Berkat Pembaca Kompas, Puluhan Keluarga di Magelang Segera Punya Jamban Layak

Kompas.com - 26/03/2021, 17:34 WIB
Mukh Ma'ruf (kedua dari kanan) Kepala Desa Pucungrejo, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang menuangkan material cor pada cetakan jamban pada peluncuran Pembangunan Jamban Layak Keluarga di Desa Pucungrejo, Selasa (23/3/2021), di Balai Desa Pucungrejo. Program ini hasil kerjsa sama Kelompok Swadaya Masyarakat Semali Asri Desa Pucungrejo, USAID-IUWASH PLUS, dan didanai oleh Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas. Dok Yayasan Dana Kemanusiaan KompasMukh Ma'ruf (kedua dari kanan) Kepala Desa Pucungrejo, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang menuangkan material cor pada cetakan jamban pada peluncuran Pembangunan Jamban Layak Keluarga di Desa Pucungrejo, Selasa (23/3/2021), di Balai Desa Pucungrejo. Program ini hasil kerjsa sama Kelompok Swadaya Masyarakat Semali Asri Desa Pucungrejo, USAID-IUWASH PLUS, dan didanai oleh Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas.

MAGELANG, KOMPAS.com - Sebanyak 40 keluarga di Desa Pucungrejo, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dalam waktu dekat akan memiliki jamban yang layak, yakni jamban tertutup dengan kloset leher angsa berikut septik tank kedap air. 

Program ini hasil kerja sama Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK), USAID-IUWASH PLUS, dan Kelompok Swadaya Masyarakat Semali Asri di bawah pendampingan Pemerintah Kabupaten Magelang.

Pembangunan jamban layak keluarga merupakan bagian dari Program Kemitraan Bina Lingkungan untuk Pembangunan Sanitasi Aman Keluarga.

Baca juga: Polres Magelang Pasang 11 Kamera Pengawas Tilang Elektronik, Ini Lokasinya

Program bernilai Rp 120 juta ini didanai oleh donasi pembaca Kompas yang dikelola Yayasan DKK.

Ketua Yayasan DKK Tomy Trinugroho menjelaskan, program ini dijalankan dengan konsep dana bergulir.

Pada tahap pertama, terdapat 40 keluarga yang menerima bantuan jamban layak berikut septik tanknya dengan nilai masing-masing Rp 3 juta. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Setengah dari nilai bantuan yang diterima oleh setiap keluarga berupa dana hibah. Sisanya sebesar Rp 1,5 juta dikembalikan dengan cara dicicil dalam periode tertentu. Dana yang dikembalikan tersebut selanjutnya akan dipakai untuk mendanai pembangunan jamban layak untuk keluarga lainnya," jelas Tomy, dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Jumat (26/3/2021).

Baca juga: RS di Magelang Sediakan Bus Antar Jemput Lansia yang Hendak Divaksin Covid-19

Tomy menambahkan, DKK yang mengelola donasi para pembaca Kompas gembira dapat bekerja sama untuk mewujudkan pembangunan sanitasi, dalam hal ini pembangunan jamban, yang berbasiskan partisipasi masyarakat. 

DKK memandang sanitasi sangat penting karena berkaitan dengan kesehatan masyarakat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Ditangkap, Residivis Narkoba Malah Gigit Polisi, Akhirnya Terpaksa Ditembak

Hendak Ditangkap, Residivis Narkoba Malah Gigit Polisi, Akhirnya Terpaksa Ditembak

Regional
Gudang Apotek di Pematangsiantar Terbakar, Stok Obat-obatan Dilahap Api

Gudang Apotek di Pematangsiantar Terbakar, Stok Obat-obatan Dilahap Api

Regional
Cerita Pencuri Kabel Telkom Saat Ditangkap Polisi: Saya Ditinggal Teman

Cerita Pencuri Kabel Telkom Saat Ditangkap Polisi: Saya Ditinggal Teman

Regional
Jelang Pembukaan Makam Bung Karno, Pedagang Suvenir Antusias Ikuti Tes Covid-19

Jelang Pembukaan Makam Bung Karno, Pedagang Suvenir Antusias Ikuti Tes Covid-19

Regional
Aksara Bali Dibuatkan Papan Ketik Khusus, agar Mudah Dipelajari

Aksara Bali Dibuatkan Papan Ketik Khusus, agar Mudah Dipelajari

Regional
Pengunjung Sudah 25 Persen dari Kapasitas, Kendaraan ke Pantai Anyer Diminta Putar Balik

Pengunjung Sudah 25 Persen dari Kapasitas, Kendaraan ke Pantai Anyer Diminta Putar Balik

Regional
Momen Siswi SMP Ketakutan dan Gemetaran Saat Divaksin, Begini Reaksinya Setelah Disuntik

Momen Siswi SMP Ketakutan dan Gemetaran Saat Divaksin, Begini Reaksinya Setelah Disuntik

Regional
Video Viral, Pengendara Moge Selamat Saat Motornya Tiba-tiba Terbakar di Jalur Bromo

Video Viral, Pengendara Moge Selamat Saat Motornya Tiba-tiba Terbakar di Jalur Bromo

Regional
Polisi Berlakukan One Way di Jalur ke Puncak Bogor, Kendaraan yang Hendak Naik Ditahan

Polisi Berlakukan One Way di Jalur ke Puncak Bogor, Kendaraan yang Hendak Naik Ditahan

Regional
Vaksinasi Covid-19 di Aceh Utara Baru 17 Persen

Vaksinasi Covid-19 di Aceh Utara Baru 17 Persen

Regional
Polisi Periksa 8 Saksi Terkait Tenggelamnya Kapal Pengayoman IV di Perairan Nusakambangan

Polisi Periksa 8 Saksi Terkait Tenggelamnya Kapal Pengayoman IV di Perairan Nusakambangan

Regional
Perahu Tenggelam Dihantam Gelombang di Perairan Tual, 2 Penumpang Hilang

Perahu Tenggelam Dihantam Gelombang di Perairan Tual, 2 Penumpang Hilang

Regional
Kantor LBH Yogyakarta Diteror dengan Bom Molotov

Kantor LBH Yogyakarta Diteror dengan Bom Molotov

Regional
Khofifah: Jatim Satu-Satunya Provinsi Level 1 PPKM, Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

Khofifah: Jatim Satu-Satunya Provinsi Level 1 PPKM, Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

Regional
Akhir Cerita 4 Penipu Pemburu 'Cashback' di Banten, Sudah Raup Rp 400 Juta

Akhir Cerita 4 Penipu Pemburu "Cashback" di Banten, Sudah Raup Rp 400 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.