Pasutri Ini Mengaku Kiai Bisa Gandakan Uang, Tipu Warga Puluhan Juta Rupiah

Kompas.com - 30/03/2021, 16:22 WIB
Pelaku penipuan yang mengaku bu nyai saat diamankan di Mapolsek Pakusari pada Selasa (30/3/2021) BAGUS SUPRIADI/KOMPAS.COMPelaku penipuan yang mengaku bu nyai saat diamankan di Mapolsek Pakusari pada Selasa (30/3/2021)

JEMBER, KOMPAS.com – Sepasang suami istri berinisial Uk dan Dd, warga Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, diamankan Polsek Pakusari.

Sebab, keduanya mengaku bisa menggandakan uang dan menipu orang lain. Sudah ada satu korban yang tertipu dengan nilai Rp 61 juta.

Korban penipuan tersebut merupakan warga Desa/Kecamatan Pakusari. Kronologinya terjadi ketika anak korban sedang sakit pada 17 Februari 2021.

Kemudian, Uk dan Dd mengaku bisa menyembuhkan anaknya.

“Pelaku mendatangi korban melalui Yn sebagai penghubung,” kata Kapolsek Pakusari, Iptu Ali Setihono, saat konferensi pers di Mapolsek Pakusari, Selasa (30/3/2021).

Baca juga: ASN Diimbau Tidak Mudik Lebaran, Bupati Jember: Ajak Keluarga yang Jauh Datang ke Sini...

Menurut dia, pasutri tersebut mengaku memiliki ilmu lebih yang bisa menyembuhkan orang. Bahkan, keduanya mengaku seorang kiai dan bu nyai untuk meyakinkan korban.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, ketika uang sudah diberikan, anak korban tetap tak kunjung sembuh.

Akhirnya korban terus menanyakan pelaku terkait janji yang bisa menyembuhkan anaknya. Setelah itu, pasutri tersebut mengaku bisa menggandakan uang kepada korban.

Korban teperdaya dan memberikan uang kepada pelaku.

Total uang yang diberikan mencapai Rp 61 juta, dengan janji bisa dilipatakangandakan sebesar Rp 300 juta.

Namun, uang yang sudah diberikan tak kunjung dikembalikan.

Setelah itu, pelaku memberikan gelang emas palsu kepada korban. Tujuannya untuk meredam permintaan korban terkait janji yang tak kunjung terpenuhi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Solok: Korban Pencabulan Jadi 14 Orang, Mereka Tak Melapor karena Takut

Bupati Solok: Korban Pencabulan Jadi 14 Orang, Mereka Tak Melapor karena Takut

Regional
Kisah Kades Keliling Bawa Pasien Cari Rumah Sakit Kosong, Ini Kata Bupati Bandung

Kisah Kades Keliling Bawa Pasien Cari Rumah Sakit Kosong, Ini Kata Bupati Bandung

Regional
Di Depan Ulama, Gubernur Riau Minta Dukungan Tekan Penyebaran Covid-19

Di Depan Ulama, Gubernur Riau Minta Dukungan Tekan Penyebaran Covid-19

Regional
Perputaran Uang dari Bisnis Ikan Cupang di Kediri Hampir Rp 50 Miliar

Perputaran Uang dari Bisnis Ikan Cupang di Kediri Hampir Rp 50 Miliar

Regional
50 ASN Kontak Erat dengan Wali Kota Salatiga Jalani Tes Swab

50 ASN Kontak Erat dengan Wali Kota Salatiga Jalani Tes Swab

Regional
7 Pemerkosa Gadis Penyandang Disabilitas di Manado Ditembak, 1 Menyerahkan Diri

7 Pemerkosa Gadis Penyandang Disabilitas di Manado Ditembak, 1 Menyerahkan Diri

Regional
Longsor di Banyuwangi, Remaja 16 Tahun Ditemukan Tewas Tertutup Selimut

Longsor di Banyuwangi, Remaja 16 Tahun Ditemukan Tewas Tertutup Selimut

Regional
Kejanggalan Kasus 5 CTKW Lompat dari Gedung, Gaji 6 Bulan di Singapura Cuma Rp 1,2 Juta

Kejanggalan Kasus 5 CTKW Lompat dari Gedung, Gaji 6 Bulan di Singapura Cuma Rp 1,2 Juta

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Madiun Batasi Waktu Operasional Mal dan PKL

Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Madiun Batasi Waktu Operasional Mal dan PKL

Regional
Sebuah Minimarket Hangus Dibakar, Pelaku adalah Karyawannya Sendiri

Sebuah Minimarket Hangus Dibakar, Pelaku adalah Karyawannya Sendiri

Regional
Gempa Susulan Masih Guncang Maluku Tengah, Warga: Kami Takut Pulang ke Rumah

Gempa Susulan Masih Guncang Maluku Tengah, Warga: Kami Takut Pulang ke Rumah

Regional
Italia Menang, Ratusan Warga di Maluku Tenggara Pawai Keliling Kota

Italia Menang, Ratusan Warga di Maluku Tenggara Pawai Keliling Kota

Regional
Kasus Covid-19 Naik, Pemkab Klaten Tambah Tempat Isolasi Terpusat di 20 Kecamatan

Kasus Covid-19 Naik, Pemkab Klaten Tambah Tempat Isolasi Terpusat di 20 Kecamatan

Regional
Kamis Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter

Kamis Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter

Regional
Bupati Solok Ngamuk dan Kirim 3 Pimpinan Puskesmas yang Tutup UGD Pukul 5 Sore ke Pelosok

Bupati Solok Ngamuk dan Kirim 3 Pimpinan Puskesmas yang Tutup UGD Pukul 5 Sore ke Pelosok

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X