Kasus Covid-19 Tak Kunjung Mereda, Gubernur Kaltim Perpanjang PPKM Mikro

Kompas.com - 29/03/2021, 21:32 WIB
Gubernur Kaltim Isran Noor saat diwawancara awak media di kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Kaltim, Kamis (25/3/2021). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONGubernur Kaltim Isran Noor saat diwawancara awak media di kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Kaltim, Kamis (25/3/2021).

SAMARINDA, KOMPAS.com -  Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di wilayahnya.

Sebelumnya, penerapan PPKM mikro dimulai sejak 9 Maret sampai 22 Maret 2021. Kemudian diperpanjang dari 23 Maret sampai 5 April 2021 mendatang.

Isran mengatakan, perpanjangan PPKM mikro tersebut tak lepas dari penurunan kasus positif yang belum signifikan.

Oleh karena itu, perpanjangan PPKM mikro ini diharap bisa menekan angka Covid-19 lebih rendah lagi.

“Iya kita perpanjang. Diperpanjang beberapa minggu ke depan,” kata Isran saat ditemui di kantor Gubernur Kaltim, Senin (29/3/2021).

Baca juga: Soal Larangan Mudik Lebaran 2021, Ganjar: Kita Tunggu Aturan, Daerah Tinggal Melaksanakan

Isran berharap, lewat PPKM mikro kepada kepala daerah bisa mengoptimalkan posko penanganan Covid 19 di tingkat desa dan kelurahan.

Sebagai informasi, perpanjangan PPKM Mikro diatur dalam instruksi Gubernur Kaltim nomor 4/2021 tentang pemberlakukan PPKM Mikro.

Instruksi tersebut ditujukan kepada seluruh bupati dan wali kota, camat dan kepala desa serta lurah se-Kaltim. 

Instruksi memuat tujuh poin, di antaranya, meminta penerapan PPKM Mikro sampai tingkat RT. Kemudian, optimalisasi fungsi posko tingkat desa dan kelurahan.

Selanjutnya, kepala daerah juga diminta mengintensifkan operasi yustisi dan disiplin protokol Covid-19, menghindari kerumuman serta mengurangi mobilitas.

“Intinya Pak Gubernur meminta bupati dan wali kota, camat, lurah dan para kepala desa se-Kaltim, memperkuat testing, tracing dan treatment di lingkungan masing-masing,” tambah Kepala Biro Humas Setprov Kaltim, HM Syafranuddin saat dikonfirmasi terpisah.

Baca juga: Khusus Nakes, Menginap di Hotel Bintang 3 Ini Cuma Bayar Rp 10.000

Oleh karena itu, pria yang disapa Ivan ini meminta agar para kepala daerah dan masyarakat bisa melaksanakan secara sungguh-sungguh di masing-masing daerah.

Diketahui, kasus Covid-19 di Kaltim hingga Senin (29/3/2021) sebanyak 63.217 kasus, 58.835 kasus di antara sudah sembuh, 2.887 kasus masih menjalani perawatan dan 1.495 meninggal dunia.

Menurut laporan tim Satgas Covid-19 Kaltim, peningkatan kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir masih di atas 100 sampai 300 kasus positif per hari.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Guru TK Korban Pinjol Ilegal di Malang, Kuasa Hukum: Bukannya Dilindungi, tetapi Langsung Dipecat

Guru TK Korban Pinjol Ilegal di Malang, Kuasa Hukum: Bukannya Dilindungi, tetapi Langsung Dipecat

Regional
Siswi SMA Bengkulu yang Videonya Viral Hina Palestina Minta Maaf, Kasusnya Tak Dilanjutkan

Siswi SMA Bengkulu yang Videonya Viral Hina Palestina Minta Maaf, Kasusnya Tak Dilanjutkan

Regional
26 Orang di Sukabumi Diduga Keracunan Usai Santap Hidangan Acara Syukuran, 9 Dirawat di RSUD Sekarwangi

26 Orang di Sukabumi Diduga Keracunan Usai Santap Hidangan Acara Syukuran, 9 Dirawat di RSUD Sekarwangi

Regional
Penculikan Anak di Makassar untuk 'Ditukar' 4 Tabung Gas, Awalnya Diiming-imingi Uang Rp 5.000

Penculikan Anak di Makassar untuk "Ditukar" 4 Tabung Gas, Awalnya Diiming-imingi Uang Rp 5.000

Regional
[POPULER NUSANTARA] Aksi Heroik Aipda Joel Selamatkan Siswa SD | 2 Prajurit TNI Gugur Dianiaya OTK

[POPULER NUSANTARA] Aksi Heroik Aipda Joel Selamatkan Siswa SD | 2 Prajurit TNI Gugur Dianiaya OTK

Regional
Kapolsek Bantah Tudingan Polisi Tak Mampu Atasi Begal hingga Mapolsek Candipuro, Lampung, Dibakar

Kapolsek Bantah Tudingan Polisi Tak Mampu Atasi Begal hingga Mapolsek Candipuro, Lampung, Dibakar

Regional
Sulut Kini Miliki Perda Covid-19, Melanggar Bakal Disanksi Administratif hingga Penjara 3 Hari

Sulut Kini Miliki Perda Covid-19, Melanggar Bakal Disanksi Administratif hingga Penjara 3 Hari

Regional
4 Daerah dengan Capaian Vaksinasi Terendah di Jateng, Mana Saja?

4 Daerah dengan Capaian Vaksinasi Terendah di Jateng, Mana Saja?

Regional
Mapolsek Candipuro, Lampung, Dibakar Massa, Polisi Dituduh Tak Mampu Atasi Begal

Mapolsek Candipuro, Lampung, Dibakar Massa, Polisi Dituduh Tak Mampu Atasi Begal

Regional
Kisah Guru TK Dipecat hingga Hampir Bunuh Diri, Berawal Utang Rp 2,5 Juta di Pinjol hingga Jadi Rp 40 Juta

Kisah Guru TK Dipecat hingga Hampir Bunuh Diri, Berawal Utang Rp 2,5 Juta di Pinjol hingga Jadi Rp 40 Juta

Regional
Kronologi Penculik 'Tukar' Bocah 10 Tahun dengan 4 Tabung Gas Elpiji

Kronologi Penculik "Tukar" Bocah 10 Tahun dengan 4 Tabung Gas Elpiji

Regional
Sedang Amankan Proyek Pagar Bandara di Papua, 2 Prajurit TNI Gugur Dikeroyok 20 OTK, Pelaku Lari ke Hutan

Sedang Amankan Proyek Pagar Bandara di Papua, 2 Prajurit TNI Gugur Dikeroyok 20 OTK, Pelaku Lari ke Hutan

Regional
Detik-detik 2 Prajurit TNI Gugur Dikeroyok 20 OTK di Papua, Pelaku Berkeliaran Bawa 2 Senjata Rampasan

Detik-detik 2 Prajurit TNI Gugur Dikeroyok 20 OTK di Papua, Pelaku Berkeliaran Bawa 2 Senjata Rampasan

Regional
12 ASN Pemkot Surabaya yang Bolos Kerja Usai Libur Lebaran Siap-siap Disanksi

12 ASN Pemkot Surabaya yang Bolos Kerja Usai Libur Lebaran Siap-siap Disanksi

Regional
Simpan Sabu di Kemaluannya, Wanita Ini Dituntut 10 Tahun Penjara

Simpan Sabu di Kemaluannya, Wanita Ini Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X