17 Siswa Berjalan Kaki ke Gunung demi Simulasi Ujian Sekolah Online, Ada yang Pinjam Ponsel Guru dan Warga

Kompas.com - 26/03/2021, 16:44 WIB
Siswa dan siswi SDK Lando Nanga, Kecamatan Elar Selatan, Kab. Manggarai Timur, NTT melalui simulasi USBD di puncak Gunung Nusa untuk akses jaringan internet, Kamis, (25/3/2021). (DOK/SEFNI NURSIANTO-KEPSEK SDK LANDO NANGA) DOK/SEFNI NURSIANTO-KEPSEK SDK LANDO NANGASiswa dan siswi SDK Lando Nanga, Kecamatan Elar Selatan, Kab. Manggarai Timur, NTT melalui simulasi USBD di puncak Gunung Nusa untuk akses jaringan internet, Kamis, (25/3/2021). (DOK/SEFNI NURSIANTO-KEPSEK SDK LANDO NANGA)

BORONG, KOMPAS.com - Sekitar pukul 07.00 Wita, 17 siswa kelas VI Sekolah Dasar (SD) Katolik Lando Nanga berjalan kaki ke sebuah gunung untuk mencari sinyal internet demi simulasi ujian sekolah berstandar digital (USBD).

Gunung tersebut berjarak sekitar 500 meter dari sekolah yang terletak di Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mengenakan seragam pramuka, belasan siswa itu didampingi tujuh guru, termasuk kepala sekolah. Gunung Nusa adalah tujuan mereka, salah satu lokasi di wilayah itu yang bisa mendapat akses internet.

Mereka berjalan kaki di tengah hutan menuju gunung itu. Tiba di lokasi, mereka duduk berjejer sambil memegang ponsel, berharap sinyal internet singgah di gawai mereka.

Tepat di puncak gunung, ada batu besar yang biasa dipakai warga untuk duduk santai sembari mengotak-atik gawai karena sinyal internet stabil di sana.

Belasan ponsel yang dipakai para siswa tersebut bukan milik sendiri. Mereka meminjam ponsel dari orangtua dan warga sekitar sekolah, bahkan ada yang meminjam kepada guru.

Baca juga: PTM Tahap Pertama Dinilai Sukses, Seluruh TK-SMP di Kota Blitar Akan Gelar Belajar Tatap Muka

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Susahnya akses jaringan internet di sekolah membuat siswa dan para guru harus rela berjalan kaki demi mendapatkan sinyal ponsel di gunung," kata Kepala SDK Lando Nanga Sefni Nusrianto saat dihubungi lewat pesan Facebook, Jumat (26/3/2021).

Nursianto menjelaskan, para guru juga mencari jaringan internet di puncak gunung untuk menyusun soal ujian. Sebab, akses internet lebih gampang diakses di puncak gunug.

"Di tengah sulitnya mendapatkan jaringan internet di sekolah, mereka tetap berjuang keras walaupun dengan tantangan berjalan kaki mendaki gunung. 

Nursianto berharap, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur bisa menyediakan fasilitas internet khusus bagi satuan pendidikan demi kelancaran proses pembelajaran online di pedalaman Manggarai Timur.

Siswa dan siswi SDK Lando Nanga, Kecamatan Elar Selatan, Kab. Manggarai Timur, NTT melalui simulasi USBD di puncak Gunung Nusa untuk akses jaringan internet, Kamis, (25/3/2021). (DOK/SEFNI NURSIANTO-KEPSEK SDK LANDO NANGA)DOK/SEFNI NURSIANTO-KEPSEK SDK LANDO NANGA Siswa dan siswi SDK Lando Nanga, Kecamatan Elar Selatan, Kab. Manggarai Timur, NTT melalui simulasi USBD di puncak Gunung Nusa untuk akses jaringan internet, Kamis, (25/3/2021). (DOK/SEFNI NURSIANTO-KEPSEK SDK LANDO NANGA)

"Saya berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur melalui dinas terkait mengadakan infrastruktur akses internet khusus untuk setiap satuan pendidikan.” katanya.

Belasan siswa kelas VI didampingi para guru di SDK Lando Nanga berjuang sesuai regulasi yang dibuat pemerintah. Siswa itu memegang ponsel sambil mengikuti simulasi yang dibimbing para guru. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hajatan di Gunungkidul Dibubarkan Petugas, Kursi Pelaminan Diangkut

Hajatan di Gunungkidul Dibubarkan Petugas, Kursi Pelaminan Diangkut

Regional
Ini Alasan Siti Sumirah Minta Dibawa Ambulans ke Kantor Gubernur Kaltim Setelah Kakaknya Ditolak 5 RS

Ini Alasan Siti Sumirah Minta Dibawa Ambulans ke Kantor Gubernur Kaltim Setelah Kakaknya Ditolak 5 RS

Regional
Kota Banjarmasin Masuk PPKM Level 4, Dinkes Bantah dan Menolak

Kota Banjarmasin Masuk PPKM Level 4, Dinkes Bantah dan Menolak

Regional
PKL yang Langgar Jam Malam di Purwokerto Diminta Tutup, Sisa Makanan Diborong Polisi

PKL yang Langgar Jam Malam di Purwokerto Diminta Tutup, Sisa Makanan Diborong Polisi

Regional
Tiga Orang Rimba Lolos Seleksi Polisi, Singkirkan Ribuan Peserta Lain

Tiga Orang Rimba Lolos Seleksi Polisi, Singkirkan Ribuan Peserta Lain

Regional
'Pasien Lain Dilayani, Kenapa Kakak Saya Tidak?'

"Pasien Lain Dilayani, Kenapa Kakak Saya Tidak?"

Regional
Kedatangan Jenazah Anggota DPR Tertunda, Keluarga Mengamuk dan Rusak Fasilitas Bandara Sorong

Kedatangan Jenazah Anggota DPR Tertunda, Keluarga Mengamuk dan Rusak Fasilitas Bandara Sorong

Regional
Beredar Pesan Berantai Ajakan Demo Tolak PPKM di Semarang, Polisi Pastikan Hoaks

Beredar Pesan Berantai Ajakan Demo Tolak PPKM di Semarang, Polisi Pastikan Hoaks

Regional
Rampas Motor Warga, Oknum Polisi Dihajar Massa hingga Tak Sadarkan Diri, Begini Ceritanya

Rampas Motor Warga, Oknum Polisi Dihajar Massa hingga Tak Sadarkan Diri, Begini Ceritanya

Regional
ITS Luncurkan PlasmaHub, Platform Digital Pertemukan Donor Plasma Konvalesen dan Pasien Covid-19

ITS Luncurkan PlasmaHub, Platform Digital Pertemukan Donor Plasma Konvalesen dan Pasien Covid-19

Regional
Anak Perempuannya Hilang di Bukit Jin Dumai, Ayah: Ayo Sayang Mamak Sudah Nunggu, Pulang...

Anak Perempuannya Hilang di Bukit Jin Dumai, Ayah: Ayo Sayang Mamak Sudah Nunggu, Pulang...

Regional
Jual Kerak Telor Baru Laku 2 Porsi, Yanti Kaget Sisa Dagangannya Diborong Kapolda Rp 1,3 Juta

Jual Kerak Telor Baru Laku 2 Porsi, Yanti Kaget Sisa Dagangannya Diborong Kapolda Rp 1,3 Juta

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah Pilu Shiri Berjuang Mencari Oksigen untuk Ibunya | Penemuan Jenazah Ibu dan Anak

[POPULER NUSANTARA] Kisah Pilu Shiri Berjuang Mencari Oksigen untuk Ibunya | Penemuan Jenazah Ibu dan Anak

Regional
Kasus Covid-19 Gorontalo Meningkat, BOR Isolasi dan RS di Atas 50 Persen

Kasus Covid-19 Gorontalo Meningkat, BOR Isolasi dan RS di Atas 50 Persen

Regional
Pria di Makassar Bangun Tembok Pintu Rumah Tahfiz Al Quran, Diduga karena Masalah Jemuran

Pria di Makassar Bangun Tembok Pintu Rumah Tahfiz Al Quran, Diduga karena Masalah Jemuran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X