Kompas.com - 05/04/2021, 15:58 WIB


AMBON, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengungkapkan lebih dari 20 anggota Polda Maluku yang disuntik vaksin AstraZeneca sempat mengalami meriang.

Puluhan anggota Polda Maluku itu mengalami meriang setelah mereka mengikuti vaksinasi massal yang diikuti 1.500 anggota Polda Maluku.

Vaksinasi massal itu berlangsung di lapangan upacara Polda Maluku di kawasan Tantui pada 30 Maret lalu.

"Ada 20-an anggota kami yang alami meriang setelah vaksinasi massal itu, salah satunya Iptu LT, jadi ada banyak bukan LT sendiri," kata Roem, kepada Kompas.com via telepon seluler, Senin (5/4/2021).

Baca juga: Keluarga Sedih Tak Bisa Lihat Komandan Brimob untuk Terakhir Kali, Makam yang Digali Tak Digunakan

Roem mengatakan, saat ini puluhan anggota Polri yang sempat mengalami meriang itu sudah sembuh dan beraktivitas seperti biasa.

"Sudah sembuh semua, sudah bekerja seperti biasa lagi dan tidak ada masalah," ujar dia.

Menurutnya puluhan anggota Polri itu mengalami meriang disebabkan karena reaksi medis yang terjadi setelah mereka disuntik vaksin.

Ia menyebut kondisi yang dialami puluan anggota Polda Maluku itu sebagai kejadian ikutan pasca imunisasi atau KIPI.

Baca juga: Meninggal Usai Terima Vaksin dan Ternyata Positif Covid-19, Ini Gejala yang Dikeluhkan Komandan Brimob

"Saya juga salah satunya yang meriang waktu itu, tapi sudah sehat. Jadi itu yang disebut KIPI, itu kejadian ikutan setelah vaksin dan itu normal," ungkap dia.

Diberitakan sebelumnya, komandan kompi batalyon A Satuan brimob Polda Maluku Iptu LT meninggal dunia pada Minggu (4/4/2021).

Korban meninggal dunia setelah sempat mengalami sesak nafas pada Sabtu malam.

Sebelumnya, korban yang mengikuti vaksinasi massal di lapangan upacara Polda Maluku pada 30 Maret pekan lalu sempat mengalami meriang setelah disuntik vaksin AstraZeneca.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota Polisi Terlibat Kasus Penimbunan BBM Ilegal, Kapolda Sumsel: Saya Tak Sungkan Memecatnya

Anggota Polisi Terlibat Kasus Penimbunan BBM Ilegal, Kapolda Sumsel: Saya Tak Sungkan Memecatnya

Regional
Taktik 'Cleaning Service' SPBU Curi BBM Subsidi 10 Tahun, Terakhir Rekayasa MyPertamina

Taktik "Cleaning Service" SPBU Curi BBM Subsidi 10 Tahun, Terakhir Rekayasa MyPertamina

Regional
 Jika Tak Berizin, Polisi akan Tertibkan Tambang Emas di Kotabaru yang Tewaskan 6 Orang

Jika Tak Berizin, Polisi akan Tertibkan Tambang Emas di Kotabaru yang Tewaskan 6 Orang

Regional
Mengenal Lemper, Panganan dari Beras Ketan, Latar Belakang dan Filosofi

Mengenal Lemper, Panganan dari Beras Ketan, Latar Belakang dan Filosofi

Regional
Itjen Kemendagri Perintahkan Pemkot Bandar Lampung Segera Bayar Gaji Guru PPPK

Itjen Kemendagri Perintahkan Pemkot Bandar Lampung Segera Bayar Gaji Guru PPPK

Regional
Kasus Sopir Truk Solar Ilegal yang “Ditumbalkan” Bosnya, Polisi Buru 2 DPO

Kasus Sopir Truk Solar Ilegal yang “Ditumbalkan” Bosnya, Polisi Buru 2 DPO

Regional
Jalani Bisnis Sabu di Rumahnya, IRT di Balikpapan Diringkus Saat Ada Pembeli

Jalani Bisnis Sabu di Rumahnya, IRT di Balikpapan Diringkus Saat Ada Pembeli

Regional
Daftar Kabupaten dan Kota di Provinsi Gorontalo

Daftar Kabupaten dan Kota di Provinsi Gorontalo

Regional
Sneevliet, Pembisik Semaoen Ketua PKI Pertama Saat Menghimpun Massa di Semarang

Sneevliet, Pembisik Semaoen Ketua PKI Pertama Saat Menghimpun Massa di Semarang

Regional
Cerita Wisudawati UNG Bawa Pulang Ijazah dan Jenazah Ibunya ke Papua, Meninggal di Hari Wisudanya

Cerita Wisudawati UNG Bawa Pulang Ijazah dan Jenazah Ibunya ke Papua, Meninggal di Hari Wisudanya

Regional
Mobil Dinas Pejabat Pemprov Sulbar Terbalik Usai Tabrak Mobil Lain

Mobil Dinas Pejabat Pemprov Sulbar Terbalik Usai Tabrak Mobil Lain

Regional
Ibnu Parna, Sang Penghimpun Angkatan Muda Komunis Lawan Penjajah di Semarang

Ibnu Parna, Sang Penghimpun Angkatan Muda Komunis Lawan Penjajah di Semarang

Regional
KPK Kembali Periksa 9 Saksi Kasus Suap Rektor Unila, Ada Wakil Rektor dan Dekan

KPK Kembali Periksa 9 Saksi Kasus Suap Rektor Unila, Ada Wakil Rektor dan Dekan

Regional
Petualangan Pemimpin PKI Semaoen Ketika Himpun Massa di Kota Semarang

Petualangan Pemimpin PKI Semaoen Ketika Himpun Massa di Kota Semarang

Regional
Alasan Keamanan, Gibran Minta Warga Tak Melintasi Jembatan Sasak Bengawan Solo Penghubung Solo- Sukoharjo

Alasan Keamanan, Gibran Minta Warga Tak Melintasi Jembatan Sasak Bengawan Solo Penghubung Solo- Sukoharjo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.