Geledah Rumah Terduga Teroris dan Orangtuanya di Nganjuk, Polisi Sita Kaus Loreng dan Pedang

Kompas.com - 31/03/2021, 16:37 WIB
Rumah LA (25), terduga teroris yang diamankan di Dusun Kentingan, Desa Puhkerep, Kecamatan Rejoso, Nganjuk KOMPAS.COM/USMAN HADIRumah LA (25), terduga teroris yang diamankan di Dusun Kentingan, Desa Puhkerep, Kecamatan Rejoso, Nganjuk

NGANJUK, KOMPAS.com – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan LA (25), terduga teroris yang tinggal di Dusun Kentingan, Desa Puhkerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Tim Densus 88 menggeledah rumah LA di Dusun Kentingan dan rumah orangtuanya di Dusun Karangpedat, Desa Gondangkulon, Kecamatan Gondang, Naganjuk.

Baca juga: Terduga Teroris yang Diciduk di Nganjuk Dikenal Tertutup, Ketua RT: Enggak Pernah Srawung

Kepala Dusun Kentingan Desa Puhkerep, Siti Nurhasanah (35) menjelaskan, ada beberapa barang bukti yang diamankan Densus 88 dari rumah LA. Di antaranya kaus oblong motif loreng hijau.

“Yang saya tahu (yang diamankan) itu baju kayak jaket biasa, Supreme warnanya biru gelap. Kalau yang loreng itu kaus oblong (khas TNI), sama kayak topi juga,” ujar Nur kepada Kompas.com, Rabu (31/3/2021).

Saat ditanya mengenai sejumlah buku, ponsel, dan dokumen, yang disita Densus 88, Nur mengaku tak tahu.

“Mungkin ada (buku fikih jihad yang diamankan), saya enggak tahu, kan itu (diamankan) di dalam kamar,” jelas Nur yang diminta Densus 88 menjadi saksi penggeledahan di rumah LA.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Cuma kita nggak boleh mendekat, ya nggak boleh ngambil gambar dan sebagainya itu juga nggak boleh. Jadi saya di ruang tamunya,” lanjut Nur.

Sita Pedang

Tim Densus 88 juga menyita sebilah pedang dari kediaman orangtua LA di Dusun Karangpedat, Desa Gondangkulon, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk.

“Pedang yang ada, yang masih di rumah (orangtua LA) itu dibawa (Densus 88),” ujar Kepala Desa Gondangkulon, Sugiarto, saat dihubungi wartawan di Nganjuk.

Sepengetahuan Sugiarto, Densus 88 hanya mengamankan sebilah pedang dari kediaman orangtua LA. Penggeledahan itu dilakukan setelah penangkapan LA.

Baca juga: Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Nganjuk dan Tulungagung, Ini Penjelasan Polri

“Yang bersangkutan (LA) sudah tertangkap dulu. Di rumah orangtuanya (Densus 88) hanya mencari barang bukti atau gimana ya bahasanya,” sebutnya.

Sebelumnya, tim Densus 88 Antiteror Polri mengamankan terduga teroris berinial LA (25) di Dusun Kentingan, Desa Puhkerep, Kecamatan Rejoso, Selasa (30/3/2021) sekitar pukul 12.55 WIB.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Tahun Tinggal Bersama Pacar di NTT Tanpa Izin, WNA Perempuan Asal Filipina Dideportasi

3 Tahun Tinggal Bersama Pacar di NTT Tanpa Izin, WNA Perempuan Asal Filipina Dideportasi

Regional
Dinkes Jateng Sudah Periksa Sampel Pasien Covid-19 Solo, Belum Ditemukan Varian India

Dinkes Jateng Sudah Periksa Sampel Pasien Covid-19 Solo, Belum Ditemukan Varian India

Regional
Driver Ojol Ditangkap Polisi karena Antar Miras Pelanggan, Kapolresta Solo: Saya Sudah Klarifikasi

Driver Ojol Ditangkap Polisi karena Antar Miras Pelanggan, Kapolresta Solo: Saya Sudah Klarifikasi

Regional
Ikatan Keluarga Madura Siap Bantu Jaga Pos Penyekatan di Suramadu

Ikatan Keluarga Madura Siap Bantu Jaga Pos Penyekatan di Suramadu

Regional
Kasus Naik Pasca Lebaran, Ridwan Kamil Minta Tambah Tempat Tidur Khusus Pasien Covid-19

Kasus Naik Pasca Lebaran, Ridwan Kamil Minta Tambah Tempat Tidur Khusus Pasien Covid-19

Regional
Video Viral Dugaan Penipuan Berkedok Restoran Terkenal di Aplikasi Ojol, Polisi Turun Tangan

Video Viral Dugaan Penipuan Berkedok Restoran Terkenal di Aplikasi Ojol, Polisi Turun Tangan

Regional
Pejabat DLH Pemkot Cilegon Gadaikan 2 Mobil Dinas, Kini Menghilang 6 Bulan Bolos Kerja

Pejabat DLH Pemkot Cilegon Gadaikan 2 Mobil Dinas, Kini Menghilang 6 Bulan Bolos Kerja

Regional
Positivity Rate Covid-19 di Surabaya Naik Jadi 9 Persen, Eri: Alarm Buat Kita

Positivity Rate Covid-19 di Surabaya Naik Jadi 9 Persen, Eri: Alarm Buat Kita

Regional
Satgas Kecolongan, Ada Kerumunan Senam Massal di Pantai Bangka, Acaranya Ternyata Tak Berizin

Satgas Kecolongan, Ada Kerumunan Senam Massal di Pantai Bangka, Acaranya Ternyata Tak Berizin

Regional
Jenazah Pasien Covid-19 Bisa Dimakamkan di Tempat Pemakaman Keluarga, Ini Syaratnya

Jenazah Pasien Covid-19 Bisa Dimakamkan di Tempat Pemakaman Keluarga, Ini Syaratnya

Regional
Video Viral Bupati Solok Mengamuk Saat Sidak di Puskesmas, Ini Faktanya

Video Viral Bupati Solok Mengamuk Saat Sidak di Puskesmas, Ini Faktanya

Regional
Ratusan Makam di TPU Cikadut Dibongkar, Sekda: Hanya Tampung Jenazah Covid-19 Ber-KTP Kota Bandung

Ratusan Makam di TPU Cikadut Dibongkar, Sekda: Hanya Tampung Jenazah Covid-19 Ber-KTP Kota Bandung

Regional
Jepara Zona Merah Covid-19, Penutupan Tempat Wisata Diperpanjang

Jepara Zona Merah Covid-19, Penutupan Tempat Wisata Diperpanjang

Regional
Kronologi Uang Rp 30 Juta Milik Pedagang Dicuri Saat Jualan, Pelaku Ditangkap di Bandara

Kronologi Uang Rp 30 Juta Milik Pedagang Dicuri Saat Jualan, Pelaku Ditangkap di Bandara

Regional
Dituduh Turunkan Kualitas Beras, Pekerja Pabrik Di-PHK Sepihak, Disuruh Bayar Rp 13 Miliar, Ini Ceritanya

Dituduh Turunkan Kualitas Beras, Pekerja Pabrik Di-PHK Sepihak, Disuruh Bayar Rp 13 Miliar, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X