Fakta-fakta Mafia Tanah di Serang, Pensiunan Honorer Kantor Pajak Terlibat, Terbitkan Girik Palsu dengan Imbalan Rp 12 Juta

Kompas.com - 27/03/2021, 10:15 WIB
Ilustrasi KOMPAS/DIDIE SWIlustrasi

KOMPAS.com- Polda Banten membongkar aksi mafia tanah yang melibatkan pensiunan honorer Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Serang.

Mereka memalsukan dokumen pertanahan berupa girik dan meminta imbalan belasan juta rupiah.

Polisi kini telah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini.

Baca juga: Polisi Bongkar Sindikat Pemalsu Girik dan Mafia Tanah di Serang

Libatkan pensiunan honorer KPP Pratama, ini peran masing-masing

Empat tersangka mafia tanah modus penipuan dan pemalsuan girikKOMPAS.com/RASYID RIDHO Empat tersangka mafia tanah modus penipuan dan pemalsuan girik
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Martri Sonny menjelaskan, tersangka adalah MRH (55) yang merupakan pensiunan honorer KPP Pratama Serang dan petugas keamanan berinsial CS (38).

Kemudian, dua orang lagi yakni AH (46) dan S (55).

MRH berperan menyediakan blangko, membuat girik serta menerima uang dari jasa pembuatannya.

Kemudian, CS dan AH berperan sebagai perantara proses pembuatan girik.

"Untuk tersangka S mengaku menjanjikan membuatkan girik dan meminta uang untuk biaya pembuatan girik," tutur Matri.

Baca juga: Menteri ATR/BPN Ancam Pecat Anak Buahnya yang Terlibat Mafia Tanah

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Viral Puluhan Pedagang Hampir Bentrok dengan Satgas Covid-19 Bandar Lampung

Video Viral Puluhan Pedagang Hampir Bentrok dengan Satgas Covid-19 Bandar Lampung

Regional
[POPULER NUSANTARA] Video Pemuda Pungli Penjual Bakso Bakar | 'Otak Saya Bukan Pejabat, Saya Pelayan Rakyat'

[POPULER NUSANTARA] Video Pemuda Pungli Penjual Bakso Bakar | "Otak Saya Bukan Pejabat, Saya Pelayan Rakyat"

Regional
Penghuni Tertidur Saat Masak Ketupat Lebaran, Sebuah Rumah Terbakar

Penghuni Tertidur Saat Masak Ketupat Lebaran, Sebuah Rumah Terbakar

Regional
Incar Calon Penumpang Pesawat dan Travel, Komplotan Pemalsu Surat Rapid Test Ditangkap, Ini Faktanya

Incar Calon Penumpang Pesawat dan Travel, Komplotan Pemalsu Surat Rapid Test Ditangkap, Ini Faktanya

Regional
Anak Beli Voucher Game Rp 800.000, Seorang Ayah Marahi Kasir Indomaret: Ini Masih di Bawah Umur

Anak Beli Voucher Game Rp 800.000, Seorang Ayah Marahi Kasir Indomaret: Ini Masih di Bawah Umur

Regional
Pilih Mudik Lewat Sungai karena Takut Disuruh Putar Balik, Perahunya Malah Terbalik, 3 Tenggelam

Pilih Mudik Lewat Sungai karena Takut Disuruh Putar Balik, Perahunya Malah Terbalik, 3 Tenggelam

Regional
Dikira Bangkai Kucing, Warga di Magelang Gempar Temukan Jasad Bayi di Selokan

Dikira Bangkai Kucing, Warga di Magelang Gempar Temukan Jasad Bayi di Selokan

Regional
Detik-detik Ledakan Petasan yang Tewaskan 3 Orang, Tubuh Bergelimpangan, Wajah Korban Tak Bisa Dikenali

Detik-detik Ledakan Petasan yang Tewaskan 3 Orang, Tubuh Bergelimpangan, Wajah Korban Tak Bisa Dikenali

Regional
Habis Bersetubuh, Perempuan Ini Dijerat Pakai Kabel Cas, Pembunuhnya Coba Hilangkan Jejak

Habis Bersetubuh, Perempuan Ini Dijerat Pakai Kabel Cas, Pembunuhnya Coba Hilangkan Jejak

Regional
Ini Pengakuan Siswi SMK yang Buang Bayinya di Selokan, Beli Obat Aborsi Rp 2 Juta Pakai Uang Arisan

Ini Pengakuan Siswi SMK yang Buang Bayinya di Selokan, Beli Obat Aborsi Rp 2 Juta Pakai Uang Arisan

Regional
Wanita di Kamar Kos Berasap Tewas Dibunuh, Habis Bersetubuh Dijerat Kabel Cas

Wanita di Kamar Kos Berasap Tewas Dibunuh, Habis Bersetubuh Dijerat Kabel Cas

Regional
Petasan yang Dibuat Tiba-tiba Meledak, Nadhif Tewas

Petasan yang Dibuat Tiba-tiba Meledak, Nadhif Tewas

Regional
Pantau Kesiapan Shalat Idul Fitri, Eri Cahyadi: Kalau Sudah Penuh, Pintu Gerbang Ditutup

Pantau Kesiapan Shalat Idul Fitri, Eri Cahyadi: Kalau Sudah Penuh, Pintu Gerbang Ditutup

Regional
Takut Disuruh Putar Balik, 4 Pemudik Ini Lewati Sungai, Nahas Perahunya Malah Terbalik

Takut Disuruh Putar Balik, 4 Pemudik Ini Lewati Sungai, Nahas Perahunya Malah Terbalik

Regional
Rumah Peracik Petasan Meledak, 3 Orang Tewas, 5 Luka-luka

Rumah Peracik Petasan Meledak, 3 Orang Tewas, 5 Luka-luka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X