Soal Larangan Mudik Lebaran 2021, Ganjar: Kita Tunggu Aturan, Daerah Tinggal Melaksanakan

Kompas.com - 29/03/2021, 17:57 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Solo, Jawa Tengah, Senin (29/3/2021). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIGubernur Jateng Ganjar Pranowo di Solo, Jawa Tengah, Senin (29/3/2021).

SOLO, KOMPAS.com - Pemerintah resmi memberlakukan larangan mudik Lebaran 2021 yang berlaku bagi semua masyarakat Indonesia.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga sepakat dengan kebijakan yang dibuat pemerintah pusat dengan tidak ada mudik.

"Maka kita akan menyiapkan untuk tidak ada mudik. Namun demikian kita selalu siaga mudah-mudahan minggu ini kita bisa segara rapat dengan Jakarta (pemerintah pusat) dengan Forkopimda untuk menyiapkan langkah itu," kata Ganjar di Solo, Jawa Tengah, Senin (29/3/2021).

Baca juga: Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021, Ganjar Bakal Koordinasi dengan DKI dan Jabar

Ganjar menambahkan akan belajar dari pengalaman tahun lalu yang juga tidak ada mudik Lebaran.

"Minimal bagaimana penjagaan perbatasan (masuk Jateng)," kata dia.

Ganjar mengatakan, ia akan melaksanakan kebijakan yang diputuskan dari pusat terkait larangan mudik Lebaran.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Nanti kita tunggu Kementerian Perhubungan untuk membuat aturan terkait dengan alat transportasi yang boleh, Kementerian Agama mengatur tata cara nanti pada saat bulan Ramadan sekaligus Sholat Idul Fitrinya. Nanti sektor-sektor sesuai dengan keputusan Menko PMK itu sektorannya akan membuat dengan detail . Kapolri juga akan mengatur bagaimana sistem transportasi dan penegakan hukumnya. Maka daerah nanti kami tinggal melaksanakannya. Namun demikian, pakem-pakem untuk emergency kita selalu siapkan," kata Ganjar.

Baca juga: Disinggung soal Pencalonan Presiden, Ganjar Ingin Fokus Mengatasi Persoalan di Jawa Tengah

Sebelumnya diberitakan, pemerintah resmi memberlakukan larangan mudik Lebaran 2021 yang berlaku bagi semua masyarakat Indonesia.

Seperti diberitakan, larangan mudik Lebaran 2021 disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Muhadjir menyampaikan, keputusan melarang mudik Lebaran 2021 ditetapkan berdasarkan hasil rapat tingkat menteri.

"Ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan. Berlaku untuk seluruh ASN, TNI, Polri, BUMN, karyawan swasta maupun pekerja mandiri, dan juga seluruh masyarakat," ujar Muhadjir dalam konferensi pers secara virtual, usai rapat.

Pemerintah memutuskan melarang mudik Lebaran setelah mempertimbangkan tingginya angka penularan dan kematian akibat Covid-19 setelah beberapa kali libur panjang, khususnya setelah libur Natal dan Tahun Baru.

Muhadjir mengatakan, larangan mudik tersebut akan mulai berlaku mulai 6-17 Mei 2021. Sebelum dan sesudah waktu tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap meniadakan aktivitas perjalanan.

"Larangan mudik akan mulai pada 6-17 Mei 2021. Sebelum dan sesudah waktu tersebut, diimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan ke luar daerah, kecuali betul-betul dalam keadaan mendesak dan perlu," kata Muhadjir.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Pemuda Tantang Pegang Mayat Pasien Covid-19, Bilang 'Kalau Saya 2 Hari Mati Berarti Covid Ada'

Viral Video Pemuda Tantang Pegang Mayat Pasien Covid-19, Bilang "Kalau Saya 2 Hari Mati Berarti Covid Ada"

Regional
Viral, Video Warga Karantina BPWS Bangkalan Berorasi, Desak Petugas Tanda Tangan dan Mengancam Pulang

Viral, Video Warga Karantina BPWS Bangkalan Berorasi, Desak Petugas Tanda Tangan dan Mengancam Pulang

Regional
Susuri Sungai dan Terobos Hutan demi Kembalikan Orangutan 'Gisel' ke Habitatnya

Susuri Sungai dan Terobos Hutan demi Kembalikan Orangutan "Gisel" ke Habitatnya

Regional
Terjebak Banjir Bandang, Pria Ini Berdiri di Atas Batu Selama 1 Jam, Ini Detik-detik Penyelamatannya

Terjebak Banjir Bandang, Pria Ini Berdiri di Atas Batu Selama 1 Jam, Ini Detik-detik Penyelamatannya

Regional
Lonjakan Kasus Covid-19 di Kulon Progo, Dipicu Klaster Perkantoran hingga Hajatan

Lonjakan Kasus Covid-19 di Kulon Progo, Dipicu Klaster Perkantoran hingga Hajatan

Regional
Pemkab Bangkalan Keluarkan Kebijakan SIKM bagi Pelintas Jembatan Suramadu dan Pelabuhan Kamal

Pemkab Bangkalan Keluarkan Kebijakan SIKM bagi Pelintas Jembatan Suramadu dan Pelabuhan Kamal

Regional
Cerita Para Anak Muda Bertemu Teman Beda Agama, dari Bahai hingga Singh

Cerita Para Anak Muda Bertemu Teman Beda Agama, dari Bahai hingga Singh

Regional
Penuhi Pangan Ratusan Orang Isolasi Mandiri di Tegal, Polisi Buat Dapur Umum

Penuhi Pangan Ratusan Orang Isolasi Mandiri di Tegal, Polisi Buat Dapur Umum

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penjaga Pintu Air Hilang Diseret Buaya | Penjual Cilok Sukses Punya 3 Apartemen

[POPULER NUSANTARA] Penjaga Pintu Air Hilang Diseret Buaya | Penjual Cilok Sukses Punya 3 Apartemen

Regional
Polda Sumbar Perpanjang Vaksinasi Gratis hingga 30 Juni, Ini Cara Daftar, Lokasi dan Syaratnya

Polda Sumbar Perpanjang Vaksinasi Gratis hingga 30 Juni, Ini Cara Daftar, Lokasi dan Syaratnya

Regional
Jadwal, Lokasi, dan Syarat Pendaftaran Vaksin Covid-19 Gratis di Surabaya

Jadwal, Lokasi, dan Syarat Pendaftaran Vaksin Covid-19 Gratis di Surabaya

Regional
Klaster Perkantoran Bermunculan di Kulon Progo, Salah Satunya dari Bandara YIA

Klaster Perkantoran Bermunculan di Kulon Progo, Salah Satunya dari Bandara YIA

Regional
Lonjakan Kasus Covid-19 di Karawang, Sudah Tambah Tempat Tidur namun Pasien Terus Bertambah

Lonjakan Kasus Covid-19 di Karawang, Sudah Tambah Tempat Tidur namun Pasien Terus Bertambah

Regional
Warga Perbatasan NTT-Timor Leste Akhirnya Nikmati Listrik 24 Jam

Warga Perbatasan NTT-Timor Leste Akhirnya Nikmati Listrik 24 Jam

Regional
Dramatis, Video Penyelamatan Korban di Tengah Banjir Bandang Sungai Serayu

Dramatis, Video Penyelamatan Korban di Tengah Banjir Bandang Sungai Serayu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X