Kompas.com - 25/03/2021, 16:46 WIB
SB Celebes terbakar di perairan Sei Pancang Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan Kaltara, Kamis (23/3/2021) sekitar pukul 05.00 wita. SB Celebes diduga membawa ikan illegal dari Tawau Malaysia Dok.IswadiSB Celebes terbakar di perairan Sei Pancang Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan Kaltara, Kamis (23/3/2021) sekitar pukul 05.00 wita. SB Celebes diduga membawa ikan illegal dari Tawau Malaysia

NUNUKAN, KOMPAS.com – Sebuah speedboat diduga membawa ikan ilegal dari Malaysia terbakar di dekat perairan Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (25/3/2021).

Speedboat bernama Celebes tersebut berasal dari Kota Tarakan dan diduga kerap mengangkut ikan illegal asal Tawau, Malaysia.

Koordinator Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Sebatik Iswadi Rahman mengatakan, speedboat Celebes memang seringkali memuat ikan ilegal dari Tawau.

Speedboat Celebes selalu melakukan perjalanan dini hari sampai subuh.

Hal tersebut untuk menghindari pengawasan dan pengejaran petugas.

"Speedboat Celebes memang sering membawa ikan ilegal dari Tawau, tanpa pernah melapor ke Syahbandar kami," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kucing Senggol Kabel, Toko Kelontong di Gunungkidul Terbakar

Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar membenarkan jika speedboat Celebes memuat ikan illegal.

"Iya sering melakukan kegiatan dengan muatan seperti itu (pengangkutan illegal),’’katanya.

Sementara itu, Wakapolsek Sebatik Timur Iptu Eko Asiadi Putra mengungkapkan, speedboat yang dinakhodai Asman bin Akib (29), warga Tarakan terbakar diduga karena korsleting di bagian mesin kapal.

"Kejadiannya sekitar pukul 05.00 wita. Saat motoris start mesin, dari bagian belakang speed muncul percikan api dan menyebabkan terbakar," jelasnya.

Akibat peristiwa ini, dua Anak Buah Kapal (ABK) mengalami luka bakar.

Keduanya adalah Riswan bin Pida (22) warga Jalan Yos sudarso RT 014, Kelurahan Karang Rejo, Kota Tarakan dan Fadli bin kamarudin (21) warga Jalan Jembatan Besi Kota Tarakan.

Baca juga: Sebuah Bus Terperosok ke Parit dan Terbakar di Lamongan, Tak Ada Korban Jiwa

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.30 wita. Kerugian akibat peristiwa ini ditaksir Rp 200 juta.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan dan penyidikan polisi. Hasil pemeriksaan akan kita sampaikan nanti. Terkait apakah barang yang dibawa ilegal dan siapa pemilik speedboat, masih kita dalami," kata Eko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Medan Siapkan Dana Rp 1 Triliun untuk Benahi Infrastruktur Jalan dan Drainase

Pemkot Medan Siapkan Dana Rp 1 Triliun untuk Benahi Infrastruktur Jalan dan Drainase

Regional
Jumlah Penderita HIV/AIDS di Blora Disebut Turun hingga 50 Persen

Jumlah Penderita HIV/AIDS di Blora Disebut Turun hingga 50 Persen

Regional
'Saya Vaksin, Malamnya Penglihatan Kabur, Besoknya Gelap Gulita'

"Saya Vaksin, Malamnya Penglihatan Kabur, Besoknya Gelap Gulita"

Regional
Ada 845 Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Semarang, Sosialisasi Pencegahan Sasar Remaja

Ada 845 Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Semarang, Sosialisasi Pencegahan Sasar Remaja

Regional
Serius soal Perubahan Iklim, Jokowi Akan Ajak Pemimpin G20 ke Hutan Mangrove di Bali

Serius soal Perubahan Iklim, Jokowi Akan Ajak Pemimpin G20 ke Hutan Mangrove di Bali

Regional
Santoso Histeris, Rumah yang Baru Selesai Dibangun dan Kambing Peliharaannya Ludes Terbakar

Santoso Histeris, Rumah yang Baru Selesai Dibangun dan Kambing Peliharaannya Ludes Terbakar

Regional
Sekolah di Jatim Dilarang Beri Libur Khusus Saat Nataru, Ini Penjelasan Kadisdik

Sekolah di Jatim Dilarang Beri Libur Khusus Saat Nataru, Ini Penjelasan Kadisdik

Regional
Sopir Truk Pasir Asal Semarang Dikabarkan Hilang Terseret Banjir di Lereng Merapi

Sopir Truk Pasir Asal Semarang Dikabarkan Hilang Terseret Banjir di Lereng Merapi

Regional
Geger, Ular Kobra Sepanjang 1 Meter Sembunyi di Lemari Baju Warga

Geger, Ular Kobra Sepanjang 1 Meter Sembunyi di Lemari Baju Warga

Regional
Puluhan Naskah Lontar Kuno Dipamerkan di Museum NTB

Puluhan Naskah Lontar Kuno Dipamerkan di Museum NTB

Regional
Berkedok Tempat Jual Ikan Hias, Rumah Penampungan Benih Lobster di Sumsel Digerebek, 13 Orang Ditangkap

Berkedok Tempat Jual Ikan Hias, Rumah Penampungan Benih Lobster di Sumsel Digerebek, 13 Orang Ditangkap

Regional
Akses Kembali Dibuka, Warga Cabut Laporan Cakades yang Blokade Jalan di Jember

Akses Kembali Dibuka, Warga Cabut Laporan Cakades yang Blokade Jalan di Jember

Regional
Kasus Mayat Wanita dan Bayi di Kantong Plastik, Seorang Pria Serahkan Diri ke Polisi

Kasus Mayat Wanita dan Bayi di Kantong Plastik, Seorang Pria Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Ini Tindakan Edy Rahmayadi untuk Mengantisipasi Varian Omicron

Ini Tindakan Edy Rahmayadi untuk Mengantisipasi Varian Omicron

Regional
Truk Hanyut Terseret Arus Banjir Merapi, 1 Sopir Masih Dicari

Truk Hanyut Terseret Arus Banjir Merapi, 1 Sopir Masih Dicari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.