Fakta di Balik 3 Anggota DPRD Rote Ndao Diduga Judi di Ruang Sidang

Kompas.com - 25/03/2021, 15:00 WIB
Judi. Tribunnews.comJudi.

KOMPAS.com - Polisi membeberkan kronologi penggerebekan 3 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rote Ndao dan sekretaris dewan (Sekwan) yang diduga berjudi di ruang sidang.

Kasat Reskrim Polres RND Iptu Yames Jems Mbau mengatakan, penangkapan itu berawal dari informasi warga yang mengetahui aksi para anggota dewan itu.

"Atas informasi tersebut saya lalu perintahkan anggota untuk melakukan penggerebekan giat perjudian tersebut yang dituangkan dalam surat perintah tugas dengan nomor : Sprin.Gas/10/Huk6.6/III/ 2021/ Reskrim," ungkap Yames kepada Kompas.com, Kamis (25/3/2021) pagi.

Baca juga: Berjudi di Ruang Sidang, 3 Anggota DPRD dan Sekretaris Dewan Dibawa ke Kantor Polisi

Tak ditemukan uang

Saat penggerebekan berlangsung, polisi awalnya bertemu Yance yang baru keluar dari ruang sidang utama DPRD Rote Ndao.

Setelah diinterogasi, Yance mengaku usai bermain judi bersama empat orang.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah dicek, empat orang tersebut sudah turun ke lantai satu. Polisi segera mengejar dan bertemu Usu, Anus, BK dan seorang warga lainnya bernama Hendrik Geli.

Setelah dimintai keterangan, anggota DPRD itu mengakui telah bermain judi.

"Empat orang tersebut diinterogasi dan mengakui benar mereka baru saja selesai berjudi kartu di dalam ruangan sidang utama kantor DPRD," kata Yames.

Baca juga: Kronologi Sekuriti Bobol Brankas di Kantornya, Uang Digunakan untuk Judi

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukannya Mengurus Covid-19 di Bandung, Camat dan Staf Malah Kunker

Bukannya Mengurus Covid-19 di Bandung, Camat dan Staf Malah Kunker

Regional
Kabel untuk Monitoring Jembatan Hilang Dicuri, Jembatan Musi IV Kini Tak Terpantau

Kabel untuk Monitoring Jembatan Hilang Dicuri, Jembatan Musi IV Kini Tak Terpantau

Regional
Megawati Resmikan Jalan dan Patung Soekarno di Masohi, Maluku Tengah

Megawati Resmikan Jalan dan Patung Soekarno di Masohi, Maluku Tengah

Regional
Lonjakan Kasus Covid-19, 11 Nakes Meninggal Dunia, Wabup Garut Minta Warga Waspada

Lonjakan Kasus Covid-19, 11 Nakes Meninggal Dunia, Wabup Garut Minta Warga Waspada

Regional
5 Tips Ampuh Lulus CPNS 2021 dan Telah Teruji

5 Tips Ampuh Lulus CPNS 2021 dan Telah Teruji

Regional
Warga Jabar Berusia 18 Tahun ke Atas Bisa Ikut Vaksinasi

Warga Jabar Berusia 18 Tahun ke Atas Bisa Ikut Vaksinasi

Regional
Tempat Tidur Isolasi di RSUD Rembang Penuh, Ini Langkah Satgas Covid-19

Tempat Tidur Isolasi di RSUD Rembang Penuh, Ini Langkah Satgas Covid-19

Regional
Situs Web PPDB Banten Eror, Calon Siswa Daftar Manual

Situs Web PPDB Banten Eror, Calon Siswa Daftar Manual

Regional
Rumah Polisi Ambruk ke Jurang, Briptu Rifki dan Kerabat Ada di Dalam Saat Kejadian

Rumah Polisi Ambruk ke Jurang, Briptu Rifki dan Kerabat Ada di Dalam Saat Kejadian

Regional
Solo Mulai Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas, Tiap Kelurahan Dijatah 1.000 Dosis

Solo Mulai Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas, Tiap Kelurahan Dijatah 1.000 Dosis

Regional
Pawang Luka Parah Digigit Ular Saat Pameran Reptil di Mal

Pawang Luka Parah Digigit Ular Saat Pameran Reptil di Mal

Regional
Masih Ada Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Malang, Masyarakat Diminta Hindari Zona Merah

Masih Ada Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Malang, Masyarakat Diminta Hindari Zona Merah

Regional
Satu Kampung di Purwakarta 'Lockdown', Hasil Tes Dikirim Pakai Amplop

Satu Kampung di Purwakarta "Lockdown", Hasil Tes Dikirim Pakai Amplop

Regional
Ditinggal Nahkoda, Kapal Malaysia Berisi ABK Terapung di Karimun

Ditinggal Nahkoda, Kapal Malaysia Berisi ABK Terapung di Karimun

Regional
Soal Wacana PSBB atau Lockdown Regional, Ini Tanggapan Ridwan Kamil

Soal Wacana PSBB atau Lockdown Regional, Ini Tanggapan Ridwan Kamil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X