Gara-gara Mendengar Suara Sendok Saat Anaknya Makan, Seorang Ayah Tega Mencekiknya hingga Nyaris Tewas

Kompas.com - 26/03/2021, 15:05 WIB
An illustration of domestic violence. SHUTTERSTOCKAn illustration of domestic violence.
Editor Setyo Puji

Lapor polisi

Setelah berhasil kabur tersebut kedua korban lalu melaporkannya ke polisi. Aksi keji ayahya tersebut ternyata sudah berulang kali dilakukan.

“Menurut pengakuan korban, perbuatan sang ayah sudah sering dilakukan sehingga ada trauma yang dirasakan oleh anak,” katanya.

“Anak ini trauma, kalau ada bapaknya di rumah tidak berani masuk ke dalam rumah dan lebih memilih tinggal di rumah neneknya,” tambahnya.

Baca juga: Detik-detik Baku Tembak Polisi dengan Perampok di Tasikmalaya, 1 Pelaku Ditangkap

Setelah mendapat laporan itu pelaku kemudian ditangkap polisi dan digelandang ke Mapolsek Pasarwajo untuk dimintai keterangan.

Atas perbuatan yang dilakukan itu, SA dijerat Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling lama delapan tahun penjara.

Penulis : Kontributor Baubau, Defriatno Neke | Editor : Teuku Muhammad Valdy Arief

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Kerumunan Joget-joget di Sleman City Hall, Pengelola: EO yang Bikin Acara

Viral Video Kerumunan Joget-joget di Sleman City Hall, Pengelola: EO yang Bikin Acara

Regional
Petani Desa Ini Manfaatkan Urine Sapi Untuk Berantas Hama Tikus, Begini Ceritanya...

Petani Desa Ini Manfaatkan Urine Sapi Untuk Berantas Hama Tikus, Begini Ceritanya...

Regional
Viral, Video Pemulung Tua Dijambret, Kapolres Blitar: Pelaku Harus Bertanggung Jawab

Viral, Video Pemulung Tua Dijambret, Kapolres Blitar: Pelaku Harus Bertanggung Jawab

Regional
Dalam 3 Bulan, Kematian akibat Covid-19 di Kalbar Meningkat 4 Kali Lipat

Dalam 3 Bulan, Kematian akibat Covid-19 di Kalbar Meningkat 4 Kali Lipat

Regional
Pasien Covid-19 dengan Kandungan Virus Miliaran Diketahui dari Hasil Uji Lab

Pasien Covid-19 dengan Kandungan Virus Miliaran Diketahui dari Hasil Uji Lab

Regional
Bupati Maluku Tengah Janji Kirim Obat-obatan dan Tenaga Medis ke Lokasi Pengungsian

Bupati Maluku Tengah Janji Kirim Obat-obatan dan Tenaga Medis ke Lokasi Pengungsian

Regional
Peserta Vaksinasi Massal di Mega Mall Batam Membeludak

Peserta Vaksinasi Massal di Mega Mall Batam Membeludak

Regional
Selundupkan 25 Kg Sabu, Seorang Petani Karet Divonis Hukuman Mati

Selundupkan 25 Kg Sabu, Seorang Petani Karet Divonis Hukuman Mati

Regional
2 Buron Wartawan Abal-abal yang Peras Narasumber hingga Rp 17 Juta Ditangkap

2 Buron Wartawan Abal-abal yang Peras Narasumber hingga Rp 17 Juta Ditangkap

Regional
Makan Bakso Mengandung Formalin, 4 Polisi Muntah hingga Dirawat di RS

Makan Bakso Mengandung Formalin, 4 Polisi Muntah hingga Dirawat di RS

Regional
Bupati Bogor Dapat Perintah Langsung dari Jokowi, Ini Isinya

Bupati Bogor Dapat Perintah Langsung dari Jokowi, Ini Isinya

Regional
Sehari Usai Disuntik Vaksin, Seorang Warga Demam lalu Meninggal, Ini Penjelasan Satgas Covid-19 Bali

Sehari Usai Disuntik Vaksin, Seorang Warga Demam lalu Meninggal, Ini Penjelasan Satgas Covid-19 Bali

Regional
Pasien Covid-19 yang Miliki Kandungan Miliaran Virus Ditemukan di Kalbar

Pasien Covid-19 yang Miliki Kandungan Miliaran Virus Ditemukan di Kalbar

Regional
2.000 Vial Vaksin Tambahan untuk Batam Tertahan

2.000 Vial Vaksin Tambahan untuk Batam Tertahan

Regional
Guru SMP Pelaku Pencabulan Malah Menyalahkan Setan, Mengaku Punya 2 Kepribadian

Guru SMP Pelaku Pencabulan Malah Menyalahkan Setan, Mengaku Punya 2 Kepribadian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X