Heboh Tanah 3 Makam Kuno Naik 1,5 Meter, Viral di Medsos, Kini Dikunjungi Ratusan Orang Tiap Hari

Kompas.com - 28/03/2021, 08:51 WIB
Ilustrasi kuburan. PIXABAYIlustrasi kuburan.

KOMPAS.com- Sebanyak tiga makam kuno yang diperkirakan berusia ratusan tahun naik setinggi 1,5 meter secara tiba-tiba.

Sontak kejadian itu membuat warga heboh.

Makam-makam lama itu berada di pemakaman Desa Sungai Asam, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Baca juga: Viral Video Tanah Tiga Makam di Padang Pariaman Tiba-tiba Naik 1,5 Meter, Papan Nisan Tidak Rusak

Makam lama tak beridentitas, diperkirakan berusia ratusan tahun

Tiga makam di Padang Pariaman, Sumbar tiba-tiba naik 1,5 meterFoto: Screenshoot Video Tiga makam di Padang Pariaman, Sumbar tiba-tiba naik 1,5 meter
Wali Korong Sungai Asam Anuar membernarkan peristiwa yang terjadi di wilayahnya itu.

Menurut dia, tiga makam itu adalah makam lama yang tidak diketahui milik siapa.

"Makam lama dan papan nisannya tidak ada ditulis orangnya. Jadi kami tidak tahu (pemilik makam)," tutur Anuar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengatakan, pekuburan tersebut sudah lama ada.

Dari sekian banyak makam di sana, hanya tiga makam yang tanahnya naik.

"Itu perkuburan kaum dan sudah lama, ratusan tahun. Kaum Panyalai, Datuak Rangkayo Basa," kata Anuar.

Menurut Anuar, sebelum viral perkuburan itu jarang dikunjungi warga. Terakhir, sekitar satu bulan lalu ada warga dari Kaum Panyalai yang datang mengunjungi.

"Nah, berdasarkan keterangan warga tersebut, saat itu makam sudah naik tanahnya, sekitar setinggi lutut," jelas Anuar.

Baca juga: Misteri Tanah 3 Makam Naik 1,5 Meter, Wali Kampung: Bulan Lalu Masih Selutut...

 

Ilustrasi tanda tanyaThinkstock Ilustrasi tanda tanya
Kejanggalan-kejanggalan

Tidak ada yang tahu pasti kapan makam-makam lama itu mulai naik.

Diperkirakan naiknya makam terjadi baru-baru saja.

"Benar, tiba-tiba tanah makamnya naik sekitar 1,5 meter. Tidak tahu kapan naiknya, tapi baru Minggu kemarin," kata Anuar

Anuar menyebut, meski naik namun papan nisan tidak mengalami kerusakan.

Ia menduga, naiknya makam-makam tersebut bukan karena perbuatan seseorang.

"Tidak ada tanda-tanda dinaikkan seseorang. Papan nisannya juga naik dan tidak rusak," ujar dia.

Baca juga: Sederet Fakta Polisi Salah Gerebek Kamar Kolonel TNI, Pelanggaran Prosedur hingga Pastikan Tak Rusak Hubungan TNI-Polri

Viral di media sosial

Ilustrasi viralShutterstock Ilustrasi viral
Kondisi tiga makam yang naik setinggi 1,5 meter itu kemudian direkam, diunggah dan viral di media sosial.

Salah satunya, dibagikan oleh akun Facebook Desi Fitri pada Kamis (25/3/2021).

"Viral...Kuburan tiba tiba tinggi dgn sendriinya. Loc TPU sei asam Sicincin, Kab Padang Pariaman," tulis akun itu dan juga membagikan sebuah video.

Unggahan tersebut telah ribuan kali disaksikan dan dibagikan oleh warganet.

Baca juga: Kisah Kampung Pitu, Hanya Dihuni 7 Keluarga sejak Dulu hingga Pantang Gelar Pertunjukan Wayang Kulit

 

Ilustrasi pemakamanthinkstock Ilustrasi pemakaman
Ratusan orang kunjungi makam

Setelah kejadian tersebut, tiga makam itu ramai dikunjungi warga, bahkan yang berasal dari luar Padang Pariaman.

"Ratusan (pengunjung) tiap hari, bahkan sampai malam," tutur Anuar.

Pihak pemerintah desa pun melakukan tindakan untuk melindungi tiga makam tua itu. Mereka memasang tali rafia mengelilingi area makam.

"Kita pagari agar tidak rusak. Silakan dilihat, tapi jangan dirusak ya," ujar dia.

Anuar juga berharap, pengunjung yang datang tetap menerapkan aturan protokol kesehatan secara ketat di lokasi makam.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Padang, Perdana Putra | Editor : Aprillia Ika, Dony Aprian)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapal Inka Mina 994 Terbakar di Perairan Raja Ampat, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Kapal Inka Mina 994 Terbakar di Perairan Raja Ampat, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Regional
Kabupaten Bangka Kembali PPKM Level 4, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Kabupaten Bangka Kembali PPKM Level 4, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Regional
Sosok Pembunuh Adik Ipar di Mataram, Pengasah Pisau Jagal, Sempat Dikira Mati karena Tak Pernah Keluar Rumah

Sosok Pembunuh Adik Ipar di Mataram, Pengasah Pisau Jagal, Sempat Dikira Mati karena Tak Pernah Keluar Rumah

Regional
Wakil Bupati Lombok Utara Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan IGD dan ICU RSUD KLU

Wakil Bupati Lombok Utara Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan IGD dan ICU RSUD KLU

Regional
Disindir Kaesang Soal Gaji Wali Kota Kecil, Gibran: Saya di Sini Bukan Cari Uang

Disindir Kaesang Soal Gaji Wali Kota Kecil, Gibran: Saya di Sini Bukan Cari Uang

Regional
6 Fakta Penting soal Munculnya Klaster PTM di Jateng, Instruksi Ganjar Pranowo dan Dugaan Pemicu

6 Fakta Penting soal Munculnya Klaster PTM di Jateng, Instruksi Ganjar Pranowo dan Dugaan Pemicu

Regional
Dilalap Api Selama 3 Jam, Kandang Ayam Berisi Ribuan Ekor Ludes Terbakar, Kerugian Rp 900 Juta

Dilalap Api Selama 3 Jam, Kandang Ayam Berisi Ribuan Ekor Ludes Terbakar, Kerugian Rp 900 Juta

Regional
Kronologi Pengasah Pisau Jagal Bunuh Adik Ipar di Mataram, Dipicu Sampah, Tikam Korban yang Tidur dengan Cucu

Kronologi Pengasah Pisau Jagal Bunuh Adik Ipar di Mataram, Dipicu Sampah, Tikam Korban yang Tidur dengan Cucu

Regional
3 Rute KA Lokal di Daop 7 Madiun Kembali Beroperasi, Penumpang Wajib Tunjukkan Bukti Vaksin

3 Rute KA Lokal di Daop 7 Madiun Kembali Beroperasi, Penumpang Wajib Tunjukkan Bukti Vaksin

Regional
5 Hal Soal Sekapuk, Desa Miliarder di Gresik yang Dulu Tertinggal, Kini Miliki 5 Mobil Mewah yang Dibeli Tunai

5 Hal Soal Sekapuk, Desa Miliarder di Gresik yang Dulu Tertinggal, Kini Miliki 5 Mobil Mewah yang Dibeli Tunai

Regional
Capaian Vaksinasi Rendah di Pandeglang, Ini Penjelasan Pemkab

Capaian Vaksinasi Rendah di Pandeglang, Ini Penjelasan Pemkab

Regional
Pratu Ida Bagus Putu Gugur Ditembak KKB di Papua, Sempat Bawa Ribuan Masker untuk Dibagikan

Pratu Ida Bagus Putu Gugur Ditembak KKB di Papua, Sempat Bawa Ribuan Masker untuk Dibagikan

Regional
'Saya Kira Pembunuh Saudara Saya Ini Sudah Mati, Tahu-tahunya Masih Hidup...'

"Saya Kira Pembunuh Saudara Saya Ini Sudah Mati, Tahu-tahunya Masih Hidup..."

Regional
Kades Nyentrik di Gresik Sulap Bekas Galian Tambang Batu Kapur Jadi Destinasi Wisata Setigi, Kini Jadi Desa Miliarder

Kades Nyentrik di Gresik Sulap Bekas Galian Tambang Batu Kapur Jadi Destinasi Wisata Setigi, Kini Jadi Desa Miliarder

Regional
Muncul Klaster Covid-19 di Sekolah di Jawa Tengah, Anggota DPRD Jateng: Setop Dulu PTM

Muncul Klaster Covid-19 di Sekolah di Jawa Tengah, Anggota DPRD Jateng: Setop Dulu PTM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.