat laporan ada korban meninggal lainnya dari Kecamatan Alor Timur Laut, tapi belum pasti.

Soni menyebut, 13 orang yang hilang itu sudah dicari sejak Minggu (4/4/2021) kemarin, namun belum ditemukan.

Pemerintah kabupaten hingga saat belum bisa ke lokasi, akibat akses jalan dan jembatan yang putus serta cuaca buruk.

Khusus ke Kecamatan Pantar Tengah dan Pantar Timur yang lokasinya berbeda pulau dengan ibu kota kabupaten, tidak bisa dijangkau karena gelombang laut yang tinggi.

Sedangkan Kecamatan Alor Tengah Utara, tidak bisa diakses lantaran banyak jalan dan jembatan yang putus.

Baca juga: Selain Komandan Brimob, Puluhan Anggota Polisi yang Disuntik Vaksin Juga Meriang

"Yang pastinya kami tetap koordinasi dengan petugas kami di Kecamatan dan desa, termasuk anggota TNI dan Polri untuk melakukan pencarian terhadap para korban hilang, termasuk evakuasi warga yang terdampak," kata dia.

Pihaknya sudah melaporkan kejadian ini ke pemerintah provinsi dan pusat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tradisi Midodareni dalam Pernikahan Adat Jawa dan Susunan Acaranya

Tradisi Midodareni dalam Pernikahan Adat Jawa dan Susunan Acaranya

Regional
Seniman di Solo Ikut Dilibatkan dalam Pernikahan Kaesang-Erina, Ini Alasannya

Seniman di Solo Ikut Dilibatkan dalam Pernikahan Kaesang-Erina, Ini Alasannya

Regional
Panitia Pernikahan Kaesang-Erina di Solo Siapkan Shuttle Bus di Lokasi Parkir dan Hotel agar Tak Macet

Panitia Pernikahan Kaesang-Erina di Solo Siapkan Shuttle Bus di Lokasi Parkir dan Hotel agar Tak Macet

Regional
Tak Punya Uang, Wanita di Batam Gadaikan Ijazah Teman Sekamarnya Rp 4 Jutaan

Tak Punya Uang, Wanita di Batam Gadaikan Ijazah Teman Sekamarnya Rp 4 Jutaan

Regional
Gunung Semeru Masih Luncurkan Awan Panas Sejauh 1 KM Pagi Ini

Gunung Semeru Masih Luncurkan Awan Panas Sejauh 1 KM Pagi Ini

Regional
Gibran Wacanakan Ganti Nama Jalan Diponegoro Jadi Ngarsopuro, Branding Pariwisata Jadi Alasannya...

Gibran Wacanakan Ganti Nama Jalan Diponegoro Jadi Ngarsopuro, Branding Pariwisata Jadi Alasannya...

Regional
3 Dicari, Jenazah Pemancing yang Diterkam Buaya Ditemukan Utuh

3 Dicari, Jenazah Pemancing yang Diterkam Buaya Ditemukan Utuh

Regional
31 Warga Sikka Meninggal akibat Laka Lantas Sepanjang 2022, Polisi Sebut Banyak karena Pengaruh Alkohol

31 Warga Sikka Meninggal akibat Laka Lantas Sepanjang 2022, Polisi Sebut Banyak karena Pengaruh Alkohol

Regional
Nataru, KA Baturraden Ekspress Relasi Purwokerto-Bandung PP Kembali Beroperasi, Catat Jadwalnya

Nataru, KA Baturraden Ekspress Relasi Purwokerto-Bandung PP Kembali Beroperasi, Catat Jadwalnya

Regional
Gibran Konsultasi Budayawan Rencana Ganti Nama Jalan Diponegoro di Solo Menjadi Jalan Ngarsopuro

Gibran Konsultasi Budayawan Rencana Ganti Nama Jalan Diponegoro di Solo Menjadi Jalan Ngarsopuro

Regional
Kisah Para Penyandang Disabilitas yang Menolak Menyerah hingga Bekerja di Hotel Meotel Purwokerto

Kisah Para Penyandang Disabilitas yang Menolak Menyerah hingga Bekerja di Hotel Meotel Purwokerto

Regional
Insiden Sopir Taksi Online Tewas Dianiaya, Satpol PP Purworejo Sarankan Para Pengusaha Karaoke Bentuk Paguyuban

Insiden Sopir Taksi Online Tewas Dianiaya, Satpol PP Purworejo Sarankan Para Pengusaha Karaoke Bentuk Paguyuban

Regional
Kasus HIV/AID di Lembata NTT Tembus 298

Kasus HIV/AID di Lembata NTT Tembus 298

Regional
ART di Bengkulu Lapor ke Hotman Paris, Diperkosa dan Dihamili Anak Majikan hingga Dipolisikan

ART di Bengkulu Lapor ke Hotman Paris, Diperkosa dan Dihamili Anak Majikan hingga Dipolisikan

Regional
Bupati Lumajang: Saya Pastikan Hunian Relokasi Aman, Tak Ada Aliran Lahar Semeru

Bupati Lumajang: Saya Pastikan Hunian Relokasi Aman, Tak Ada Aliran Lahar Semeru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.