Siswa di Kabupaten Blora Antusias Ikuti Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

Kompas.com - 29/03/2021, 10:25 WIB
Sejumlah siswa berangkat ke sekolah mengikuti pembelajaran tatap muka di SMPN 2 Blora, Senin (29/3/2021) KOMPAS.com/ARIA RUSTA YULI PRADANASejumlah siswa berangkat ke sekolah mengikuti pembelajaran tatap muka di SMPN 2 Blora, Senin (29/3/2021)

BLORA, KOMPAS.com - Sejumlah siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Blora sangat antusias mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di kelas.

Salah seorang siswa, Alfian mengaku senang akhirnya bisa berangkat sekolah lagi.

"Senang, biar pelajarannya paham enggak daring. Enak sekolah daripada daring," ucap Alfian saat ditemui Kompas.com di SMPN 2 Blora, Senin (29/3/2021).

Siswa kelas 9 ini mengaku, selama di rumah biasanya hanya mengerjakan tugas sekolah dan selebihnya berkutat dengan ponsel.

"Orangtua senang kalau saya ke sekolah, kalau saya di rumah terus orangtua marah-marah," ujarnya.

Baca juga: 38 SD dan SMP di Blora Gelar Sekolah Tatap Muka Terbatas Senin Besok

Sementara itu, siswa lainnya yakni Diandra, mengaku senang akhirnya bisa kembali ke sekolah setelah beberapa bulan hanya belajar secara daring.

"Senang, bisa buat belajar, enggak daring lebih memahami. Bisa ketemu temen-temen juga," katanya.

Menurutnya, pembelajaran secara online yang diberikan guru sulit diterima.

Sehingga ia lebih menyukai sekolah secara luring.

"Daring itu sulit, enggak gampang masuk pelajarannya. Sulit untuk menerima pembelajaran," ucapnya.

Baca juga: Gelar Sekolah Tatap Muka, Sri Sultan HB X: Kemungkinan Dimulai dari SMA

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Riau Bertambah 628 Orang, 17 Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 di Riau Bertambah 628 Orang, 17 Meninggal Dunia

Regional
BBWS Bengawan Solo Langsung Tindak Lanjuti Usulan Nelayan Brondong kepada Presiden Jokowi

BBWS Bengawan Solo Langsung Tindak Lanjuti Usulan Nelayan Brondong kepada Presiden Jokowi

Regional
Meski Diduga Sakit Jiwa, Penampar Imam Masjid di Pekanbaru Tetap Diproses Hukum

Meski Diduga Sakit Jiwa, Penampar Imam Masjid di Pekanbaru Tetap Diproses Hukum

Regional
Ganjar Minta Kapal dari Negara Berbahaya Tak Berlabuh di Jateng

Ganjar Minta Kapal dari Negara Berbahaya Tak Berlabuh di Jateng

Regional
Kemungkinan Bawa Varian Baru Covid-19, Sampel Genome 13 ABK Asing di Cilacap Diperiksa

Kemungkinan Bawa Varian Baru Covid-19, Sampel Genome 13 ABK Asing di Cilacap Diperiksa

Regional
Sebelum Ditangkap, Buronan Teroris Sempat Minta Didoakan karena Punya Masalah

Sebelum Ditangkap, Buronan Teroris Sempat Minta Didoakan karena Punya Masalah

Regional
Sopir yang Ancam Tembak Pengendara Motor di SPBU Ternyata Bukan Polisi, Ini Faktanya

Sopir yang Ancam Tembak Pengendara Motor di SPBU Ternyata Bukan Polisi, Ini Faktanya

Regional
Rumahnya Ludes Terbakar, Seorang Kakek di Pati Tewas

Rumahnya Ludes Terbakar, Seorang Kakek di Pati Tewas

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 7 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 7 Mei 2021

Regional
Dinkes Nganjuk Siapkan 2.000 Alat Rapid Test Antigen untuk Pos Penyekatan

Dinkes Nganjuk Siapkan 2.000 Alat Rapid Test Antigen untuk Pos Penyekatan

Regional
Cerita Ketua RT Saksi Mata Penangkapan Buronan Teroris di Sukabumi

Cerita Ketua RT Saksi Mata Penangkapan Buronan Teroris di Sukabumi

Regional
Panglima TNI dan Kapolri ke Papua dan Gelar Pertemuan Tertutup, Ada Apa?

Panglima TNI dan Kapolri ke Papua dan Gelar Pertemuan Tertutup, Ada Apa?

Regional
Pemudik Jalan Kaki dari Gombong ke Bandung, Sempat Berjalan hingga 11 Malam gara-gara Tak Temukan Tempat Istirahat

Pemudik Jalan Kaki dari Gombong ke Bandung, Sempat Berjalan hingga 11 Malam gara-gara Tak Temukan Tempat Istirahat

Regional
Dinkes Sambas Bantah Ada Pungli Rapid Test Antigen, Ini Penjelasannya

Dinkes Sambas Bantah Ada Pungli Rapid Test Antigen, Ini Penjelasannya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 7 Mei 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 7 Mei 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X