KILAS DAERAH

Resmikan SMK Membangun Desa, Wagub Jabar Dorong Sekolah Hadirkan Inovasi

Kompas.com - 03/04/2021, 18:49 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum saat meresmikan program SMK Membangun Desa di SMK Karya Nasional, Kabupaten Kuningan, Jumat (2/4/2021) Dok. Pemprov JabarWakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum saat meresmikan program SMK Membangun Desa di SMK Karya Nasional, Kabupaten Kuningan, Jumat (2/4/2021)

KOMPAS.com – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum meresmikan program “Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Membangun Desa” di SMK Karya Nasional, Kabupaten Kuningan, Jumat (2/4/2021).

Melalui program tersebut Uu mendorong kepala sekolah untuk terus menghadirkan inovasi. Dengan begitu, inovasi yang tercipta dapat diterapkan untuk membangun desa-desa di Jabar. 

Selain itu, ia pun meminta kepada kepala sekolah agar mendorong para siswa untuk menciptakan lapangan kerja di desanya.

“Alumni (SMK) mesti berpikir kembali ke desa dengan kemampuan yang sudah dimiliki di sekolah untuk membangun desanya. Itu yang kami harapkan,” ucap Uu dalam rilis yang diterima Kompas.com, Sabtu. 

Uu mengatakan, program SMK Membangun Desa selaras dengan inovasi Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar, yaitu Desa Juara. Adapun Desa Juara sendiri memiliki tiga pilar, yakni digitalisasi layanan desa, One Village One Company (OVOC), dan Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa).

Baca juga: Sekitar 22.000 Kepala Keluarga di Indramayu Dapat Bantuan Sosial

Ketiga pilar tersebut menjadi dasar dalam merumuskan sejumlah program, seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Jembatan Gantung Desa (Jantung Desa), Jalan Mulus Desa, dan Sapa Warga.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satu tujuan dari program-program tersebut adalah memangkas ketimpangan kemiskinan dan digitalisasi pedesaan dengan perkotaan.

“Tidak ada desa miskin kalau kita mampu memanfaatkan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM). Jika kedua hal tersebut dipadukan dan pemerintah kota, kabupaten, maupun provinsi turut membantu, Insyallah Desa Juara akan semakin menjelma di Jawa Barat,” kata Uu.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kuningan Acep Purnama mengatakan, program SMK Membangun Desa akan melahirkan SDM dan inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui keahlian para siswa.

Baca juga: Berkomitmen Berantas Korupsi, Wagub Jabar Dorong Semua Pihak Jaga Integritas

“Saya sampaikan terima kasih setulus-tulusnya atas ide gagasan kegiatan SMK Membangun Desa. Sesuai dengan bidang keilmuan yang digelutinya dan langsung membekali para siswa dengan skill,” ujar Acep.

Untuk diketahui, Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jabar Wilayah X Ester Miori Dewayani melaporkan, SMK Karya Nasional sudah menjalin kerja sama dengan 27 desa di Kabupaten Kuningan. Kerja sama tersebut pun sudah mendapat izin dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

Adapun kerja sama yang terjalin di antaranya program Gerebeg Mesjid, pelatihan kewirausahaan bidang webpreneur, teknologi pengelasan, serta pelayanan servis alat dan mesin pertanian.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X