Penemuan Mayat Perempuan Berkaki Palsu Ungkap Dugaan Pembunuhan Berantai di Kulon Progo

Kompas.com - 03/04/2021, 11:29 WIB
Proses evakuasi Takdir Sunariati (22) asal Pedukuhan Paingan, Kalurahan Sendangsari, Pengasih. Takdir ditemukan di dermaga Glagah, Jumat (2/4/2021) pukul 20.00 WIB. DOKUMENTASI WARGAProses evakuasi Takdir Sunariati (22) asal Pedukuhan Paingan, Kalurahan Sendangsari, Pengasih. Takdir ditemukan di dermaga Glagah, Jumat (2/4/2021) pukul 20.00 WIB.

KULON PROGO, KOMPAS.com - Penangkapan pembunuh perempuan yang tewas di dermaga mangkrak dalam komplek wisata Pantai Glagah, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengungkap tabir dugaan pembunuhan berantai.

Polisi akhirnya juga berhasil mengungkap kasus pembunuhan atas nama Desi Sri Diantari (22) asal Gadingan, Wates, Kulon Progo.

Desi korban pembunuhan yang ditemukan di Wisma Sermo, sebuah bangunan wisma yang mangkrak dan tak terurus di kawasan Pedukuhan Kedungtangkil, Kalurahan Karangsari, Kapanewon Pengasih pada 23 Maret 2021.

Baca juga: Mayat Perempuan Berkaki Palsu Ditemukan di Dermaga Wisata Pantai Glagah

Terduga pelaku pembunuhan bernama NAF (22) asal Bujidan, Karangsari.

NAF ini tertangkap dalam kasus kematian Takdir Sunariati (22) asal Pedukuhan Paingan, Kalurahan Sendangsari, Pengasih.

Takdir ditemukan di dermaga Glagah, Jumat (2/4/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"(Ini) perkembangan dugaan pembunuhan atau pencurian dengan kekerasan (dengan korban bernama Desi)," kata Kasubag Humas Polres Kulon Progo, I Nengah Jeffry melalui pesan singkat, Sabtu (3/4/2021).

Kepada polisi, NAF mengakui telah membunuh Desi. Ia mengambil motor milik Desi lantas menjualnya.

Baca juga: Mayat Wanita Ditemukan Terapung di Irigasi Bersama Tumpukan Sampah

Korban ditemukan di samping wisma tak terurus, dengan posisi telentang. Ia masih mengenakan pakaian lengkap.

Tak ada luka serius pada tubuh korban, tapi hasil otopsi menunjukkan kalau kematian Desi akibat kekerasan benda tumpul pada kepala bagian belakang.

Semula korban ditemukan tanpa identitas maupun barang miliknya di sekitar tempat kejadian. Polisi menemukan identitas korban beberapa jam kemudian.

“Pelaku ini mengambil sepeda motor milik korban dan menjualnya COD ke Jawa Tengah,” kata Jeffry.

Pengungkapan berawal dari kasus kematin Takdir. Ia ditemukan tergeletak di dalam bangunan mangkrak di komplek wisata Pantai Glagah. Lokasi ini sepi dan jarang dikunjungi.

Baca juga: Cerita Bocah 13 Tahun Temukan Mayat Ibunya di Bak Mandi, Curiga Toko Tutup, Diduga Dibunuh Ayah Tiri

Banyak kesamaan dengan kondisi Desi pertama kali ditemukan tidak bernyawa. Selain di bangunan kosong, Takdir ditemukan tanpa identitas.

Kondisi mayat tergeletak juga mirip, yakni badan telentang dengan tangan ke atas kepala.

Takdir ditemukan Jumat (2/4/2021) pukul 20.00 WIB. Tak ada identitas maupun motor miliknya di sekitar penemuan jenazah. Akhirnya, polisi menangkap pelaku beberapa jam kemudian.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Ungkap Sempat Ada Gesekan Saat Pindahkan Pasien Covid-19 Kudus ke Boyolali

Ganjar Ungkap Sempat Ada Gesekan Saat Pindahkan Pasien Covid-19 Kudus ke Boyolali

Regional
2 Rumah Ibadah dan Sebuah Sekolah Rusak akibat Gempa di Maluku Tengah

2 Rumah Ibadah dan Sebuah Sekolah Rusak akibat Gempa di Maluku Tengah

Regional
Potensi Gempa Susulan dan Tsunami, Gubernur Maluku: Jauhi Pantai, Cari Tempat Tinggi

Potensi Gempa Susulan dan Tsunami, Gubernur Maluku: Jauhi Pantai, Cari Tempat Tinggi

Regional
Kesal Diminta Ganti Kerugian, Pria di Makassar Bakar Minimarket Tempatnya Bekerja

Kesal Diminta Ganti Kerugian, Pria di Makassar Bakar Minimarket Tempatnya Bekerja

Regional
Pria di Bima Dibunuh Suami Baru dari Mantan Istri, Motifnya Harta Gana-gini

Pria di Bima Dibunuh Suami Baru dari Mantan Istri, Motifnya Harta Gana-gini

Regional
Viral Kades 'Mondar-mandir' ke 4 RS Bawa Pasien, Ditolak karena Penuh, Bupati Bandung: Terima Kasih

Viral Kades "Mondar-mandir" ke 4 RS Bawa Pasien, Ditolak karena Penuh, Bupati Bandung: Terima Kasih

Regional
2 Menit Usai Gempa, Terjadi Tsunami Setinggi 0,5 Meter di Tehoru Maluku Utara, BMKG Sebut karena Longsoran Bawah Laut

2 Menit Usai Gempa, Terjadi Tsunami Setinggi 0,5 Meter di Tehoru Maluku Utara, BMKG Sebut karena Longsoran Bawah Laut

Regional
Pinjam Online Rp 900.000, Utang Pegawai Pemkab Boyolali Bengkak Jadi Rp 75 Juta dalam 2 Bulan

Pinjam Online Rp 900.000, Utang Pegawai Pemkab Boyolali Bengkak Jadi Rp 75 Juta dalam 2 Bulan

Regional
Penyekatan Suramadu Dinilai Mendiskriminasi Warga Madura, GAS Jatim Akan Demo Pemkot Surabaya

Penyekatan Suramadu Dinilai Mendiskriminasi Warga Madura, GAS Jatim Akan Demo Pemkot Surabaya

Regional
7 ABK Tercebur ke Laut Saat Latihan Pengoperasian Sekoci, 2 Terluka dan 1 Hilang

7 ABK Tercebur ke Laut Saat Latihan Pengoperasian Sekoci, 2 Terluka dan 1 Hilang

Regional
Screening dan Swab Antigen di Pos Penyekatan Suramadu Difokuskan bagi Pengendara yang Masuk Arah Bangkalan

Screening dan Swab Antigen di Pos Penyekatan Suramadu Difokuskan bagi Pengendara yang Masuk Arah Bangkalan

Regional
Ganjar Cerita Dapat Surat dari Kemenkominfo India, Komplain Soal Varian Covid-19 di Kudus

Ganjar Cerita Dapat Surat dari Kemenkominfo India, Komplain Soal Varian Covid-19 di Kudus

Regional
Helikopter BNPB Mendarat Darurat di Grobogan, Diduga Ada Masalah Navigasi

Helikopter BNPB Mendarat Darurat di Grobogan, Diduga Ada Masalah Navigasi

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 16 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 16 Juni 2021

Regional
Bupati Maluku Tengah Pastikan Tak Ada Korban Jiwa akibat Gempa

Bupati Maluku Tengah Pastikan Tak Ada Korban Jiwa akibat Gempa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X