Dikirimi Bantuan Uang Jokowi, Istri Terduga Teroris Ini Tak Punya Pekerjaan, Urus Bayi dan Bayar Cicilan Rp 1,5 Juta Per Bulan

Kompas.com - 04/04/2021, 16:08 WIB
Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif memberikan bantuan dari Presiden Jokowi kepada SA (25) istri BS terduga teroris di Kampung Limbangan, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi. (Tribun Jabar/Istimewa) Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif memberikan bantuan dari Presiden Jokowi kepada SA (25) istri BS terduga teroris di Kampung Limbangan, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi. (Tribun Jabar/Istimewa)

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo tergerak hatinya hingga memberikan bantuan kepada istri terduga teroris di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Wanita berinisial S (25) itu ditinggal sang suami, BS yang ditangkap oleh Densus 88 Antiteror.

S sempat berkeluh kesah karena dia merasa kesulitan tanpa suami yang selama ini menafkahinya.

Atas bantuan Jokowi, S merasa senang dan berterima kasih.

"Terima kasih ke bapak Presiden sudah memberikan bantuan kepada keluarga saya, saya senang, (bantuan) untuk membiayai anak," ujarnya kepada wartawan, seperti dikutip dari Tribunnews.

Baca juga: Jokowi Kirimkan Uang ke Istri Terduga Teroris di Sukabumi yang Kesulitan Bayar Utang Bank

Cicil utang bulanan

Ilustrasi utangShutterstock Ilustrasi utang
S sebelumnya merasa kebingungan karena suaminya tidak mungkin lagi memberi nafkah pascapenangkapan. Sedangkan S tidak memiliki pekerjaan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih-lebih, selama ini suaminya memiliki cicilan utang bank sebesar Rp 1,5 juta per bulan. Kini, utang tersebut harus ditanggungnya.

"Masih lama utangnya, kerja buat nutupin utang, utang suami di Jakarta. Sebelumnya suami punya utang ke bank yang kaya kartu kredit gitu, untuk nutupin ngutang lagi ke bank di Sukabumi. Ada sekitar 1,5 tahun, sebulan 1,5 juta setorannya," kata S, Rabu (31/3/2021).

Dia pun berencana mencari pekerjaan untuk membayar kewajiban suaminya.

"Saya akan cari kerja soalnya saya kan punya utang ke bank, kalau suami saya enggak kerja siapa yang bayar?" lanjutnya.

Baca juga: Dikira Kerja Jadi Sopir, Suami Ditangkap Densus 88, Tinggalkan Cicilan Utang Rp 1,5 Juta Per Bulan ke Istri yang Tak Bekerja

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik 9 Preman Obrak-abrik Warung Makan, 3 Orang Beri Perintah, 6 Lainnya Eksekutor

Detik-detik 9 Preman Obrak-abrik Warung Makan, 3 Orang Beri Perintah, 6 Lainnya Eksekutor

Regional
Ketersediaan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Kota Malang Hanya Tersisa Separuh

Ketersediaan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Kota Malang Hanya Tersisa Separuh

Regional
Cerita AS Pria yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid-19, Diamankan Polisi karena Dianggap Memprovokasi

Cerita AS Pria yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid-19, Diamankan Polisi karena Dianggap Memprovokasi

Regional
10 Orang di Madiun Positif Covid-19, Bermula Satu Warga Sakit Sepulang dari Surabaya

10 Orang di Madiun Positif Covid-19, Bermula Satu Warga Sakit Sepulang dari Surabaya

Regional
Jika Kasus Covid-19 Harian Tembus 50, Aktivitas Malam Minggu di Makassar Dihentikan

Jika Kasus Covid-19 Harian Tembus 50, Aktivitas Malam Minggu di Makassar Dihentikan

Regional
Pengakuan Komplotan Spesialis Pencuri Anjing di Papua, Semalam Dapat 7 Ekor dan Raup Uang Jutaan

Pengakuan Komplotan Spesialis Pencuri Anjing di Papua, Semalam Dapat 7 Ekor dan Raup Uang Jutaan

Regional
Sambil Menangis, Spesialis Pencuri Anjing di Papua: Saya Malu Sama Orangtua

Sambil Menangis, Spesialis Pencuri Anjing di Papua: Saya Malu Sama Orangtua

Regional
Sejumlah Bupati di Jabar ke Bali Saat Kasus Covid-19 Tinggi, Ini Kata Ridwan Kamil

Sejumlah Bupati di Jabar ke Bali Saat Kasus Covid-19 Tinggi, Ini Kata Ridwan Kamil

Regional
Kepala Inspektorat Sikka, 2 Staf dan Sopir Positif Rapid Antigen

Kepala Inspektorat Sikka, 2 Staf dan Sopir Positif Rapid Antigen

Regional
Bupati Madiun Berikan Kewenangan Camat dan Kades Larang Hajatan, Ini Penyebabnya

Bupati Madiun Berikan Kewenangan Camat dan Kades Larang Hajatan, Ini Penyebabnya

Regional
Jadi Korban Pelecehan Rektor, Dosen di Jember Kirim Pesan WA Secara Acak: Tolong Saya Pak...

Jadi Korban Pelecehan Rektor, Dosen di Jember Kirim Pesan WA Secara Acak: Tolong Saya Pak...

Regional
Penjelasan Lengkap Duta Besar Timor Leste soal 20 ABK WNI Telantar di Kapal Tanker MT Ocean Star

Penjelasan Lengkap Duta Besar Timor Leste soal 20 ABK WNI Telantar di Kapal Tanker MT Ocean Star

Regional
Tempat Karaoke Diam-diam Buka Saat PPKM, Pengunjung Masuk lewat Pintu Belakang

Tempat Karaoke Diam-diam Buka Saat PPKM, Pengunjung Masuk lewat Pintu Belakang

Regional
Pemuda yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid Ditangkap, Dianggap Cederai Perjuangan Nakes

Pemuda yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid Ditangkap, Dianggap Cederai Perjuangan Nakes

Regional
Dukung Jokowi 3 Periode, Warga NTT Deklarasi Komite Referendum Masa Jabatan Presiden

Dukung Jokowi 3 Periode, Warga NTT Deklarasi Komite Referendum Masa Jabatan Presiden

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X