Mobil PNS "Ngebut" Tabrak 2 Motor dan Ayla di Riau, Ibu dan Anak Tewas di TKP, Pasutri Guru Luka Berat

Kompas.com - 05/04/2021, 06:21 WIB
Sejumlah warga mengevakuasi jasad ibu dan anak tewas serta korban luka lainnya usai ditabrak mobil Honda Mobilio yang dikemudikan seorang PNS bernama Heri Susanto (60), di Jalan Tuanku Tambusai, Kota Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (2/4/2021). Dok. IstimewaSejumlah warga mengevakuasi jasad ibu dan anak tewas serta korban luka lainnya usai ditabrak mobil Honda Mobilio yang dikemudikan seorang PNS bernama Heri Susanto (60), di Jalan Tuanku Tambusai, Kota Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (2/4/2021).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kecelakaan lalu lintas beruntun menewaskan ibu dan anak di Jalan Tuanku Tambusai, Kota Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau.

Kedua korban tewas usai ditabrak mobil Honda Mobilio yang dikemudikan seorang PNS bernama Heri Susanto (60).

Pengemudi mobil Honda Mobilio itu menabrak tiga kendaraan sekaligus, yakni dua sepeda motor dan satu unit mobil Ayla.

Kepala Unit Laka Lantas Satlantas Polres Kampar Ipda Hermoliza mengatakan, selain dua orang korban tewas, ada dua pengendara sepeda motor ditabrak mobil yang sama mengalami luka berat.

Baca juga: Kebut-kebutan dengan Mobil, PNS Tabrak 3 Kendaraan hingga Tewaskan Ibu dan Anak

Pasutri luka berat adalah pasangan guru

Kedua korban luka berat adalah pasangan suami istri, Zukri Efendi (41) dan Hefniati (41), yang keduanya adalah guru.

"Korban luka berat saat ini dirawat di RSUD  Bangkinang," sebut Hermoliza kepada wartawan, Minggu (4/4/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan pengemudi mobil Ayla, Masnidar (51) mengalami luka ringan dan dirawat di RSUD Bangkinang.

"Untuk pengemudi Mobil Honda Mobilio dibawa ke Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru," kata Hermoliza.

Pihaknya saat ini masih menyelidiki penyebab kecelakaan beruntun itu. Sejumlah saksi telah diperiksa, termasuk pengemudi mobil Ayla yang juga ikut jadi korban.

Baca juga: Kronologi Mobil PNS Mengebut, Tabrak lalu Tewaskan Ibu dan Anak, Terekam CCTV

Tabrakan beruntun terekam CCTV

Diberitakan sebelumnya, ibu dan anak yang sedang mengendarai sepeda motor ditabrak mobil terekam kamera CCTV di Kota Bangkinang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Kampar AKP Angga Wahyu Prihantoro saat dikonfirmasi membenarkan bahwa kedua korban merupakan ibu dan anak.

Ibu bernama Nur Asni (37) dan anaknya, Amelia (16). Keduanya tewas setelah ditabrak mobil yang kemudikan seorang PNS bernama Heri Susanto (60).

"Ibu dan anak ini tewas dalam kecelakaan beruntun di Jalan Tuanku Tambusai depan Kantor Dinas Perhubungan Kampar, pada Jumat (2/4/2021), sekitar pukul 14.00 WIB. Kejadian itu terekam kamera CCTV," kata Angga kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApps, Minggu (4/3/2021).

Baca juga: Oknum PNS Tabrak Ibu dan Anak hingga Tewas, Polisi: Pelaku Belum Bisa Dimintai Keterangan

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jam Malam Berlaku di Boyolali, Ruas Jalan Utama Ditutup

Jam Malam Berlaku di Boyolali, Ruas Jalan Utama Ditutup

Regional
Cegah Masuknya Varian Baru Covid-19, Warga Kalbar Diminta Tak Pergi ke Jakarta

Cegah Masuknya Varian Baru Covid-19, Warga Kalbar Diminta Tak Pergi ke Jakarta

Regional
Bupati Jember: Rp 107 Miliar Ini Membuat Saya Sedih, Bagaimana Cara Menyelesaikan...

Bupati Jember: Rp 107 Miliar Ini Membuat Saya Sedih, Bagaimana Cara Menyelesaikan...

Regional
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Imigrasi Madiun Ditutup

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Imigrasi Madiun Ditutup

Regional
Kematian Pasien Covid-19 Membeludak, Pembuatan Peti Mati Dikebut 24 Jam Tanpa Henti

Kematian Pasien Covid-19 Membeludak, Pembuatan Peti Mati Dikebut 24 Jam Tanpa Henti

Regional
Melihat Lebih Dekat Pulau Sangalaki, Surga bagi Penyu

Melihat Lebih Dekat Pulau Sangalaki, Surga bagi Penyu

Regional
Kuota Terbatas, Warga Kecewa Gagal Ikut Vaksinasi Massal di Polresta Banyumas

Kuota Terbatas, Warga Kecewa Gagal Ikut Vaksinasi Massal di Polresta Banyumas

Regional
Mahasiswa Ditangkap gara-gara Curi Ponsel Milik Dosen, Ini Ceritanya

Mahasiswa Ditangkap gara-gara Curi Ponsel Milik Dosen, Ini Ceritanya

Regional
Daftar Lokasi dan Jadwal Vaksinasi Massal Serentak di Kabupaten Tangerang

Daftar Lokasi dan Jadwal Vaksinasi Massal Serentak di Kabupaten Tangerang

Regional
Wali Kota Salatiga Yuliyanto Sembuh dari Covid-19, Keluarga Masih Positif

Wali Kota Salatiga Yuliyanto Sembuh dari Covid-19, Keluarga Masih Positif

Regional
Dana Covid-19 Rp 107 Miliar Tak Bisa Dipertanggungjawabkan, Bupati Jember Bingung Cari Jawaban

Dana Covid-19 Rp 107 Miliar Tak Bisa Dipertanggungjawabkan, Bupati Jember Bingung Cari Jawaban

Regional
Pendaftar PPDB Jabar Tahap I Tidak Merata, 40.000 Kuota Tak Terisi

Pendaftar PPDB Jabar Tahap I Tidak Merata, 40.000 Kuota Tak Terisi

Regional
Banten Darurat Covid-19, BOR Rumah Singgah 94 Persen, Ruang Isolasi 87 Persen, ICU 82 Persen

Banten Darurat Covid-19, BOR Rumah Singgah 94 Persen, Ruang Isolasi 87 Persen, ICU 82 Persen

Regional
8 RS di Yogyakarta yang Layani Vaksinasi Covid-19 Gratis, Simak Syaratnya

8 RS di Yogyakarta yang Layani Vaksinasi Covid-19 Gratis, Simak Syaratnya

Regional
Fakta Terbaru Warung Hadi yang Dirusak Preman, Berdiri di Lahan Orang dan Korban Menolak Lapaknya Dibongkar

Fakta Terbaru Warung Hadi yang Dirusak Preman, Berdiri di Lahan Orang dan Korban Menolak Lapaknya Dibongkar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X