Kisah Walwinsyah Sukses Budidaya Anggur di Pantai Jambi, 20 Tahun Lalu Dianggap Gila, Kini Bibitnya Diminati Mancanegara

Kompas.com - 05/04/2021, 10:46 WIB
Walwinsyah, petani yang berhasil membudidayakan anggur di pesisir pantai timur Sumatera, Jambi. KOMPAS.com/SUWANDIWalwinsyah, petani yang berhasil membudidayakan anggur di pesisir pantai timur Sumatera, Jambi.

 

Beli bibit dari Ukraina dan Jepang, motor Tiger kesayangan dijual

Setelah mengenal anggur, Iwin semakin jatuh cinta, karena tanaman ini bisa disetting (atur) letak buahnya, kapan waktunya dan berapa banyak buah yang ingin dihasilkan.

Mimpi masa kecil ini menghembuskan energi ke tubuh Iwin. Sehingga dia mampu menerjang penghalang dalam mewujudkan tanaman anggur dengan kualitas baik.

Untuk membeli bibit dari Ukraina dan Jepang, Iwin muda harus menjual motor Tiger 2000 kesayangannya.

Dengan uang itu, dia membeli 36 varietas anggur secara bertahap. Namun anggur yang dia tanam gagal berkembang.

Cibiran pun datang dari tetangga, bahkan orangtuanya sendiri turut mencela.

"Semua orang mencibir, memandang remeh. Bahkan ada yang bertaruh STNK motor bahkan potong telinga, kalau anggur saya hidup," kata Iwin.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Iwin menjadi terpuruk. Setahun dia meninggalkan anggur. Mimpi itu wujud lagi, kala dia menyaksikan tayangan televisi tentang kebun anggur.

Diberi dorongan istri, kembali jual motor demi beli bibit, tapi malah kena tipu...

Isterinya terus memberi dorongan semangat.

Dia pun menjual motor yang baru lunas kredit untuk memulai dari nol. Dari penjualan motor, dia membeli bibit anggur namun mengalami penipuan.

"Saya beli 10 bibit dengan harga Rp 150.000. Tapi itu anggur hitam yang tidak enak dimakan," kata Iwin.

Berangkat dari cibiran dan penipuan itu, Iwin pergi ke Malang dan Medan untuk belajar mengenai menanam dan merawat anggur.

Sepulang dari tempat itu, Iwin sudah bisa mengembangkan 11 varietas anggur di pekarangan rumahnya.

Dari jumlah itu, hanya 3 varietas yang menjadi unggulan dan akan terus dikembangkan.

Dia sudah menguasai ilmu merawat anggur. Sehingga anggurnya tumbuh dan berbuah.

Orang-orang yang mencibir kemudian diundang Iwin untuk turut memanen dan mencicipi buah anggurnya.

Bagi yang malu datang ke kebun, Iwin mengantarkan buah anggur hasil panennya ke rumah orang yang dulu pernah membuatnya terpuruk.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengunjung Makam Bung Karno Meningkat, Tes Acak Covid-19 Dilakukan

Pengunjung Makam Bung Karno Meningkat, Tes Acak Covid-19 Dilakukan

Regional
PPDB Sumbar Dibuka Senin Besok, Berikut Posko dan Hotline Pengaduan

PPDB Sumbar Dibuka Senin Besok, Berikut Posko dan Hotline Pengaduan

Regional
Maling Salah Sasaran, Masuk Rumah Pendekar hingga Pura-pura ke Toilet

Maling Salah Sasaran, Masuk Rumah Pendekar hingga Pura-pura ke Toilet

Regional
Minta Pasien Covid-19 Ngevlog, Ini Alasan Ganjar Pranowo

Minta Pasien Covid-19 Ngevlog, Ini Alasan Ganjar Pranowo

Regional
Detik-detik Menegangkan Saat Tim SAR Evakuasi Mayat Pria yang Diseret Buaya

Detik-detik Menegangkan Saat Tim SAR Evakuasi Mayat Pria yang Diseret Buaya

Regional
Kesiapan Pemerintah DIY Hadapi Peningkatan Jumlah Pasien Covid-19

Kesiapan Pemerintah DIY Hadapi Peningkatan Jumlah Pasien Covid-19

Regional
Kasus Korupsi SPP SMK di Batam, Tersangka Sebut Nama Pejabat Kepri

Kasus Korupsi SPP SMK di Batam, Tersangka Sebut Nama Pejabat Kepri

Regional
Sebulan Terakhir, Ada 4 Kasus Kekerasan Pada Jurnalis di Sumut, Pembakaran Mobil hingga Pembunuhan

Sebulan Terakhir, Ada 4 Kasus Kekerasan Pada Jurnalis di Sumut, Pembakaran Mobil hingga Pembunuhan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Juni 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 20 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 20 Juni 2021

Regional
Banyak Lansia di Sumbar Belum Ikut Vaksinasi, Ini Alasannya

Banyak Lansia di Sumbar Belum Ikut Vaksinasi, Ini Alasannya

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Juni 2021

Regional
Kehilangan Indera Penciuman, Ini Kronologi Puluhan Pegawai Dispar Kulon Progo Terkena Covid-19

Kehilangan Indera Penciuman, Ini Kronologi Puluhan Pegawai Dispar Kulon Progo Terkena Covid-19

Regional
Pukul Istri karena Tak Terima Ponselnya Diperiksa, Pria Ini Terancam 5 Tahun Penjara

Pukul Istri karena Tak Terima Ponselnya Diperiksa, Pria Ini Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Juni 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Juni 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X