Kata Ridwan Kamil Soal Energi Terbarukan Indonesia: Telat Sekali, Denmark Sudah 100 Persen, Kita Baru 4 Persen

Kompas.com - 01/04/2021, 10:51 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

MEDAN, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil datang ke Medan, Sumatera Utara pada Rabu (31/3/2021) lalu. Di Medan, ia sempat bertemu dengan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan bobby Nasution.

Saat ditanya alasannya datang ke Medan, Ridwan Kamil mengaku datang untuk urusannya sebagai Ketua Umum Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan.

Menurut dia, sebelumnya sejumlah kepala daerah penghasil minyak dan gas (migas) di Sumatera bersepakat menggelar pertemuan di Hotel JW Marriot Medan pada Rabu (31/3/2021).

Baca juga: Makan Siang di Rumah Dinas Edy Rahmayadi, Ridwan Kamil Nebeng Video Conference Penanganan Covid-19

"Jadi saya hadir untuk tiga urusan. Kebetulan sahabat saya, Gubernur Sumut berkenan menyambut di sini, tadi makan siang. Alhamdulillah, matur nuhun," ucap Ridwan Kamil, Rabu, seperti dikutip Tribun Medan.

Khusus untuk bidang migas dan energi terbarukan, Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil ini mengaku punya tiga agenda penting.

Baca juga: Momen Ridwan Kamil Bertemu Bobby Nasution di Masjid Medan, Diajak Keliling Kesawan City Walk hingga Ditraktir Makan

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tugas pertama, kata Emil, yakni untuk memperjuangkan keadilan sejumlah daerah yang merasa sebagai pemasok migas dan energi terbarukan bagi Indonesia.

Menurut dia, daerah pemasok migas dan energi terbarukan belum mendapat dana bagi yang setimpal hasil dari pemerintah pusat untuk kepentingan pembangunan di daerah-daerah dimaksud.

"Kedua, SDM di daerah sedang kita tingkatkan agar bisa bersaing di level global," katanya.

Baca juga: Pemerintah Akan Manfaatkan Energi Terbarukan di Ibu Kota Baru

Ketiga persiapan energi yang terbarukan. Menurut Emil, Indonesia telat mendorong penggunaan energi berbasis energi terbarukan.

"Indonesia sudah telat sekali. Denmark sudah 100 persen, tapi kita baru 4 persen. Ketiga itu lah yang menjadi agenda di sumut," jelas Emil.

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Berkunjung ke Medan, Ridwan Kamil Nebeng Vidcon di Rumah Dinas Edy Rahmayadi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Covid-19 Varian India, Pemkab Kudus Bakal Buat Tempat Isolasi Terpusat

Ada Covid-19 Varian India, Pemkab Kudus Bakal Buat Tempat Isolasi Terpusat

Regional
Kasus Covid-19 Mengalami Lonjakan di Sejumlah Daerah, Masyarakat Diminta Disiplin Protokol Kesehatan

Kasus Covid-19 Mengalami Lonjakan di Sejumlah Daerah, Masyarakat Diminta Disiplin Protokol Kesehatan

Regional
Ganjar: Ingat, Varian Baru Sudah Masuk di Kudus, Catat Itu…

Ganjar: Ingat, Varian Baru Sudah Masuk di Kudus, Catat Itu…

Regional
Cerita Andika Ikuti Wisuda Drive Thru dengan Vespa Hasil Modifikasi

Cerita Andika Ikuti Wisuda Drive Thru dengan Vespa Hasil Modifikasi

Regional
28 Warga Kudus Terinfeksi Covid-19 Varian India

28 Warga Kudus Terinfeksi Covid-19 Varian India

Regional
Ahli Sejarah UGM: Suku Kalang Jawa Diduga Satu Ras dengan Dani dan Asmat di Papua

Ahli Sejarah UGM: Suku Kalang Jawa Diduga Satu Ras dengan Dani dan Asmat di Papua

Regional
Mayat Dibakar di Maros Diperkirakan Pria Berusia 16 hingga 25 Tahun

Mayat Dibakar di Maros Diperkirakan Pria Berusia 16 hingga 25 Tahun

Regional
86 Persen dari 72 Sampel Covid-19 di Kudus Terpapar Varian India

86 Persen dari 72 Sampel Covid-19 di Kudus Terpapar Varian India

Regional
Polisi Minta Pembunuh Sopir Taksi Online di Aceh Serahkan Diri: Kalau Tidak Kami Uber Sampai Ketemu

Polisi Minta Pembunuh Sopir Taksi Online di Aceh Serahkan Diri: Kalau Tidak Kami Uber Sampai Ketemu

Regional
Wali Kota Salatiga Sekeluarga Positif Covid-19, Begini Kondisinya

Wali Kota Salatiga Sekeluarga Positif Covid-19, Begini Kondisinya

Regional
Rumah Kontrakan Jadi Pabrik Narkoba, Petugas Temukan 700.000 Pil Trihexyphenidyl

Rumah Kontrakan Jadi Pabrik Narkoba, Petugas Temukan 700.000 Pil Trihexyphenidyl

Regional
Covid-19 Varian India Ditemukan di Kudus, Ganjar Minta Ada Gerakan 5 Hari di Rumah Saja

Covid-19 Varian India Ditemukan di Kudus, Ganjar Minta Ada Gerakan 5 Hari di Rumah Saja

Regional
Kaltara Catat Ratusan Ekor Babi Mati, Diduga Kena Virus ASF dari Malaysia

Kaltara Catat Ratusan Ekor Babi Mati, Diduga Kena Virus ASF dari Malaysia

Regional
Ganjar Sebut Covid-19 Varian India Ditemukan di Kudus

Ganjar Sebut Covid-19 Varian India Ditemukan di Kudus

Regional
Ada Instruksi dari Kapolri, Ratusan Terduga Preman di Semarang Ditangkap

Ada Instruksi dari Kapolri, Ratusan Terduga Preman di Semarang Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X