Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Klari Karawang, Sehari-hari Bekerja Jual Galon Dekat Pasar

Kompas.com - 05/04/2021, 14:42 WIB
Rumah yang ditinggali LN, rumah terduga teroris di Desa Klari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Senin (5/4/2021). KOMPAS.com/FARIDARumah yang ditinggali LN, rumah terduga teroris di Desa Klari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Senin (5/4/2021).

KARAWANG, KOMPAS.com - Tim Densus 88 Anti Teror menangkap LN (35), warga Perumahan Klari Regency, Desa Klari, Karawang.

Pria itu diduga terlibat dalam jaringan terorisme.

Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Klari Tamrin Felani membenarkan perihal informasi penangkapan itu.

"Iya memang benar. Kalau informasinya ada penangkapan dari Densus," kata Tamrin saat dihubungi, Senin (5/4/2021).

Baca juga: Suami Ditangkap Densus, Istri Terduga Teroris Sukabumi Bingung Bayar Cicilan Bank dan Nafkahi Bayinya

Bekerja di depot air minum Pasar Johar

 

Hanya saja, kata Tamrin, penangkapan dilakukan di dekat Pasar Johar, bukan di perumahan di Desa Klari.

LN diketahui bekerja di depot air minum.

Setelah membekuk LN, Tim Densus kemudian melakukan penggedahan di rumahnya.

"Dia pulang ke Perumahan Klari Regency hanya di waktu malam untuk tidur. Pagi, siang, dan sore di tempat galon (tempat kerja LN) di Johar," ungkapnya.

Baca juga: [POPULER NUSANTARA] Jokowi Kirim Uang ke Istri Terduga Teroris | Komandan Brimob Meninggal, Sempat Disuntik Vaksin AstraZeneca, Ternyata Positif Covid-19

LN baru 3 bulan di Karawang, asalnya Ciamis, istri dari Aceh

Tamrin menyebut LN baru beberapa bulan tinggal di perumahan tersebut.

LN diketahui berasal dari Ciamis. 

Edi (47), tetangga LN, menyebut tak begitu mengenal LN. Sebab, LN diketahui jarang bergaul dengan warga sekitar meski sudah tiga bulan tinggal di tempat itu.

Edi pun kaget saat Sabtu (3/4/2021) siang banyak petugas yang datang ke rumah tetangganya untuk melakukan penggedahan.

Baca juga: 2 Jam Pasca Mabes Polri Diserang, Polisi Geledah Rumah Terduga Teroris di Kabupaten Bandung, 2 Pria Diamankan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Unhas dan Pemprov Hadirkan Swab Antigen Gratis bagi Pemudik Arus Balik, Ini Caranya

Unhas dan Pemprov Hadirkan Swab Antigen Gratis bagi Pemudik Arus Balik, Ini Caranya

Regional
Pembunuh Mertua dan Menantu di Kendal Ditangkap, Ternyata Masih Saudara Korban

Pembunuh Mertua dan Menantu di Kendal Ditangkap, Ternyata Masih Saudara Korban

Regional
Pandemi Berdampak pada Jumlah Sampah Plastik, Pemkot Salatiga Akan Buat Aturan

Pandemi Berdampak pada Jumlah Sampah Plastik, Pemkot Salatiga Akan Buat Aturan

Regional
Mobil Pemadam Kebakaran Berkecepatan 80 Km Per Jam Tabrak Warga hingga Terpental dan Tewas

Mobil Pemadam Kebakaran Berkecepatan 80 Km Per Jam Tabrak Warga hingga Terpental dan Tewas

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Masyarakat Landak Disarankan Gunakan Layanan Adminduk Online

Cegah Penularan Covid-19, Masyarakat Landak Disarankan Gunakan Layanan Adminduk Online

Regional
Setelah Temuan Strain Virus Corona B117, Ini yang Dilakukan Satgas Covid-19 Jatim

Setelah Temuan Strain Virus Corona B117, Ini yang Dilakukan Satgas Covid-19 Jatim

Regional
Semua Kedatangan Penumpang di Bangka Belitung Wajib Rapid Test Ulang

Semua Kedatangan Penumpang di Bangka Belitung Wajib Rapid Test Ulang

Regional
Cerita Leonard Selamat Usai Tenggelam dan Hilang di Sungai, Tak Tidur dan Terus Pegangi Akar Pohon

Cerita Leonard Selamat Usai Tenggelam dan Hilang di Sungai, Tak Tidur dan Terus Pegangi Akar Pohon

Regional
Terlibat Cekcok soal Ayam Masuk ke Kebun, Paman Dianiaya Keponakan hingga Tewas, Ini Kronologinya

Terlibat Cekcok soal Ayam Masuk ke Kebun, Paman Dianiaya Keponakan hingga Tewas, Ini Kronologinya

Regional
Perampok yang Sekap Pasutri Mengaku Tak Memerkosa Istri Korban, Begini Penjelasan Polisi

Perampok yang Sekap Pasutri Mengaku Tak Memerkosa Istri Korban, Begini Penjelasan Polisi

Regional
Selama Ditahan, Nani, Pengirim Sate Beracun Tak Pernah Dijenguk Keluarga, Termasuk Saat Lebaran

Selama Ditahan, Nani, Pengirim Sate Beracun Tak Pernah Dijenguk Keluarga, Termasuk Saat Lebaran

Regional
2 Penjambret yang Kerap Beraksi Selama Ramadhan di Purbalingga Ditembak Polisi

2 Penjambret yang Kerap Beraksi Selama Ramadhan di Purbalingga Ditembak Polisi

Regional
Penyesalan Uty, Wanita yang Marahi Petugas di Pos Penyekatan Anyer: Saya Malu

Penyesalan Uty, Wanita yang Marahi Petugas di Pos Penyekatan Anyer: Saya Malu

Regional
Hari Pertama Masuk Kerja, Berapa Jumlah Kehadiran ASN di Kota Bandung?

Hari Pertama Masuk Kerja, Berapa Jumlah Kehadiran ASN di Kota Bandung?

Regional
Wanita yang Marahi Petugas di Pos Penyekatan Anyer Tak Diproses Hukum, Ini Alasannya

Wanita yang Marahi Petugas di Pos Penyekatan Anyer Tak Diproses Hukum, Ini Alasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X