Mayat Wanita Ditemukan Terapung di Irigasi Bersama Tumpukan Sampah

Kompas.com - 01/04/2021, 19:59 WIB
Ilustrasi STOCKVAULT.netIlustrasi

PINRANG, KOMPAS.com - Sesok mayat wanita menghebohkan warga Desa Mattirorasi, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Mayat yang sudah menghitam itu ditemukan warga dalam irigasi bersama tumpukan sampah.

"Awalnya kami melihat tangan di antara tumpukan sampah dalam saluran irigasi, kami kita tangan boneka. Saat mencongkel dengan kayu ternyata tangan manusia yang terbujur kaku." Jelas Idris, warga Desa Mattirotasi, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: Cerita Bocah 13 Tahun Temukan Mayat Ibunya di Bak Mandi, Curiga Toko Tutup, Diduga Dibunuh Ayah Tiri

Setelah mengetahui kalau itu tubuh manusia, warga pun melaporkan kejadian itu ke polisi. Jenazah perempuan itu dibawa ke Ruang Mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lasinrang, Kabupaten Pinrang.

"Mayat wanita yang ditemukan menggunakan Gamis coklat dengan rambut terikat dengan sebuah karet gelang. Rambut diwarnai pewarna rambut berwarna putih, " jelas Kanit Resum Satreskrim Polres Pinrang, Iptu Sukri usai melakukan olah TKP.

Kata Sukri, diperkirakan umur korban sekitar3 23 hingga 27 tahun. Pihaknya masih melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara. Tak satu pun warga sekitar irigasi mengenali mayat itu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita masih melakukan penyelidikan, apakah korban hanyut atau tewas dibunuh. Karena beberapa bulan ini tidak ada laporan kehilangan orang," jelas Sukri.

Baca juga: Sedang Berjalan di Pantai, 2 Pelajar Temukan Mayat Wanita Tanpa Busana

Sementara itu, hasil otopsi dokter di ruang mayat RSUD Lasinrang, ditemukan sejumlah bekas luka pada bagian tubuh korban.

"Dari hasil otopsi, kami dokter RSUD Lasinrang, menemukan sejumlah luka bekas benturan benda tumpul, " ungkap dr.Herianti, Dokter UGD RSU Lasinrang. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusak Kunci Pintu Ruangan, Pasien RS Syuhada Haji Kabur Setelah Terkonfirmasi Positif Covid-19

Rusak Kunci Pintu Ruangan, Pasien RS Syuhada Haji Kabur Setelah Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
300 Pegawai di Sebuah Perusahaan Tekstil di Jabar Terpapar Covid-19

300 Pegawai di Sebuah Perusahaan Tekstil di Jabar Terpapar Covid-19

Regional
Muncul Klaster Bank Jateng di Wonogiri, 7 Pegawai Positif Covid-19

Muncul Klaster Bank Jateng di Wonogiri, 7 Pegawai Positif Covid-19

Regional
Bingung Tak Dapat Ruang Isolasi Covid-19 karena Penuh, Sri: Mau Dirawat di Mana Keluarga Saya Ini

Bingung Tak Dapat Ruang Isolasi Covid-19 karena Penuh, Sri: Mau Dirawat di Mana Keluarga Saya Ini

Regional
4.980 Anak di Bali Positif Covid-19, Diduga Terpapar Saat di Luar Rumah

4.980 Anak di Bali Positif Covid-19, Diduga Terpapar Saat di Luar Rumah

Regional
Jam Malam Berlaku di Boyolali, Ruas Jalan Utama Ditutup

Jam Malam Berlaku di Boyolali, Ruas Jalan Utama Ditutup

Regional
Cegah Masuknya Varian Baru Covid-19, Warga Kalbar Diminta Tak Pergi ke Jakarta

Cegah Masuknya Varian Baru Covid-19, Warga Kalbar Diminta Tak Pergi ke Jakarta

Regional
Bupati Jember: Rp 107 Miliar Ini Membuat Saya Sedih, Bagaimana Cara Menyelesaikan...

Bupati Jember: Rp 107 Miliar Ini Membuat Saya Sedih, Bagaimana Cara Menyelesaikan...

Regional
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Imigrasi Madiun Ditutup

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Imigrasi Madiun Ditutup

Regional
Kematian Pasien Covid-19 Membeludak, Pembuatan Peti Mati Dikebut 24 Jam Tanpa Henti

Kematian Pasien Covid-19 Membeludak, Pembuatan Peti Mati Dikebut 24 Jam Tanpa Henti

Regional
Melihat Lebih Dekat Pulau Sangalaki, Surga bagi Penyu

Melihat Lebih Dekat Pulau Sangalaki, Surga bagi Penyu

Regional
Kuota Terbatas, Warga Kecewa Gagal Ikut Vaksinasi Massal di Polresta Banyumas

Kuota Terbatas, Warga Kecewa Gagal Ikut Vaksinasi Massal di Polresta Banyumas

Regional
Mahasiswa Ditangkap gara-gara Curi Ponsel Milik Dosen, Ini Ceritanya

Mahasiswa Ditangkap gara-gara Curi Ponsel Milik Dosen, Ini Ceritanya

Regional
Daftar Lokasi dan Jadwal Vaksinasi Massal Serentak di Kabupaten Tangerang

Daftar Lokasi dan Jadwal Vaksinasi Massal Serentak di Kabupaten Tangerang

Regional
Wali Kota Salatiga Yuliyanto Sembuh dari Covid-19, Keluarga Masih Positif

Wali Kota Salatiga Yuliyanto Sembuh dari Covid-19, Keluarga Masih Positif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X