Pemudik Diminta Tunjukkan Hasil Rapid Antigen Sebelum Masuk Kota Magelang

Kompas.com - 02/04/2021, 07:27 WIB
Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz KOMPAS.COM/IKA FITRIANAWali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz

MAGELANG, KOMPAS.com - Pemudik dari luar daerah harus menunjukkan hasil swab test atau rapid test antigen saat hendak masuk ke wilayah Kota Magelang. Aturan ini diberlakukan oleh pemerintah daerah setempat agar penyebaran Covid-19 bisa dicegah.

Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz menyatakan, akan ada posko-posko yang didirikan di daerah-daerah perbatasan untuk memantau pemudik pada Lebaran 2021 nanti.

“Ya kita harapkan di perbatasan nanti kita membuka posko-posko, kalau masuk jelas membawa rapid antigen dari kota sebelumnya,” kata Aziz kepada wartawan, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: Mendagri Tito Karnavian: ASN dan Pegawai BUMN Dilarang Mudik, Ini Masih Pandemi...

Di posko-posko itu, Pemkot Magelang akan menyediakan fasilitas rapid antigen yang bisa dimanfaatkan warga jika belum bisa menunjukkan hasil rapid antigen dari kota sebelumnya.

Jika hasilnya positif Covid-19 maka yang bersangkutan diminta kembali ke daerah sebelumnya.

“Kalau belum (rapid antigen) kita sudah siapkan juga, mereka akan kita rapid. Kalau ternyata positif, ya kita kembalikan,” kata Aziz yang juga seorang dokter itu.

Baca juga: Tak Bisa Larang Mudik, Bupati Karanganyar Minta Warga yang Pulang Lapor RT dan Rapid Antigen

Selanjutnya jika pemudik itu sakit maka akan dirawat di rumah sakit atau rumah singgah yang telah disiapkan. 

Seperti diketahui, pemerintah telah memutuskan bahwa mudik Lebaran pada 2021 ditiadakan. Arahan ini diberikan untuk berlaku untuk ASN, TNI-Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat.

Keputusan yang berlaku pada 6-17 Mei 2021 ini diharapkan bisa menekan penyebaran Covid-19 dan memaksimalkan upaya vaksinasi Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Pembuat Video TikTok Hina Palestina Dibawa ke Kantor Polisi

Pria Pembuat Video TikTok Hina Palestina Dibawa ke Kantor Polisi

Regional
Liburan ke Pantai, 4 Bocah Tewas Terseret Ombak

Liburan ke Pantai, 4 Bocah Tewas Terseret Ombak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ajudan Pribadi Komandan KKB Tewas | Kalimat Jenaka Ditempel di Mercon

[POPULER NUSANTARA] Ajudan Pribadi Komandan KKB Tewas | Kalimat Jenaka Ditempel di Mercon

Regional
800-an Orang Berkerumun di Acara Organ Tunggal, Akhirnya Dibubarkan Paksa Polisi, Sempat Terdengar Tembakan Peringatan

800-an Orang Berkerumun di Acara Organ Tunggal, Akhirnya Dibubarkan Paksa Polisi, Sempat Terdengar Tembakan Peringatan

Regional
Kronologi Camat Purwoasri Minta THR Rp 15 Juta, Lewat WhatsApp hingga Tertangkap Basah oleh Bupati Kediri

Kronologi Camat Purwoasri Minta THR Rp 15 Juta, Lewat WhatsApp hingga Tertangkap Basah oleh Bupati Kediri

Regional
Gubernur Banten Putuskan Tutup Seluruh Tempat Wisata hingga 30 Mei

Gubernur Banten Putuskan Tutup Seluruh Tempat Wisata hingga 30 Mei

Regional
Ridwan Kamil Instruksikan Tutup Akses Menuju Obyek Wisata Pangandaran dan Ciwidey

Ridwan Kamil Instruksikan Tutup Akses Menuju Obyek Wisata Pangandaran dan Ciwidey

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 15 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 15 Mei 2021

Regional
Pantai Batu Karas Ditutup Minggu Dini Hari Imbas Disesaki Wisatawan

Pantai Batu Karas Ditutup Minggu Dini Hari Imbas Disesaki Wisatawan

Regional
Viral di Medsos, Pantai Batu Karas Disesaki Wisatawan

Viral di Medsos, Pantai Batu Karas Disesaki Wisatawan

Regional
Kronologi Perahu Terbalik di Waduk Kedung Ombo, Diduga Berawal dari Swafoto

Kronologi Perahu Terbalik di Waduk Kedung Ombo, Diduga Berawal dari Swafoto

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 15 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 15 Mei 2021

Regional
6 Wisatawan Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedung Ombo Ditemukan Tewas, 3 Masih Dicari

6 Wisatawan Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedung Ombo Ditemukan Tewas, 3 Masih Dicari

Regional
Camat di Kediri yang Diduga Pungli Pakai Kode untuk Minta THR ke Desa

Camat di Kediri yang Diduga Pungli Pakai Kode untuk Minta THR ke Desa

Regional
Perahu Berisi 20 Wisatawan Terbalik di Waduk Kedung Ombo, Pengelola Dinilai Melanggar Prokes

Perahu Berisi 20 Wisatawan Terbalik di Waduk Kedung Ombo, Pengelola Dinilai Melanggar Prokes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X