Gayo Coffee Trail, Pengembangan Pariwisata Aceh Melalui Kopi

Kompas.com - 05/04/2021, 11:18 WIB
Foto dirilis Selasa (16/3/2021), memperlihatkan petani menjemur biji kopi arabika Gayo di pinggiran Danau Laut Tawar, Takengon, Aceh Tengah, Aceh. Pandemi Covid-19 yang juga telah merambah dataran tinggi Gayo di Aceh tidak menyurutkan semangat para petani kopi arabika di daerah itu untuk terus meningkatkan produksi yang permintaannya kembali meningkat di pasar internasional. ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRAFoto dirilis Selasa (16/3/2021), memperlihatkan petani menjemur biji kopi arabika Gayo di pinggiran Danau Laut Tawar, Takengon, Aceh Tengah, Aceh. Pandemi Covid-19 yang juga telah merambah dataran tinggi Gayo di Aceh tidak menyurutkan semangat para petani kopi arabika di daerah itu untuk terus meningkatkan produksi yang permintaannya kembali meningkat di pasar internasional.

TAKENGON, KOMPAS.com - Potensi wisata di Dataran Tinggi Gayo (Datiga), Aceh, khususnya Aceh Tengah dan Bener Meriah, menjadi perhatian Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Sebab, kawasan Datiga dinilai memiliki potensi alam dan budaya yang dapat mendukung berkembangnya pariwisata nasional.

Hal itu dikatakan Direktur Kelembagaan Kemenparekraf Reza Fahlevi kepada Kompas.com, usai mengikuti sebuah kegiatan dengan pelaku pariwisata di Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (3/4/2021).

"Pariwisata di Gayo punya potensi luar biasa, terutama dari sisi alam dan budayanya. Tapi tadi kita diskusi dengan teman-teman komunitas, pemerintah dan pelaku pariwisata di Dataran Tinggi Gayo. Pertama kita ingin tahu kekuatan utama wisata Gayo itu di mana, yang membuat kita unik, diferensiasi dan layak jual secara intenasional," kata Reza di sebuah kafe di Takengon, Jumat.

Baca juga: Rasakan Cita Rasa Kopi Gayo dengan Suasana Rumahan di Takengon

Berdasarkan hasil diskusi itu, menurut Reza, ide yang muncul adalah kopi.

Sebab, kopi merupakan tulang punggung masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kopi memang paling kuat, karena menjadi bagian hidup dan aktivitas sehari-hari masyarakat di Datiga yang berkualitas internasional, dikuatkan alam dan sisi budaya," ujar Reza.

Ia menyebutkan, diperlukan sebuah upaya untuk terus meningkatkan nilai jual pariwisata di Datiga.

Salah satu yang bisa dikembangkan adalah wisata kopi.

"Jika berbicara danau, Danau Laut Tawar punya saingan di Indonesia, air terjun juga. Tapi kalau kopi Gayo, itu menjadi potensi terkuat," kata mantan Kepala Dinas Pariwisata Aceh itu.

Baca juga: Film Filosofi Kopi: Aroma Gayo, Rahung Nasution: Kopi Gayo Menarik Sejak Zaman Kolonial

"Kami menawarkan Gayo Coffee Trail atau Gayo Culture Trail. Untuk itu kita perlu menganalisa impresi pasar terhadap minat pariwisata kopi, kita gali cerita rakyat tentang kopi, wisatawan akan ditawarkan wisata culture experience," kata Reza.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketersediaan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Kota Malang Hanya Tersisa Separuh

Ketersediaan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Kota Malang Hanya Tersisa Separuh

Regional
Cerita AS Pria yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid-19, Diamankan Polisi karena Dianggap Memprovokasi

Cerita AS Pria yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid-19, Diamankan Polisi karena Dianggap Memprovokasi

Regional
10 Orang di Madiun Positif Covid-19, Bermula Satu Warga Sakit Sepulang dari Surabaya

10 Orang di Madiun Positif Covid-19, Bermula Satu Warga Sakit Sepulang dari Surabaya

Regional
Jika Kasus Covid-19 Harian Tembus 50, Aktivitas Malam Minggu di Makassar Dihentikan

Jika Kasus Covid-19 Harian Tembus 50, Aktivitas Malam Minggu di Makassar Dihentikan

Regional
Pengakuan Komplotan Spesialis Pencuri Anjing di Papua, Semalam Dapat 7 Ekor dan Raup Uang Jutaan

Pengakuan Komplotan Spesialis Pencuri Anjing di Papua, Semalam Dapat 7 Ekor dan Raup Uang Jutaan

Regional
Sambil Menangis, Spesialis Pencuri Anjing di Papua: Saya Malu Sama Orangtua

Sambil Menangis, Spesialis Pencuri Anjing di Papua: Saya Malu Sama Orangtua

Regional
Sejumlah Bupati di Jabar ke Bali Saat Kasus Covid-19 Tinggi, Ini Kata Ridwan Kamil

Sejumlah Bupati di Jabar ke Bali Saat Kasus Covid-19 Tinggi, Ini Kata Ridwan Kamil

Regional
Kepala Inspektorat Sikka, 2 Staf dan Sopir Positif Rapid Antigen

Kepala Inspektorat Sikka, 2 Staf dan Sopir Positif Rapid Antigen

Regional
Bupati Madiun Berikan Kewenangan Camat dan Kades Larang Hajatan, Ini Penyebabnya

Bupati Madiun Berikan Kewenangan Camat dan Kades Larang Hajatan, Ini Penyebabnya

Regional
Jadi Korban Pelecehan Rektor, Dosen di Jember Kirim Pesan WA Secara Acak: Tolong Saya Pak...

Jadi Korban Pelecehan Rektor, Dosen di Jember Kirim Pesan WA Secara Acak: Tolong Saya Pak...

Regional
Penjelasan Lengkap Duta Besar Timor Leste soal 20 ABK WNI Telantar di Kapal Tanker MT Ocean Star

Penjelasan Lengkap Duta Besar Timor Leste soal 20 ABK WNI Telantar di Kapal Tanker MT Ocean Star

Regional
Tempat Karaoke Diam-diam Buka Saat PPKM, Pengunjung Masuk lewat Pintu Belakang

Tempat Karaoke Diam-diam Buka Saat PPKM, Pengunjung Masuk lewat Pintu Belakang

Regional
Pemuda yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid Ditangkap, Dianggap Cederai Perjuangan Nakes

Pemuda yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid Ditangkap, Dianggap Cederai Perjuangan Nakes

Regional
Dukung Jokowi 3 Periode, Warga NTT Deklarasi Komite Referendum Masa Jabatan Presiden

Dukung Jokowi 3 Periode, Warga NTT Deklarasi Komite Referendum Masa Jabatan Presiden

Regional
BOR Capai 91,34 Persen, Pemkot Semarang Buka RS Darurat Covid-19

BOR Capai 91,34 Persen, Pemkot Semarang Buka RS Darurat Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X