Buron 12 Hari, Kakek yang Suruh Rekannya Setubuhi Cucu Tiri di Luwu Menyerahkan Diri

Kompas.com - 30/03/2021, 21:15 WIB
Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Luwu memintai keterangan terhadap 2 orang kakek yang melakukan tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur, Selasa (30/03/2021) MUH. AMRAN AMIRUnit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Luwu memintai keterangan terhadap 2 orang kakek yang melakukan tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur, Selasa (30/03/2021)

LUWU, KOMPAS.com – TH (50), seorang kakek yang menyuruh temannya berinisal MI (47) untuk menyetubuhi IT (14), cucu tiri akhirnya menyerahkan diri ke Mapolres Luwu.

TH sebelumnya sempat buron selama 12 hari.

Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam mengatakan, TH menyerahkan diri setelah menyaksikan tayangan televisi jika pelaku MI (47) telah ditangkap.

"Ia berkesimpulan untuk menyerahkan diri setelah 12 hari dalam pengejaran polisi,” kata Faisal kepada wartawan, Selasa (30/3/2021).

Baca juga: 2 Tahanan Narkoba Polres Luwu Utara yang Kabur Jebol Dinding Penjara Ditembak

Faisal mengatakan, TH diberi uang Rp 50.000 oleh pelaku TH agar dapat leluasa menyetubuhi IT. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kami menduga jika si kakek atau TH ikut terlibat dalam memfasilitasi rekannya,” ucap Faisal, saat dikonfirmasi, Selasa (30/3/2021).

Atas perbuatannya, MI dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara, sementara TH dijerat Pasal 55 dan 56 KUHP.

Sebelumnya, seorang pekerja tambak berinisial MI (47) di Dusun Benteng Gawe, Desa Lauwa, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap karena telah menyetubuhi IT yang masih di bawah umur.

Baca juga: Timbulkan Kerumunan, Polisi Bubarkan Kegiatan Komunitas Motor Vespa di Luwu Timur

Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam menjelaskan, kronologi kejadian ini bermula saat korban disuruh oleh kakek tirinya berinsial TH untuk menemani rekannya MI makan soto.

Korban kemudian dibawa oleh pelaku MI ke sebuah kebun di Kecamatan Latimojong.

“Pelaku mengancam korban jika tidak mau disetubuhi akan dimakan babi. Korban yang mendapat ancaman takut, sehingga pelaku menyetubuhinya sebanyak tiga kali," ucap Faisal.

Faisal mengatakan, pelaku ditangkap setelah pihak keluarga melapor ke polisi pada Selasa (16/3/2021).

“Pelaku ditangkap pada Kamis (18/3/2021) saat sedang menjemur rumput laut di pematang empang. Ia sempat berteriak teriak minta ampun pada petugas sewaktu dibawa petugas Mako Polres Luwu untuk dimintai keterangan,” ujar Faisal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 Oktober 2021

Regional
Fakta Kecelakaan Truk Kontainer Terbalik di Tol Cipularang yang Menewaskan Bos Indomaret, Sopir Kabur dan Diburu Polisi

Fakta Kecelakaan Truk Kontainer Terbalik di Tol Cipularang yang Menewaskan Bos Indomaret, Sopir Kabur dan Diburu Polisi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 18 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 18 Oktober 2021

Regional
Tak sampai Semenit, Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Bangkalan

Tak sampai Semenit, Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Bangkalan

Regional
Viral, Video Pemotor Masuk Tol Pasteur sampai Dikejar PJR, Ternyata Kesasar gara-gara Google Maps

Viral, Video Pemotor Masuk Tol Pasteur sampai Dikejar PJR, Ternyata Kesasar gara-gara Google Maps

Regional
Tangkap Terduga Pembunuh Bocah 3 Tahun, Polres Poso Dibanjiri Karangan Bunga

Tangkap Terduga Pembunuh Bocah 3 Tahun, Polres Poso Dibanjiri Karangan Bunga

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 Oktober 2021

Regional
Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia Akan Dibangun di Kawasan Puncak Bogor

Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia Akan Dibangun di Kawasan Puncak Bogor

Regional
Pengakuan Suami Bunuh Istri dan Jasadnya Dimasukkan Dalam Karung: Saya Tidak Terima, Sakit Hati

Pengakuan Suami Bunuh Istri dan Jasadnya Dimasukkan Dalam Karung: Saya Tidak Terima, Sakit Hati

Regional
Pengakuan Pelatih Voli di Demak yang Diduga Cabuli Belasan Muridnya, Polisi Ungkap Modusnya

Pengakuan Pelatih Voli di Demak yang Diduga Cabuli Belasan Muridnya, Polisi Ungkap Modusnya

Regional
Detik-detik Pencuri Truk Boks di Tanah Abang Tertangkap di Tol Cipali

Detik-detik Pencuri Truk Boks di Tanah Abang Tertangkap di Tol Cipali

Regional
E-Parking di Medan Berlaku Hari Ini, Bobby Sindir Jukir Ninja: Datang Tak Terlihat, Pulang Tampak

E-Parking di Medan Berlaku Hari Ini, Bobby Sindir Jukir Ninja: Datang Tak Terlihat, Pulang Tampak

Regional
Wagub Lampung Diteror 2 Debt Collector Pinjol, Ini Kata Polisi

Wagub Lampung Diteror 2 Debt Collector Pinjol, Ini Kata Polisi

Regional
Melihat Perjuangan Para Korban PHK untuk Bisa Kembali Bekerja

Melihat Perjuangan Para Korban PHK untuk Bisa Kembali Bekerja

Regional
Kantor Pinjol Ilegal di Sleman Digerebek, Sultan HB X: Pinjam Cepat, Risiko Juga Cepat

Kantor Pinjol Ilegal di Sleman Digerebek, Sultan HB X: Pinjam Cepat, Risiko Juga Cepat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.