Marak Pencurian Baliho di Solo Raya, Biro Iklan Rugi Puluhan Juta Rupiah

Kompas.com - 01/04/2021, 07:13 WIB
Salah satu papan kosong akibat baliho yang dicuri. Salah satu papan kosong akibat baliho yang dicuri.

KOMPAS.com-Sejumlah biro iklan yang ada di Solo Raya (Solo, Karanganyar, Sragen, Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali) mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah akibat pencurian baliho.

"Selama tiga bulan terakhir sudah ada 16 baliho yang hilang dari papannya," kata Koordinator Paguyuban ADV Biro Iklan Soloraya Qoyim di Solo, Rabu (31/3/2021), seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan baliho yang hilang tersebut di antaranya terjadi di Klaten, Boyolali, dan Karanganyar. Menurut dia, baliho yang hilang terdiri dari beberapa ukuran.

Baca juga: Cuaca Buruk di Tasikmalaya, Baliho Menimpa Mobil, Rumah Rusak hingga Banjir

Terkait hal tersebut, ia dan pelaku jasa iklan yang lain menyayangkan dan merasa dirugikan, apalagi saat ini sektor periklanan mulai bangkit setelah sempat terpuruk akibat melemahnya ekonomi selama pandemi Covid-19.

"Saat baru merangkak naik kami dihadapkan dengan fenomena pencurian semacam ini. Kasus pencurian sendiri terjadi tiga bulan terakhir ini," katanya.

Menurut salah seorang pengusaha biro iklan Filtra Andy dari Harno Advertising, untuk satu baliho yang dicuri, penyedia jasa harus mengganti sekitar Rp 2,5 juta sampai Rp 5 juta kepada klien.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, dikatakannya, pelaku biro iklan juga harus dihadapkan pada persoalan nama baik perusahaan dan tanggung jawab kepada klien.

"Kami harus mengganti kerugian karena iklan yang hilang, belum lagi harus memberi penjelasan jika iklan itu hilang di beberapa titik," katanya.

Baca juga: Curi Kabel Sisa Instalasi Proyek KRL Yogya-Solo, Seorang Pekerja Diringkus Polisi

Terkait hal itu, dikatakannya, para pelaku biro iklan sudah membuat laporan polisi.

Meski demikian, dikatakannya, kejadian tersebut belum memperoleh titik temu.

Bahkan, ia meminta kepada masyarakat yang berada di sekitar papan baliho agar menginformasikan jika memperoleh gerakan mencurigakan ketika menurunkan baliho.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepatuhan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Pemerintah Kota Solo Andri Wahyudi mengatakan Pemkot Surakarta sempat menerima laporan dari sejumlah pengusaha biro iklan soal fenomena tersebut.

Meski demikian, Pemerintah Kota Solo tidak memiliki kemampuan untuk memantau keberadaan iklan-iklan tersebut mengingat sejauh ini fokus perhatian dan pengawasan ada pada jumlah iklan yang ada di sejumlah papan reklame wajib pajak.

Baca juga: Pemkot Solo Aktifkan Jogo Tonggo Awasi Warga yang Nekat Mudik Lebaran

"Pantauan kami selama ini hanya mendata mana saja papan reklame yang isi. Kalau sampai hilang, kebetulan kurang terpantau karena tidak ada CCTV," katanya.

Oleh karena itu, ia meminta kepada pihak yang dirugikan agar berkoordinasi dengan pihak berwajib.

"Kami dari BPPKAD akan bantu mengawasi dan koordinasi lainnya," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelombang Pasang Menghantam Pantai di Kebumen, Sejumlah Bangunan Rusak

Gelombang Pasang Menghantam Pantai di Kebumen, Sejumlah Bangunan Rusak

Regional
TPP Tenaga Kesehatan Dihapus, Ini Penjelasan Sekda Aceh Utara

TPP Tenaga Kesehatan Dihapus, Ini Penjelasan Sekda Aceh Utara

Regional
Senyum Warga Isoman Terima Makanan dari PKL: Ini Dukungan Moral untuk Cepat Sembuh...

Senyum Warga Isoman Terima Makanan dari PKL: Ini Dukungan Moral untuk Cepat Sembuh...

Regional
Tipu Muslihat Dukun Gadungan, Mengaku Bisa Obati Mata Rabun, Tapi Bawa Kabur Cincin Korbannya

Tipu Muslihat Dukun Gadungan, Mengaku Bisa Obati Mata Rabun, Tapi Bawa Kabur Cincin Korbannya

Regional
Bupati Yasin Payapo Meninggal akibat Covid-19, Semua Kontak Erat Akan Dites

Bupati Yasin Payapo Meninggal akibat Covid-19, Semua Kontak Erat Akan Dites

Regional
Bobol M-Banking Rp 1,4 Miliar, Pegawai Bank di Bali Divonis 5 Tahun Penjara

Bobol M-Banking Rp 1,4 Miliar, Pegawai Bank di Bali Divonis 5 Tahun Penjara

Regional
Dituding Kirim Guna-guna, Pasutri Ini Dianiaya secara Sadis oleh 9 Orang, Sang Istri Tewas, Ini Kronologinya

Dituding Kirim Guna-guna, Pasutri Ini Dianiaya secara Sadis oleh 9 Orang, Sang Istri Tewas, Ini Kronologinya

Regional
Rusak Ambulans dan Ambil Paksa Jenazah Covid-19, 3 Warga Ditangkap

Rusak Ambulans dan Ambil Paksa Jenazah Covid-19, 3 Warga Ditangkap

Regional
Ikut Vaksinasi di Padang, Warga Bisa Dapat Baju dan Voucher Hotel

Ikut Vaksinasi di Padang, Warga Bisa Dapat Baju dan Voucher Hotel

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Agustus 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Agustus 2021

Regional
Pemkab Banyuwangi Buka Pendaftaran Relawan Nakes untuk Percepat Vaksinasi

Pemkab Banyuwangi Buka Pendaftaran Relawan Nakes untuk Percepat Vaksinasi

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Agustus 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Agustus 2021

Regional
'Tugas Ini Saya Terima dengan Ikhlas, Semoga Warga Isoman Cepat Sembuh, Warung Saya Tambah Ramai'

"Tugas Ini Saya Terima dengan Ikhlas, Semoga Warga Isoman Cepat Sembuh, Warung Saya Tambah Ramai"

Regional
Bupati Wonogiri: 'Perantau Datang dalam Kondisi Sakit, Dua Jam Kemudian Meninggal Dunia'

Bupati Wonogiri: "Perantau Datang dalam Kondisi Sakit, Dua Jam Kemudian Meninggal Dunia"

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 1 Agustus 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 1 Agustus 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X