Sebar Hoaks Rumah Pengungsi Kebakaran Tangki Balongan Dijarah, Dua Pria Ditangkap Polisi

Kompas.com - 01/04/2021, 07:40 WIB
Ipda Ardian, Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Reserse Kriminal Polres Indramayu saat memberikan keterangan mengenai penangkapan dua pelaku penyebar berita bohong atau hoax soal pencurian di rumah warga terdampak kebakaran tangki minyak Pertamina Balongan Indramayu. (Kompas.com/MOHAMAD UMAR ALWI)Ipda Ardian, Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Reserse Kriminal Polres Indramayu saat memberikan keterangan mengenai penangkapan dua pelaku penyebar berita bohong atau hoax soal pencurian di rumah warga terdampak kebakaran tangki minyak Pertamina Balongan Indramayu.

INDRAMAYU, KOMPAS.com - Polres Indramayu menangkap dua orang penyebar berita bohong di media sosial soal pencurian barang atau benda milik warga pengungsi Balongan saat mereka meninggalkan rumah.

Keduanya bermana SH (32) dan BS (19), memosting di Facebook dan YouTube bahwa rumah ditinggalkan pengungsi dari dampak terbakar tangki minyak Balongan, terjadi penjarahan dilakukan sekelompok orang.

"Jadi mereka ingin menaikan ratting atau view dari akun mereka tersebut," kata Ipda Ardian, Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Reserse Kriminal Polres Indramayu, ketika memberikan keterangan, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: Pasca-ledakan Kilang Minyak Balongan, Brimob Dikerahkan Jaga Rumah Pengungsi

Ardian mengungkapkan, kedua pelaku tersebut ditangkap pihaknya di daerah Anjatan dan barang bukti seperti satu buah handphone (Hp) dan laptop milik pelaku berhasil diamankan.

"Ingin memberikan informasi kepada masyarakat Indramayu tapi dia belum diketahui secara langsung kepastian infonya. Kita tangkap dan bawa ke Polres untuk dimintai keterangan," ujar Ardian.

Baca juga: Mabes Polri Diserang, Pengunjung Mapolres Indramayu Parkir di Luar, Saat Masuk Dikawal Petugas Bersenjata

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bikin warga resah

Ardian sendiri menjelaskan, saat warga mengungsi terdampak kebakaran tangki minyak tidak ada rumah warga mengalami pencurian, sebab petugas keamanan seperti TNI-Polri berjaga di lokasi.

"Atas perbuatannya mereka terancam undang-undang informasi transaksi elektronik (UU-ITE) dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun penjara dan denda paling banyak 1 miliar," terang Ardian.

Sebelumnya, dari informasi postingan media sosial dibuat mereka, sebagian masyarakat Indramayu resah dan petugas kepolisian menerima laporan tersebut langsung menangkap keduanya.

Baca juga: Bunyi Ledakan Kembali Terdengar di Kebakaran Kilang Minyak Balongan, Puluhan Orang Kembali Diungsikan

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjaga Pintu Air Hilang Diseret Buaya, Biasa Beri Makan dan Tak Pernah Usir Hewan Itu

Penjaga Pintu Air Hilang Diseret Buaya, Biasa Beri Makan dan Tak Pernah Usir Hewan Itu

Regional
Viral Sampah APD Berserakan di TPU Pondok Rajeg Cibinong, Ini Penjelasan Polisi

Viral Sampah APD Berserakan di TPU Pondok Rajeg Cibinong, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Klaster Desa Manduraga di Purbalingga, 30 Warga Positif Covid-19

Klaster Desa Manduraga di Purbalingga, 30 Warga Positif Covid-19

Regional
RSLI Surabaya Kembali Temukan Pasien Covid-19 Varian Delta, Hasil Tracing Pencegatan Suramadu

RSLI Surabaya Kembali Temukan Pasien Covid-19 Varian Delta, Hasil Tracing Pencegatan Suramadu

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 Juni 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 Juni 2021

Regional
Dua Hari Penyekatan di Bandung, 26 Kendaraan Diputar Balik, 8 Pengendara Reaktif

Dua Hari Penyekatan di Bandung, 26 Kendaraan Diputar Balik, 8 Pengendara Reaktif

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 19 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 19 Juni 2021

Regional
Besok, Grobogan Kembali Terapkan Gerakan Satu Hari di Rumah Saja

Besok, Grobogan Kembali Terapkan Gerakan Satu Hari di Rumah Saja

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 19 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 19 Juni 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 19 Juni 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 19 Juni 2021

Regional
Dosen yang Dicium Eks Rektor Unipar Jember Dipersilakan Lapor Polisi

Dosen yang Dicium Eks Rektor Unipar Jember Dipersilakan Lapor Polisi

Regional
Pemred Media Online Tewas Ditembak OTK di Dalam Mobil, Ini Kata Polisi

Pemred Media Online Tewas Ditembak OTK di Dalam Mobil, Ini Kata Polisi

Regional
Fakta Baru Kekerasan Seksual pada Siswa SMA di Batu, Dilakukan di 'Bathtub' hingga Kapal Pesiar

Fakta Baru Kekerasan Seksual pada Siswa SMA di Batu, Dilakukan di "Bathtub" hingga Kapal Pesiar

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Keterisian Ruang Isolasi di Kota Tegal Lampaui 90 Persen

Kasus Covid-19 Melonjak, Keterisian Ruang Isolasi di Kota Tegal Lampaui 90 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X