DPD PDI-P Jateng Minta Gibran Tidak Ditarik-tarik ke Pilkada DKI

Kompas.com - 29/03/2021, 14:13 WIB
Ketua DPRD Jawa Tengah Bambang Kusriyanto KOMPAS.com/istimewaKetua DPRD Jawa Tengah Bambang Kusriyanto

UNGARAN, KOMPAS.com - Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Jawa Tengah Bambang Kusriyanto meminta semua pihak untuk menahan diri terkait wacana mengajukan Gibran Rakabuming Raka untuk maju di Pilkada DKI Jakarta pada 2024.

Menurutnya, Gibran yang baru dilantik harus lebih dulu bekerja sebagai Wali Kota Solo.

"Kan baru dilantik sekitar satu bulan, kerja jadi wali kota juga belum lama, jangan dulu ditarik-tarik ke DKI," jelasnya usai acara pelantikan pengurus PWI Kabupaten Semarang di The Wujil Resort and Convention, Senin (29/3/2021).

Baca juga: Sidang Perdana Gugatan Praperadilan Penangkapan Pemuda yang Olok Gibran Digelar

Menurut Bambang, PDI-P dalam merekomendasikan seseorang maju dalam Pilkada, harus melalui indikator dan tahapan.

"Ukurannya jelas, harus ada penilaian apalagi yang diajukan juga kepala daerah. Ada penilaian indikator kerja atau keberhasilan, elektabilitas, populeritas," kata Bambang yang juga Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Jawa Tengah.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Solo, Jawa Tengah, Selasa (23/3/2021).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Solo, Jawa Tengah, Selasa (23/3/2021).

Mengenai adanya dukungan PKB dan PAN terhadap Gibran untuk maju ke Pilkada DKI 2024, Bambang mengatakan tidak ada masalah terhadap hal tersebut.

"Ya monggo saja kalau mendukung, tapi yang pasti PDI Perjuangan belum memutuskan," kata Bambang.

Baca juga: Gibran Dinilai Masih Prematur untuk Maju dalam Pilkada DKI

Sebelumnya, dalam pertemuannya di Solo pada Rabu (24/3/2021), Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar juga siap mendukung Gibran untuk maju sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Dukungan juga disampaikan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang menyatakan siap mendukung Gibran.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Iptu Sahal Meninggal karena Covid-19, Ini Kata Kapolres Blitar

Iptu Sahal Meninggal karena Covid-19, Ini Kata Kapolres Blitar

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 9 Mei 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 9 Mei 2021

Regional
Seorang Kernet Tewas Terlindas Truk, Sopir Dinilai Lalai dan Terancam 6 Tahun Penjara

Seorang Kernet Tewas Terlindas Truk, Sopir Dinilai Lalai dan Terancam 6 Tahun Penjara

Regional
Mobil VW yang Menerobos Penjagaan dan Menabrak Polisi Berpelat B

Mobil VW yang Menerobos Penjagaan dan Menabrak Polisi Berpelat B

Regional
Tambah 9 Kasus Baru, Total 29 Orang Positif Covid-19 dari Klaster Masjid di Bantul

Tambah 9 Kasus Baru, Total 29 Orang Positif Covid-19 dari Klaster Masjid di Bantul

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 9 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 9 Mei 2021

Regional
Kronologi Pengendara Mobil Menerobos Penjagaan dan Menabrak Polisi di Pos Prambanan

Kronologi Pengendara Mobil Menerobos Penjagaan dan Menabrak Polisi di Pos Prambanan

Regional
Viral Video Pengendara VW Menerobos Pos Penyekatan dan Menabrak Polisi di Prambanan

Viral Video Pengendara VW Menerobos Pos Penyekatan dan Menabrak Polisi di Prambanan

Regional
Cerita Ratna Tewas di Kamar Kos, Ada Tumpukan Baju Lebaran untuk Keluarga, Jadi Pemandu Lagu untuk Hidupi 7 Anak

Cerita Ratna Tewas di Kamar Kos, Ada Tumpukan Baju Lebaran untuk Keluarga, Jadi Pemandu Lagu untuk Hidupi 7 Anak

Regional
Diduga Ada Orang Tanpa Gejala Ikut Tarawih di Masjid, 56 Warga Perumahan di Pati Positif Covid-19

Diduga Ada Orang Tanpa Gejala Ikut Tarawih di Masjid, 56 Warga Perumahan di Pati Positif Covid-19

Regional
Wali Kota Tasik Larang Warga dari Daerah Lain Datang untuk Belanja Lebaran

Wali Kota Tasik Larang Warga dari Daerah Lain Datang untuk Belanja Lebaran

Regional
'Tahun Lalu Tidak Pulang. Kita Kangen Orangtua'

"Tahun Lalu Tidak Pulang. Kita Kangen Orangtua"

Regional
Surabaya Masih Zona Oranye Covid-19, Wali Kota Imbau Warga Shalat Idul Fitri di Rumah

Surabaya Masih Zona Oranye Covid-19, Wali Kota Imbau Warga Shalat Idul Fitri di Rumah

Regional
Pengakuan Calon Penumpang Pesawat yang Ditangkap karena Palsukan Surat Hasil Swab: Malu Juga Kayak Begini

Pengakuan Calon Penumpang Pesawat yang Ditangkap karena Palsukan Surat Hasil Swab: Malu Juga Kayak Begini

Regional
4 Hari Setelah Dilantik sebagai Kapolsek, Iptu Sahal Meninggal karena Covid-19

4 Hari Setelah Dilantik sebagai Kapolsek, Iptu Sahal Meninggal karena Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X