Ratusan Warga Diduga Tertimbun Longsor di Flores Timur, 23 Jenazah Telah Dievakuasi, Ini Penjelasan BPBD

Kompas.com - 04/04/2021, 15:50 WIB
Foto : Banjir memporakporandakan rumah warga di Waiwerang, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, NTT, Minggu (4/4/2021). Dokumen warga/istimewaFoto : Banjir memporakporandakan rumah warga di Waiwerang, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, NTT, Minggu (4/4/2021).

KOMPAS.com - Bencana banjir dan longsor menerjang Desa Nelelamadike, Kecamatan Ileboleng, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/4/2021) dini hari.

Menurut keterangan Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur Alfonsus H Betan, pihaknya masih melakukan pendataan jumlah korban. 

"Ada sekitar 40 rumah yang tertimbun longsor, dan ada kurang lebih 100 warga di kecamatan itu dilaporkan keluarganya hilang diduga tertimbun longsor," katanya, dilansir dari Antara.

Sementara itu, menurut Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Boli, proses pencarian korban terkendala kurangnya alat berat.

"Berdasarkan laporan dari Kades Nelelamadike Pius Pedang Melai, puluhan warga meninggal tertimbun dan belum bisa digali karena tidak ada alat berat," ujar Agustinus saat dihubungi Kompas.com, Minggu.

Baca juga: Tabrakan Kapal di Perairan Indramayu, 17 ABK Hilang, Penyelam Khusus Dikerahkan

Jumlah korban tewas sementara 

Menurutnya, dilansir dari KompasTV, data sementara hingga Minggu siang, 23 warga telah dievakuasi dalam kondisi tewas.

"Yang dievakuasi 23 orang dan masih ada yang masih tertimbun," ujar Agustinus.

Ilustrasi BanjirKOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI Ilustrasi Banjir

Sementara itu, ribuan warga di Desa Waowala, Tanjung Batu, Amakaka, dan Lamawara di Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, terpaksa mengungsi karena dilanda banjir bandang.

Sejumlah warga dikabarkan tewas terseret banjir pada Minggu dini hari tersebut.

Baca juga: Puluhan Warga Flores Timur, NTT, Tewas Tertimbun Longsor, Wabup: Belum Bisa Digali

 

Dilansir dari Pos Kupang.com, proses evakuasi dan pencarian para korban terkendal putusnya akses di sejumlah titik.

"Warga yang selamat ada yang mengungsi secara mandiri, ada tim yang melakukan pendataan dan pencatatan, sehingga diharapkan warga yang menampung bisa segera menyampaikan ke pemerintah daerah," kata Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur, dilansir dari Pos Kupang. (David Oliver Purba).

Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul: Di Amakaka Lembata, Masih Ada Korban Tertimbun Material Banjir, Evakuasi Terhambat Jalan Putus



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Jatim Gelar Penyekatan Serentak dan Rapid Test Acak di 29 Titik Pos Penyekatan

Polda Jatim Gelar Penyekatan Serentak dan Rapid Test Acak di 29 Titik Pos Penyekatan

Regional
Petugas Kaget, Becak Muat 2 Penumpang Berjalan Santai di Tol Surabaya-Gresik

Petugas Kaget, Becak Muat 2 Penumpang Berjalan Santai di Tol Surabaya-Gresik

Regional
Ajudan Pribadi Komandan KKB Tewas dalam Baku Tembak, Berhasil Diidentifikasi karena Punya Ciri-ciri Ini

Ajudan Pribadi Komandan KKB Tewas dalam Baku Tembak, Berhasil Diidentifikasi karena Punya Ciri-ciri Ini

Regional
Perahu Wisata Terbalik di Waduk Kedung Ombo, 5 Orang dalam Pencarian

Perahu Wisata Terbalik di Waduk Kedung Ombo, 5 Orang dalam Pencarian

Regional
Pulang Mudik, Warga Banten Wajib Tes Swab Antigen dan Karantina 5x24 Jam

Pulang Mudik, Warga Banten Wajib Tes Swab Antigen dan Karantina 5x24 Jam

Regional
Bupati Kediri Tangkap Basah Camat Minta THR ke Tiap Desa

Bupati Kediri Tangkap Basah Camat Minta THR ke Tiap Desa

Regional
Pengakuan Pengemis yang Culik Bocah 2 Tahun di Sragen: Nemu di Tempat Sampah

Pengakuan Pengemis yang Culik Bocah 2 Tahun di Sragen: Nemu di Tempat Sampah

Regional
Sabtu Siang, Polisi Tutup Jalur Menuju Puncak dari Cianjur

Sabtu Siang, Polisi Tutup Jalur Menuju Puncak dari Cianjur

Regional
Petasan Balon Udara Jatuh ke Rumah Lansia, Bikin Atap Jebol, lalu Meledak dalam Ruangan

Petasan Balon Udara Jatuh ke Rumah Lansia, Bikin Atap Jebol, lalu Meledak dalam Ruangan

Regional
Perang Petasan di Melawi Kalbar Dibubarkan, 9 Orang Ditangkap

Perang Petasan di Melawi Kalbar Dibubarkan, 9 Orang Ditangkap

Regional
Wisatawan Pantai Anyer Membludak, Akses Jalan Ditutup, Kendaraan Diputar Balik

Wisatawan Pantai Anyer Membludak, Akses Jalan Ditutup, Kendaraan Diputar Balik

Regional
Libur Lebaran, Objek Wisata Sumedang Tertutup untuk Warga Luar Daerah

Libur Lebaran, Objek Wisata Sumedang Tertutup untuk Warga Luar Daerah

Regional
Cerita Bocah 2 Tahun di Sragen Diculik Pengemis, Ditemukan Lemas karena Dipaksa Jalan Kaki Selama 2 Jam

Cerita Bocah 2 Tahun di Sragen Diculik Pengemis, Ditemukan Lemas karena Dipaksa Jalan Kaki Selama 2 Jam

Regional
Jeda Lebaran, Sekolah di DIY Belajar 'Online' 2 Minggu Sebelum Tatap Muka

Jeda Lebaran, Sekolah di DIY Belajar "Online" 2 Minggu Sebelum Tatap Muka

Regional
Cerita Briptu Rahmat Kembalikan Dompet Jatuh Berisi Uang Jutaan Rupiah sampai ke Pemiliknya

Cerita Briptu Rahmat Kembalikan Dompet Jatuh Berisi Uang Jutaan Rupiah sampai ke Pemiliknya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X