Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dijemput Mobil Dinas Bupati Kebumen, Pengantin Ini Tak Menyangka

Kompas.com - 30/03/2021, 12:23 WIB
Reza Kurnia Darmawan

Editor

KOMPAS.com - Minggu (29/3/2021) menjadi hari yang membahagiakan bagi Mohammad Muchlis Abdillah dan Lulu Miftachurrohmah.

Dua warga Kebumen, Jawa Tengah, ini sah menjadi pasangan suami-istri.

Yang lebih menggembirakan lagi, mereka menjadi yang pertama menaiki mobil dinas Bupati Kebumen yang disulap menjadi mobil pengantin.

Ya, per Minggu (29/3/2021), Bupati Kebumen Arif Sugiyanto resmi menyerahkan mobil dinasnya bagi para pengantin yang ingin melangsungkan akad atau resepsi.

Muchlis mengaku tak menyangka bila di hari pernikahanya, dia dan pasangannya bisa menaiki mobil dinas Bupati Kebumen.

Baca juga: Cerita Pasangan Pengantin Pakai Mobil Dinas Bupati Kebumen: Kami Sangat Terkesan

Ia sangat senang permohonannya meminjam mobil dinas bupati disetujui.

"Jujur kami sangat terkesan dan berharap program ini bisa berkelanjutan. Jadi bisa dirasakan masyarakat lain yang ingin menikah dan tidak memiliki mobil," ucapnya.

Ketika mobil berplat nomor AA 1 D itu menjemput ke kediaman mempelai putri, Muchlis dan Lulu tak bisa menyembunyikan kegembiraannya.

Dengan menaiki mobil Toyota Camry itu, mereka menuju ke rumah mempelai pria.

Muchlis menuturkan, di sepanjang perjalanan, mobil dinas bupati yang dihiasi bunga-bunga itu menarik perhatian warga.

Baca juga: Warga Kebumen Bisa Pakai Camry Mobil Dinas Bupati untuk Acara Pernikahan, Gratis

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Anggota DPD Abdul Kholik Beri Sinyal Maju Pilgub Jateng Jalur Independen

Anggota DPD Abdul Kholik Beri Sinyal Maju Pilgub Jateng Jalur Independen

Regional
Duduk Perkara Kasus Order Fiktif Katering di Masjid Sheikh Zayed Solo, Mertua dan Teman Semasa SMA Jadi Korban

Duduk Perkara Kasus Order Fiktif Katering di Masjid Sheikh Zayed Solo, Mertua dan Teman Semasa SMA Jadi Korban

Regional
Kisah Nenek Arbiyah Selamatkan Ribuan Nyawa Saat Banjir Bandang di Lebong Bengkulu

Kisah Nenek Arbiyah Selamatkan Ribuan Nyawa Saat Banjir Bandang di Lebong Bengkulu

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Rabu 24 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Rabu 24 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Regional
Demam Berdarah, 4 Orang Meninggal dalam 2 Bulan Terakhir di RSUD Sunan Kalijaga Demak

Demam Berdarah, 4 Orang Meninggal dalam 2 Bulan Terakhir di RSUD Sunan Kalijaga Demak

Regional
Pilkada Sikka, Calon Independen Wajib Kantongi 24.423 Dukungan

Pilkada Sikka, Calon Independen Wajib Kantongi 24.423 Dukungan

Regional
Bentrok 2 Kelompok di Mimika, Dipicu Masalah Keluarga soal Pembayaran Denda

Bentrok 2 Kelompok di Mimika, Dipicu Masalah Keluarga soal Pembayaran Denda

Regional
Faktor Ekonomi, 5 Smelter Timah yang Disita Kejagung Akan Dibuka Kembali

Faktor Ekonomi, 5 Smelter Timah yang Disita Kejagung Akan Dibuka Kembali

Regional
Soal Temuan Kerangka Wanita di Pekarangan Rumah Residivis Pembunuhan, Ada Bekas Luka Bakar

Soal Temuan Kerangka Wanita di Pekarangan Rumah Residivis Pembunuhan, Ada Bekas Luka Bakar

Regional
Pencarian Dokter RSUD Praya yang Hilang Saat Memancing di Laut Dihentikan

Pencarian Dokter RSUD Praya yang Hilang Saat Memancing di Laut Dihentikan

Regional
Dampak Banjir Demak, Ancaman Hama dan Produksi Kacang Hijau bagi Petani

Dampak Banjir Demak, Ancaman Hama dan Produksi Kacang Hijau bagi Petani

Regional
Direktur Perumda Air Minum Ende Nyatakan Siap Maju Pilkada 2024

Direktur Perumda Air Minum Ende Nyatakan Siap Maju Pilkada 2024

Regional
Awal Mula Temuan Kerangka Wanita di Wonogiri di Pekarangan Rumah Residivis Kasus Pembunuhan

Awal Mula Temuan Kerangka Wanita di Wonogiri di Pekarangan Rumah Residivis Kasus Pembunuhan

Regional
[POPULER REGIONAL] Alasan Kapolda Ancam Copot Kapolsek Medan Kota | Duel Bos Sawit dengan Perampok di Jambi

[POPULER REGIONAL] Alasan Kapolda Ancam Copot Kapolsek Medan Kota | Duel Bos Sawit dengan Perampok di Jambi

Regional
Sindir Pemerintah, Warga 'Panen' Ikan di Jalan Berlubang di Lampung Timur

Sindir Pemerintah, Warga "Panen" Ikan di Jalan Berlubang di Lampung Timur

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com