Longsor di Madiun Akibat 7 Jam Hujan, Kandang Berisi Ribuan Ayam dan 17 Rumah Rusak

Kompas.com - 02/04/2021, 14:49 WIB
Salah satu rumah warga di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun rusak diterjang tanah longsor setelah hujan melanda bumi kampung pesilat tujuh jam lebih, Jumat (2/4/2021). Dokumentasi BPBD MadiunSalah satu rumah warga di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun rusak diterjang tanah longsor setelah hujan melanda bumi kampung pesilat tujuh jam lebih, Jumat (2/4/2021).

MADIUN, KOMPAS.com - Hujan lebat di lereng Gunung Wilis dan wilayah Kabupaten Madiun menghanyutkan kandang berisi ribuan ayam dan tertutupnya akses ruas jalan kabupaten di bumi kampung pesilat, Jumat (2/4/2021).

Tak hanya itu, belasan rumah warga dilaporkan rusak tertimpa tanah longsor.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Madiun, Muhammad Zahrowi mengatakan lamanya hujan berdampak terjadinya banjir hingga menghanyutkan kandang berisi ribuan ayam.

Baca juga: Satu Jam Hujan Lebat, Wonogiri Dilanda Banjir dan Longsor, Jalan Desa Jadi Mirip Sungai

Tanah hanya itu, hujan dengan intensitas tinggi itu juga berakibat 17 rumah milik warga tertimpa tanah longsor.

“Selain tanah longsor terdapat laporan bencana banjir dan air bah,” kata Zahrowi kepada Kompas.com, Jumat (2/4/2021).

Zahrowi mengatakan bencana itu bermula saat hujan lebat di wilayah lereng gunung wilis dan seluruh wilayah Kabupaten Madiun selama tujuh jaman Kamis (1/4/2021) sejak sore hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibat intensitas hujan yang lama hingga Jumat (2/4/2021) dinihari berdampak bencana di empat kecamatan yakni Gemarang, Dagangan, Kare dan Geger.

Baca juga: Hujan dan Angin Kencang Terjang Makassar dan Gowa, Pohon Tumbang dan Pengunjung Terjebak di Lift

Kandang ternak kena longsor, korban rugi ratusan juta

Untuk Kecamatan Gemarang dilaporkan penahan tebing longsor. Tak hanya itu kandang ayam dan kandang sapi milik warga rusak diterjang banjir. Total kerugian akibat bencana itu mencapai Rp 320 juta.

Sementara di Kecamatan Dagangan, 17 rumah warga rusak tertimba tanah longsor. Kendati demikian dilaporkan tidak ada korban jiwa dan korban luka akibat longsoran tanah yang merusakan rumah warga.

“Dilaporkan juga talud dan cek dam ambrol setelah diterjang hujan yang lebat,” jelas Zahrowi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Merapi dalam Sepekan, 4 Awan Panas dan 179 Guguran Lava

Gunung Merapi dalam Sepekan, 4 Awan Panas dan 179 Guguran Lava

Regional
Wamendes Dilaporkan ke Polda Jabar Gara-gara Karikatur Tangan di Medsos

Wamendes Dilaporkan ke Polda Jabar Gara-gara Karikatur Tangan di Medsos

Regional
Walau Karawang Kini Zona Oranye, Aturan PPKM Level 4 Tak Dilonggarkan

Walau Karawang Kini Zona Oranye, Aturan PPKM Level 4 Tak Dilonggarkan

Regional
Orangtuanya Diduga Meninggal akibat Covid-19, Pemkab Purwakarta Janji Tanggung Biaya Risqita dan Adiknya

Orangtuanya Diduga Meninggal akibat Covid-19, Pemkab Purwakarta Janji Tanggung Biaya Risqita dan Adiknya

Regional
Gelar Acara Pernikahan Saat PPKM Level 4, Seorang Tokoh Agama di Jember Didenda Rp 10 Juta

Gelar Acara Pernikahan Saat PPKM Level 4, Seorang Tokoh Agama di Jember Didenda Rp 10 Juta

Regional
Uni Emirat Arab Hibahkan 121.648 Dosis Vaksin Sinopharm untuk Penyandang Disabilitas Jabar

Uni Emirat Arab Hibahkan 121.648 Dosis Vaksin Sinopharm untuk Penyandang Disabilitas Jabar

Regional
Namanya Hilang di Daftar Lulus Bintara, Rafael Tetap Jadi Polisi berkat Kapolda Sulut

Namanya Hilang di Daftar Lulus Bintara, Rafael Tetap Jadi Polisi berkat Kapolda Sulut

Regional
Perampok Bersenjata Sekap Pemuda di WC Rumahnya, Modus Pura-pura Cari Buron Narkoba

Perampok Bersenjata Sekap Pemuda di WC Rumahnya, Modus Pura-pura Cari Buron Narkoba

Regional
Aksara Jawa, Sunda dan Bali Ditarget Tahun Depan Terima SNI Fon, Papan Ketik dan Transliterasi

Aksara Jawa, Sunda dan Bali Ditarget Tahun Depan Terima SNI Fon, Papan Ketik dan Transliterasi

Regional
Ini Respons Ganjar Saat 'Dicuekin' Mendagri Tito: Saya Memang Penerima Tamu

Ini Respons Ganjar Saat "Dicuekin" Mendagri Tito: Saya Memang Penerima Tamu

Regional
Penyelundupan 1,2 Ton Daging Celeng Gunakan Modus Sabun Cair

Penyelundupan 1,2 Ton Daging Celeng Gunakan Modus Sabun Cair

Regional
Jadi Petugas Restibusi Pasar, Ini Kisah Rahman, Mantan Atlet Tinju Bone yang Tewas di Kolong Jembatan

Jadi Petugas Restibusi Pasar, Ini Kisah Rahman, Mantan Atlet Tinju Bone yang Tewas di Kolong Jembatan

Regional
Kota Pangkalpinang Kehabisan Stok Vaksin

Kota Pangkalpinang Kehabisan Stok Vaksin

Regional
11 Bidan Positif Covid-19, Ruang Perawatan Bayi di RSUD Abdul Aziz Kalsel Ditutup

11 Bidan Positif Covid-19, Ruang Perawatan Bayi di RSUD Abdul Aziz Kalsel Ditutup

Regional
Penjelasan Polda Sulut soal Hilangnya Nama Rafael di Daftar Lulus Seleksi Bintara

Penjelasan Polda Sulut soal Hilangnya Nama Rafael di Daftar Lulus Seleksi Bintara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X