Kompas.com - 26/03/2021, 17:17 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com - Terdakwa kasus penyelundupan 5 kilogram sabu, serta ribuan pil ekstasi, Doni Timur, meminta kepada hakim agar dibebaskan dari hukuman mati.

Doni yang merupakan mantan anggota DPRD Palembang, Sumatera Selatan, sebelumnya dituntut hukuman mati oleh jaksa.

Nota pembelaan atau pleidoi disampaikan Doni dan lima terdakwa lainnya, yakni Joko Zulkarnain, Alamsyah, Ahmad Najmi Ermawan, Yati Suherman dan Mulyadi dalam sidang virtual di Pengadilan Negeri Kelas 1 Palembang, Kamis (26/3/2021).

Baca juga: Mantan Anggota DPRD Palembang Minta Bebas dari Hukuman Mati

Alasan jaksa menuntut vonis mati

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang Agung Ary Kesuma mengatakan, Doni dan terdakwa lainnya dinilai terbukti melanggar Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Jaksa kemudian menuntut agar para terdakwa divonis hukuman mati.

"Mereka jaringan internasional dan sudah lintas negara. Itu yang kami dapati dari fakta persidangan. Merkea juga berhubungan dengan seorang bandar di Malaysia inisial RZ," kata Agung saat dikonfirmasi.

Baca juga: 11 Kerbau Tertabrak Kereta Api di Sumsel, Sebagian Disembelih Warga

Agung mengatakan, sebelum menuntut Doni dan komplotannya dengan hukuman mati, jaksa telah lebih dulu melakukan pertimbangan.

Dari hasil pertimbangan itu, jaksa tidak menemukan adanya hal yang meringankan tuntutan terhadap para terdakwa.

"Bahkan, saat ditangkap terdakwa Doni masih aktif sebagai anggota DPRD Kota Palembang, itu yang memberatkan. Semestinya sebagai pejabat harus memberikan contoh yang baik, apalagi Wakil Rakyat," ujar dia.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota DRPD Palembang Beri Rp 100 Juta ke Wanita yang Dianiayanya, Korban Cabut Laporan

Anggota DRPD Palembang Beri Rp 100 Juta ke Wanita yang Dianiayanya, Korban Cabut Laporan

Regional
7.569 Penerima BLT BBM di NTB Masih Bermasalah

7.569 Penerima BLT BBM di NTB Masih Bermasalah

Regional
Belajar dari YouTube, Warga Bengkulu Palsukan Puluhan STNK dan BPKP

Belajar dari YouTube, Warga Bengkulu Palsukan Puluhan STNK dan BPKP

Regional
Satu Keluarga di Way Kanan Lampung Ditemukan Tewas, 4 Orang Dibuang ke Septic Tank

Satu Keluarga di Way Kanan Lampung Ditemukan Tewas, 4 Orang Dibuang ke Septic Tank

Regional
Bapak Bunuh Anak Kandung di Riau, Kesal Korban Sering Berkata Kasar

Bapak Bunuh Anak Kandung di Riau, Kesal Korban Sering Berkata Kasar

Regional
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran 3 Rumah yang Menewaskan Ibu dan Anak di Bima

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran 3 Rumah yang Menewaskan Ibu dan Anak di Bima

Regional
Nasib Oknum Polisi yang Jilat Kue Ulang Tahun untuk TNI, Dihukum Merayap dan Ditahan

Nasib Oknum Polisi yang Jilat Kue Ulang Tahun untuk TNI, Dihukum Merayap dan Ditahan

Regional
Kesaksian Aremanita Blora Soal Tragedi Kanjuruhan Malang: Banyak yang Tergeletak di Tangga

Kesaksian Aremanita Blora Soal Tragedi Kanjuruhan Malang: Banyak yang Tergeletak di Tangga

Regional
Bangunan SDN Inpres di Teke Bima Rusak Parah, Ratusan Siswa Belajar di Emperan Saat Hujan

Bangunan SDN Inpres di Teke Bima Rusak Parah, Ratusan Siswa Belajar di Emperan Saat Hujan

Regional
Fathir Menangis di Depan Patung Kanjuruhan, Menyesal Tak Bisa Selamatkan Adik Sepupu

Fathir Menangis di Depan Patung Kanjuruhan, Menyesal Tak Bisa Selamatkan Adik Sepupu

Regional
Curi Motor Teman, Pria Asal TTU Ditangkap Setelah 1 Bulan Kabur, Ini Kronologinya

Curi Motor Teman, Pria Asal TTU Ditangkap Setelah 1 Bulan Kabur, Ini Kronologinya

Regional
Ibu dan Anak Tewas dalam Kebakaran 3 Rumah di Bima

Ibu dan Anak Tewas dalam Kebakaran 3 Rumah di Bima

Regional
KPU Jateng Bantah Kebocoran Data Dicuri oleh Hacker Bjorka

KPU Jateng Bantah Kebocoran Data Dicuri oleh Hacker Bjorka

Regional
Kasus Narkoba di Kaltim Masih Banyak, Komisi III DPR RI Sebut Pencegahan di Kaltim Gagal

Kasus Narkoba di Kaltim Masih Banyak, Komisi III DPR RI Sebut Pencegahan di Kaltim Gagal

Regional
Logo HUT Ke-23 Nunukan Dituding Menjiplak dari Kabupaten Kendal

Logo HUT Ke-23 Nunukan Dituding Menjiplak dari Kabupaten Kendal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.