Amankan Paskah, 11 Gereja di Semarang Dijaga Ketat 24 Jam

Kompas.com - 01/04/2021, 21:06 WIB
Kabag Ops Polrestabes Semarang AKBP A. Recky di Mapolrestabes Semarang, Kamis (1/4/2021). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAKabag Ops Polrestabes Semarang AKBP A. Recky di Mapolrestabes Semarang, Kamis (1/4/2021).

SEMARANG, KOMPAS.com - Sejumlah gereja di Kota Semarang meningkatkan kewaspadaan dalam rangka melaksanakan ibadah perayaan Paskah.

Ratusan personel kepolisian pun diterjunkan untuk memperketat keamanan sehingga umat dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan nyaman.

Kabag Ops Polrestabes Semarang AKBP A. Recky mengatakan pengamanan akan diperketat di gereja-gereja besar yang menampung jumlah umat yang banyak.

"Kita fokus ada 22 gereja besar yang umatnya lebih dari 1000 orang dengan beberapa kali jadwal misa. Di gereja-gereja itu kita lakukan sterilisasi," jelas Recky di Mapolrestabes Semarang, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: Amankan Paskah, 12 Gereja Besar di Kota Tegal Dijaga 8 Polisi Bersenjata Lengkap

Selain itu, kata dia,ada sebanyak 11 gereja di Kota Semarang yang akan diperketat keamanannya selama 24 jam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kemudian 11 gereja kita akan lakukan pengamanan 1x24 jam," ujarnya.

Ia menyebut personil pengamanan yang diterjunkan ada sebanyak 773 dari tim gabungan TNI/Polri.

Personel kepolisian juga akan berpatroli keliling mengamankan gereja-gereja yang telah dibagi menjadi tiga zona.

"Tim patroli dibagi 3 zona yakni zona timur, zona barat dan zona selatan. Jadi dibagi 3 regu untuk melaksanakan di masing-masing zona," ucapnya.

Pihaknya akan melakukan screening ketat apabila terdapat hal yang mencurigakan di tengah pelaksanaan ibadah perayaan Paskah.

"Kami tentu dari awal lakukan sterilisasi sehingga kalau ada orang mencurigakan sebelum dia masuk ke gereja akan diberhentikan dulu dan akan kita cek identitasnya," tegasnya.

Baca juga: Amankan Paskah, Polisi Libatkan Anjing Pelacak Sterilisasi Gereja di Wonogiri

Di samping itu, lanjut dia pihak gereja sudah memperketat keamanan dengan membatasi jumlah umat yang beribadah di gereja.

Umat yang diperbolehkan masuk ke gereja hanya yang sudah terdaftar dan sesuai pembagian jadwal ibadah dari pihak gereja.

"Umat yang boleh masuk ke gereja adalah umat yang sudah diketahui identitasnya jadi akan sangat mudah bagi aparat yang berjaga untuk mengetahui orang yang mencurigakan," pungkasnya.

Adapun 11 gereja yang akan dijaga ketat selama 24 jam antara lain:

1. Gereja Katedral

2. Gereja Keluarga Kudus

3. Gereja Athanasius Agung

4. Gereja Kerajaan Injil

5. Gereja Theresia

6. Gereja St. Mikael

7. Gereja Immanuel (Blenduk)

8. Gereja Katolik Santo Yusuf

9. Gereja Alfa Omega Tengah

10. Gereja St. Maria Fatima

11. Gereja Santo Ignatius Loyola

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi di Tanjungpinang Mulai Selidiki Pinjol Ilegal

Polisi di Tanjungpinang Mulai Selidiki Pinjol Ilegal

Regional
Pemkab Karawang Ajak Perusahaan Menanam Pohon, Berapa yang Ikut?

Pemkab Karawang Ajak Perusahaan Menanam Pohon, Berapa yang Ikut?

Regional
Pemkot Bandung Izinkan Bioskop Terisi 70 Persen Kapasitas

Pemkot Bandung Izinkan Bioskop Terisi 70 Persen Kapasitas

Regional
Stasiun Daop 4 Semarang Izinkan Anak di Bawah 12 Tahun Naik Kereta, Ini Syaratnya

Stasiun Daop 4 Semarang Izinkan Anak di Bawah 12 Tahun Naik Kereta, Ini Syaratnya

Regional
Cabuli dan Aniaya Bocah Berusia 6 Tahun, Seorang Nelayan di Rote Ndao Ditangkap

Cabuli dan Aniaya Bocah Berusia 6 Tahun, Seorang Nelayan di Rote Ndao Ditangkap

Regional
Pemadaman Listrik di Bangka sampai Akhir Bulan, Warga Gelar Doa Bersama

Pemadaman Listrik di Bangka sampai Akhir Bulan, Warga Gelar Doa Bersama

Regional
Kader Gerindra Minta Prabowo Maju di Pilpres 2024, Ahmad Muzani: Keputusan di Tangan Beliau

Kader Gerindra Minta Prabowo Maju di Pilpres 2024, Ahmad Muzani: Keputusan di Tangan Beliau

Regional
Beredar Video Ibu DPO MIT Poso Memohon Anaknya Pulang

Beredar Video Ibu DPO MIT Poso Memohon Anaknya Pulang

Regional
Terungkap Pemalsuan Surat Hasil PCR Penumpang di Bandara Kualanamu

Terungkap Pemalsuan Surat Hasil PCR Penumpang di Bandara Kualanamu

Regional
199 Tempat Rekreasi Hiburan Umum di Surabaya Diizinkan Beroperasi dengan Prokes Ketat

199 Tempat Rekreasi Hiburan Umum di Surabaya Diizinkan Beroperasi dengan Prokes Ketat

Regional
Setelah 5 Hari Karantina, 50 Personel Brimob Polda Jatim yang Bertugas di PON Papua Diizinkan Pulang

Setelah 5 Hari Karantina, 50 Personel Brimob Polda Jatim yang Bertugas di PON Papua Diizinkan Pulang

Regional
Polisi Temukan 6 Aplikasi Pinjol Ilegal Saat Gerebek Kantor Penagihan di Yogyakarta, Apa Saja?

Polisi Temukan 6 Aplikasi Pinjol Ilegal Saat Gerebek Kantor Penagihan di Yogyakarta, Apa Saja?

Regional
Sang Ibu Jadi Pekerja Migran, Gadis di Sumba Timur Diperkosa Ayah Kandung, Ini Ceritanya

Sang Ibu Jadi Pekerja Migran, Gadis di Sumba Timur Diperkosa Ayah Kandung, Ini Ceritanya

Regional
Ini Inovasi Pemkot Surabaya hingga Raih Penghargaan Kota Besar dengan Udara Terbersih di Asia Tenggara

Ini Inovasi Pemkot Surabaya hingga Raih Penghargaan Kota Besar dengan Udara Terbersih di Asia Tenggara

Regional
Buntut Buronan Ditembak dan Dianiaya, Kasat Reskrim Luwu Utara Dimutasi

Buntut Buronan Ditembak dan Dianiaya, Kasat Reskrim Luwu Utara Dimutasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.