Diduga Korupsi Dana Desa Rp 809 Juta, Seorang Kades di Tapanuli Selatan Ditahan

Kompas.com - 28/03/2021, 06:58 WIB
Tim Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan menahan oknum Kepala Desa Panaungan, Kecamatan Sipirok, Tapanuli Selatan, Jumat (26/3/2021). Kepala Desa diduga melakukan korupsi sebesar Rp 809 juta dari anggaran dana desa Tahun 2019 dan 2020. handoutTim Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan menahan oknum Kepala Desa Panaungan, Kecamatan Sipirok, Tapanuli Selatan, Jumat (26/3/2021). Kepala Desa diduga melakukan korupsi sebesar Rp 809 juta dari anggaran dana desa Tahun 2019 dan 2020.

TAPANULI SELATAN, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Kabupaten Tapanuli Selatan menahan Kepala Desa Panaungan di Kecamatan Sipirok. Oknum kepala desa itu diduga menyelewengkan anggaran dana desa sebesar Rp 809 juta.

"Yang bersangkutan (oknum kepala desa) sudah dilakukan penahanan pada Jumat 26 Maret 2021 malam," kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Tapsel Rachmatullah berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (27/3/2021).

Baca juga: Buka Perkemahan Sehat Era Pandemi, Khofifah: Ini Akan Jadi Referensi Pramuka di Indonesia

Rachmatullah menjelaskan, kepala desa berinisial DS itu diduga menyelewengkan dana desa pada anggaran 2019 dan 2020.

Rinciannya, Rp 210.689.536 pada anggaran 2019 dan 598.800.000 pada anggaran 2020.

"Total dana yang diselewengkan sepanjang 2019 dan 2020 sebesar Rp 809 juta," ujar Rachmatullah.

Rachmatullah menjelaskan, DS diduga mengambil dana desa yang dicairkan secara bertahap.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

DS lalu menyerahkan sejumlah dana yang telah cair kepada bendahara untuk membiayai kegiatan rutin desa.

Sementara, sisa dana desa dikelola sendiri oleh DS dan diduga digunakan untuk kepentingan pribadi.

DS ditahan setelah diperiksa selama tiga jam di Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan di Sipirok. 

Baca juga: Gubernur NTT Lantik 4 Penjabat Bupati, Berikut Rinciannya...

Ia disangka Pasal 2 juncto Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Khawatir akan menghilangkan barang bukti, tersangka ditahan selama 20 hari ke depan dan dititipkan di Rutan Sipirok," ujar Rachmatullah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

20 Warga Positif Covid-19, Satu Desa di Purbalingga 'Lockdown'

20 Warga Positif Covid-19, Satu Desa di Purbalingga "Lockdown"

Regional
WNA Asal Australia Dibekuk Polisi di NTT karena Pesan Narkoba via Pos

WNA Asal Australia Dibekuk Polisi di NTT karena Pesan Narkoba via Pos

Regional
Tak Mau Kehilangan Devisa Rp 100 Triliun, Kemenkes Kembangkan Medical Tourism di Bali

Tak Mau Kehilangan Devisa Rp 100 Triliun, Kemenkes Kembangkan Medical Tourism di Bali

Regional
Dikira Benda Antik, Batu Bergerak Sendiri di Jember Ternyata Buatan untuk Pertunjukan Sulap

Dikira Benda Antik, Batu Bergerak Sendiri di Jember Ternyata Buatan untuk Pertunjukan Sulap

Regional
Detik-detik Sejoli Tewas Terseret Ombak, Sempat Diingatkan Warga, tapi...

Detik-detik Sejoli Tewas Terseret Ombak, Sempat Diingatkan Warga, tapi...

Regional
Kondisi Terkini RS di Bandung Raya: Tempat Tidur Pasien Covid-19 hingga Nakes Terbatas

Kondisi Terkini RS di Bandung Raya: Tempat Tidur Pasien Covid-19 hingga Nakes Terbatas

Regional
Alasan Ketua DPRD Alor Baru Melaporkan Bupati Amon Djobo ke Mabes Polri

Alasan Ketua DPRD Alor Baru Melaporkan Bupati Amon Djobo ke Mabes Polri

Regional
4 Pegawai Positif Covid-19, PN Purwokerto Ditutup Sementara

4 Pegawai Positif Covid-19, PN Purwokerto Ditutup Sementara

Regional
Mal Pelayanan Publik Segera Hadir di Karawang, Hari Libur Tetap Buka

Mal Pelayanan Publik Segera Hadir di Karawang, Hari Libur Tetap Buka

Regional
Terungkap, Ini Penyebab Warga Ricuh dan Berebut KTP di Posko Penyekatan Suramadu

Terungkap, Ini Penyebab Warga Ricuh dan Berebut KTP di Posko Penyekatan Suramadu

Regional
Soal Fenomena Matahari Terbit dari Utara, Ahli Sebut Itu Hal Lumrah

Soal Fenomena Matahari Terbit dari Utara, Ahli Sebut Itu Hal Lumrah

Regional
Korban Tewas akibat Ledakan Tangki Biodiesel di Dumai Bertambah

Korban Tewas akibat Ledakan Tangki Biodiesel di Dumai Bertambah

Regional
Masuk Zona Merah, Sragen Pertimbangkan Buka Sekolah Tatap Muka di Juli 2021

Masuk Zona Merah, Sragen Pertimbangkan Buka Sekolah Tatap Muka di Juli 2021

Regional
Operasi Yustisi Prokes di Padang, Tak Pakai Masker Didenda Rp 100.000

Operasi Yustisi Prokes di Padang, Tak Pakai Masker Didenda Rp 100.000

Regional
Sekda dan 2 Kepala Dinas di Pemprov Jabar Positif Covid-19

Sekda dan 2 Kepala Dinas di Pemprov Jabar Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X