Bawa Kabur Kekasihnya, Kisah Cinta Pemuda Garut Berakhir di Kantor Polisi

Kompas.com - 25/03/2021, 16:50 WIB
NF, pelaku yang membawa gadis yang sempat mengaku diculik saat memberikan keterangan pers di Mapolres Garut, Rabu (24/3/2021) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGNF, pelaku yang membawa gadis yang sempat mengaku diculik saat memberikan keterangan pers di Mapolres Garut, Rabu (24/3/2021)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Kisah cinta NF pemuda asal Bandung dengan kekasihnya harus berakhir di kantor polisi.

NF diamankan polisi dan ditetapkan sebagai tersangka setelah ia membawa kekasihnya yang duduk di bangku SMA di Garut.

Gadis yang masih di bawah umur dibawa kabur NF tanpa sepengetahuan orang tuanya. NF berdalih jika kepergian mereka atas kesepakatan dan tanpa paksaan.

Baca juga: Ramai Disebut Korban Penculikan, Siswi SMA Garut Pergi dengan Pacar, Orangtua Lapor Polisi

Sempat dikira korban penculikan

Kasus tersebut sempat menghebohkan warga Garut pada Minggu (6/3/2021). Seorang siswi SMA di Garut diduga diculik.

Dugaan tersebut muncul setelah beredar tangkapan layar ponsel yang berisi pembicaraan siswi SMA yang diduga diculik.

Di aplikasi pesan, ia meminta tolong kepada rekannya karena diculik dan dibawa oleh orang yang tak dikenal menggunakan mobil putih.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 15 Hari Pergi dari Rumah, Gadis yang Disangka Diculik Ditemukan di Banyuwangi, Pacarnya Ditangkap Polisi

Ia mengaku melewati daerah hutan yang tak dikenalnya.

Sehari setelah kabar tersebut beredar, diketahui jika itu hanyalah aksi jahil siswi SMA dan dipastikan tidak ada aksi penculikan.

Sementara itu orang tua gadis tersebut kebingungan karena anaknya belum pulang ke rumah sejak Minggu (6/3/2021). Sementara nomor telpon gadis asal Garut tersebut tak bisa dihubungi.

Rabu (10/3/2021), orang tua gadis tersebut membuat laporan ke polisi.

Baca juga: Bawa Kabur Pacar 15 Hari Sampai ke Bali, Pria Ini Jual HP untuk Ongkos, Tidur Numpang di Rumah Orang

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Pemerkosa Gadis Penyandang Disabilitas di Manado Ditembak, 1 Menyerahkan Diri

7 Pemerkosa Gadis Penyandang Disabilitas di Manado Ditembak, 1 Menyerahkan Diri

Regional
Longsor di Banyuwangi, Remaja 16 Tahun Ditemukan Tewas Tertutup Selimut

Longsor di Banyuwangi, Remaja 16 Tahun Ditemukan Tewas Tertutup Selimut

Regional
Kejanggalan Kasus 5 CTKW Lompat dari Gedung, Gaji 6 Bulan di Singapura Cuma Rp 1,2 Juta

Kejanggalan Kasus 5 CTKW Lompat dari Gedung, Gaji 6 Bulan di Singapura Cuma Rp 1,2 Juta

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Madiun Batasi Waktu Operasional Mal dan PKL

Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Madiun Batasi Waktu Operasional Mal dan PKL

Regional
Sebuah Minimarket Hangus Dibakar, Pelaku adalah Karyawannya Sendiri

Sebuah Minimarket Hangus Dibakar, Pelaku adalah Karyawannya Sendiri

Regional
Gempa Susulan Masih Guncang Maluku Tengah, Warga: Kami Takut Pulang ke Rumah

Gempa Susulan Masih Guncang Maluku Tengah, Warga: Kami Takut Pulang ke Rumah

Regional
Italia Menang, Ratusan Warga di Maluku Tenggara Pawai Keliling Kota

Italia Menang, Ratusan Warga di Maluku Tenggara Pawai Keliling Kota

Regional
Kasus Covid-19 Naik, Pemkab Klaten Tambah Tempat Isolasi Terpusat di 20 Kecamatan

Kasus Covid-19 Naik, Pemkab Klaten Tambah Tempat Isolasi Terpusat di 20 Kecamatan

Regional
Kamis Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter

Kamis Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter

Regional
Bupati Solok Ngamuk dan Kirim 3 Pimpinan Puskesmas yang Tutup UGD Pukul 5 Sore ke Pelosok

Bupati Solok Ngamuk dan Kirim 3 Pimpinan Puskesmas yang Tutup UGD Pukul 5 Sore ke Pelosok

Regional
Penularan Covid-19 Meluas, Epidemiologi UGM Sebut PPKM Mikro Tak Lagi Efektif

Penularan Covid-19 Meluas, Epidemiologi UGM Sebut PPKM Mikro Tak Lagi Efektif

Regional
7.227 Warga Mengungsi akibat Gempa di Maluku Tengah

7.227 Warga Mengungsi akibat Gempa di Maluku Tengah

Regional
Warga Berlomba-lomba Gali Emas sampai Picu Perkelahian, Tambang Ilegal Ini Ditutup

Warga Berlomba-lomba Gali Emas sampai Picu Perkelahian, Tambang Ilegal Ini Ditutup

Regional
Update Gempa 6,1 Magnitudo di Maluku Tengah, 143 Rumah Warga Rusak

Update Gempa 6,1 Magnitudo di Maluku Tengah, 143 Rumah Warga Rusak

Regional
Muncul 4 Klaster Baru, Kasus Covid-19 di Gunungkidul Tambah 104

Muncul 4 Klaster Baru, Kasus Covid-19 di Gunungkidul Tambah 104

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X