Cerita Mantan Anggota DPRD Palembang Dituntut Hukuman Mati, Miliki 5 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi

Kompas.com - 27/03/2021, 06:46 WIB
Ilustrasi sabu-sabu Shutterstock/Shyripa AlexandrIlustrasi sabu-sabu
Editor Rachmawati

"Mereka mengakui semua perbuatannya dan menyesal. Kami mohon majelis hakim dapat melepaskan mereka dari hukuman mati, ini sangat bertentangan dengan HAM," kata Suspendi yang merupakan kuasa hukum Doni usai persidangan.

Suspendi mengatakan, sejak terlibat kasus narkoba, Doni tidak lagi menjabat sebagai anggota DPRD.

Selain itu, Doni merupakan seorang kepala keluarga dan memiliki anak yang masih kecil.

Baca juga: Utang Miliaran Rupiah Saat Nyaleg, Mantan Anggota DPRD Ini Jual Sabu

"Orangtua dari Doni juga sudah meninggal, dia juga menjadi tulang punggung untuk keluarganya," ujar Suspendi.

Sementara itu tersangka Yati terpaksa menjadi pengedar narkoba lantaran terjebak oleh terdakwa Joko Zulkarnain yang merupakan suaminya sendiri.

Saat ini, Joko masih menjadi buron.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Terdakwa Joko masih kabur, istrinya ini hanya ikutan karena kebutuhan ekonomi," kata Suspendi.

Baca juga: Tanggung Utang Nyaleg Miliaran Rupiah, Mantan Anggota DPRD Banting Setir Jadi Kurir Sabu, Kini Terancam Hukuman Mati

Jaringan internasional

Sementara itu Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang Agung Ary Kesuma mengatakan jika Doni dan komplotannya adalah haringan internasional.

"Mereka jaringan internasional dan sudah lintas negara. Itu yang kami dapati dari fakta persidangan. Merkea juga berhubungan dengan seorang bandar di Malaysia inisial RZ," kata Agung saat dikonfirmasi.

Dari hasil pertimbangan itu, jaksa tidak menemukan adanya hal yang meringankan tuntutan terhadap para terdakwa.

"Bahkan, saat ditangkap terdakwa Doni masih aktif sebagai anggota DPRD Kota Palembang, itu yang memberatkan. Semestinya sebagai pejabat harus memberikan contoh yang baik, apalagi Wakil Rakyat," ujar dia.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Aji YK Putra | Editor : Abba Gabrillin)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesulitan Cari Donor Plasma, Relawan Door to Door Bujuk Penyintas Covid-19

Kesulitan Cari Donor Plasma, Relawan Door to Door Bujuk Penyintas Covid-19

Regional
Sopir Truk Bentak Preman yang Hendak Memalaknya, Viral di Medsos dan Polisi Turun Tangan

Sopir Truk Bentak Preman yang Hendak Memalaknya, Viral di Medsos dan Polisi Turun Tangan

Regional
Anaknya Terima BLT, Lurah Seloharjo: Banyak yang Salah Sasaran

Anaknya Terima BLT, Lurah Seloharjo: Banyak yang Salah Sasaran

Regional
Istri Guyur Suami dengan Minyak Goreng Panas di Bima, Ini Pengakuan Sang Anak

Istri Guyur Suami dengan Minyak Goreng Panas di Bima, Ini Pengakuan Sang Anak

Regional
Pria Bugil Bobol Kafe di Banjarmasin Terekam CCTV, Ternyata Pelaku Sempat Numpang Mandi

Pria Bugil Bobol Kafe di Banjarmasin Terekam CCTV, Ternyata Pelaku Sempat Numpang Mandi

Regional
Viral Unggahan Jual Sepatu Dibarter Susu, Warga Ini Langsung dapat Bantuan Kapolresta

Viral Unggahan Jual Sepatu Dibarter Susu, Warga Ini Langsung dapat Bantuan Kapolresta

Regional
AKP Kusmidi Meninggal karena Covid-19, Dikenal Rajin Edukasi Masyarakat tentang Corona

AKP Kusmidi Meninggal karena Covid-19, Dikenal Rajin Edukasi Masyarakat tentang Corona

Regional
Sempat Dilarang Berjalan di Atas Atap Rumah Tetangga, Seorang Pelajar Tewas Tersengat Listrik

Sempat Dilarang Berjalan di Atas Atap Rumah Tetangga, Seorang Pelajar Tewas Tersengat Listrik

Regional
Terharu Ada Warga Tinggal di Kolong Jembatan, Wagub Sumut: Bukan Mau Mereka Jadi Miskin

Terharu Ada Warga Tinggal di Kolong Jembatan, Wagub Sumut: Bukan Mau Mereka Jadi Miskin

Regional
Preman Ini Nyalinya Ciut Setelah Korban Bentak Tak Mau Dipalak

Preman Ini Nyalinya Ciut Setelah Korban Bentak Tak Mau Dipalak

Regional
Sentra Vaksinasi DI Yogyakarta Kembali Dibuka, Ini Cara Pendaftarannya

Sentra Vaksinasi DI Yogyakarta Kembali Dibuka, Ini Cara Pendaftarannya

Regional
Sejumlah Universitas di Malang Raya Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal untuk Masyarakat Umum

Sejumlah Universitas di Malang Raya Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal untuk Masyarakat Umum

Regional
Curhat Pedagang di Tempat Wisata yang Tutup karena Pandemi, Tak Bisa Jualan, Terpaksa Cari Rongsokan

Curhat Pedagang di Tempat Wisata yang Tutup karena Pandemi, Tak Bisa Jualan, Terpaksa Cari Rongsokan

Regional
Ludahi Petugas PLN, Reza Terancam Langgar UU Karantina Kesehatan, Ini Kata Polisi

Ludahi Petugas PLN, Reza Terancam Langgar UU Karantina Kesehatan, Ini Kata Polisi

Regional
Preman yang Videonya Viral Palak Sopir Truk Diamankan Polisi

Preman yang Videonya Viral Palak Sopir Truk Diamankan Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X