36 Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe Dipindahkan ke Medan

Kompas.com - 24/03/2021, 21:41 WIB
Dokter melakukan rapid test antigen untuk warga Rohingya di kamp penampungan sementara Gedung BLK, Kota Lhokseumawe, Rabu (24/3/2021) KOMPAS.COM/MASRIADI SAMBODokter melakukan rapid test antigen untuk warga Rohingya di kamp penampungan sementara Gedung BLK, Kota Lhokseumawe, Rabu (24/3/2021)

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com - Sebanyak 36 pengungsi Rohingya yang ditampung di kamp penampungan sementara di Gedung SKB Lhokseumawe, Aceh, segera dipindahkan ke Medan, Sumatera Utara.

Persiapan pemindahan dengan melalui rapid test antigen untuk memastikan warga Rohingya tersebut tidak terpapar virus corona atau Covid-19.

Sekretaris Dinas Kesehatan Lhokseumawe Helizar menyebutkan, pemindahan warga Rohingya itu hasil kesepakatan bersama Pemerintah Indonesia, International Organisation for Migration (IOM), Komisioner Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi (UNHCR) dan Pemerintah Kota Lhokseumawe.

Baca juga: Proyek Pengaman Pantai Senilai Rp 4,9 Miliar di Lhokseumawe Diduga Fiktif

"Hasil rapid test antigen ini rata-rata negatif dari Covid-19. Pemeriksaan juga termasuk tekanan darah, suhu tubuh, yang dilakukan oleh dokter dari IOM maupun Dinkes Lhokseumawe, terhadap 36 pengungsi Rohingya yang terdiri anak-anak dan dewasa," kata Helizar saat dikonfirmasi, Rabu (24/3/2021).

Saat ini, menurut Elizar, total pengungsi di kamp penampungan sementara sebanyak 92 orang.

“Setelah ini baru diatur jadwal agar warga Rohingya itu dibawa ke rumah penampungan Imigrasi di Medan. Ini dilakukan bertahap. Tahap awal 36 orang dulu pekan ini. Berikutnya kita tunggu lagi jadwal dari Imigrasi,” kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Warga Rohingya Melalui Jalur Berbahaya Saat Kabur ke Malaysia

Sebelumnya diberitakan, ratusan warga Rohingya terdampar di Aceh.

Pada tahap pertama, mereka terdampar di perairan Kabupaten Aceh Utara.

Kemudian pada tahap kedua terdampar di perairan Kota Lhokseumawe.

Mereka terdampar karena perahu kayu yang mereka gunakan rusak.

Dari Myanmar, mereka menaiki perahu kayu dengan tujuan Malaysia untuk mencari kehidupan yang dianggap lebih layak.

Baca juga: Ratusan Warga Rohingya Kabur dari Aceh untuk Bisa ke Malaysia



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perawat Korban Penganiayaan Langsung Cabut Laporan Saat Melihat Pelaku, Ternyata Ini Penyebabnya

Perawat Korban Penganiayaan Langsung Cabut Laporan Saat Melihat Pelaku, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Juni 2021

Regional
Jadwal Vaksinasi Massal di Lebak, Ini Lokasi dan Syaratnya

Jadwal Vaksinasi Massal di Lebak, Ini Lokasi dan Syaratnya

Regional
Satgas Covid-19 Jatim: Pekan Lalu Hanya Bangkalan, Kini Tambah Ponorogo dan Ngawi Jadi Zona Merah

Satgas Covid-19 Jatim: Pekan Lalu Hanya Bangkalan, Kini Tambah Ponorogo dan Ngawi Jadi Zona Merah

Regional
Diusung PKS di Pilpres 2024, Gubernur NTB: Wajar karena Saya Gubernur, tapi Bukan Berarti GR Pasti Jadi Capres

Diusung PKS di Pilpres 2024, Gubernur NTB: Wajar karena Saya Gubernur, tapi Bukan Berarti GR Pasti Jadi Capres

Regional
Penjelasan Gibran soal Tinggalkan Mobil Dinas di Lokasi Perusakan Makam

Penjelasan Gibran soal Tinggalkan Mobil Dinas di Lokasi Perusakan Makam

Regional
Fakta KKB Serang Pekerja Bangunan di Yahukimo, 5 Orang Tewas dan 4 Warga Disandera

Fakta KKB Serang Pekerja Bangunan di Yahukimo, 5 Orang Tewas dan 4 Warga Disandera

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Wisata Keraton Yogyakarta Ditutup Sementara

Kasus Covid-19 Meningkat, Wisata Keraton Yogyakarta Ditutup Sementara

Regional
92 Siswa TNI AL di Makassar Terkonfirmasi Covid-19, Semua Isolasi Mandiri

92 Siswa TNI AL di Makassar Terkonfirmasi Covid-19, Semua Isolasi Mandiri

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 25 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 25 Juni 2021

Regional
Cegah Lonjakan Kasus, Asrama Haji Palembang Akan Disiapkan untuk Pasien Covid-19

Cegah Lonjakan Kasus, Asrama Haji Palembang Akan Disiapkan untuk Pasien Covid-19

Regional
Uang Nasabah Hilang Rp 3,2 Miliar, Ternyata Dicuri Mantan Manajer Bank, Begini Modusnya

Uang Nasabah Hilang Rp 3,2 Miliar, Ternyata Dicuri Mantan Manajer Bank, Begini Modusnya

Regional
Kapal Pengangkut Sembako dan Elpiji Terbakar di Pelabuhan Bajoe Bone, 2 ABK Kritis

Kapal Pengangkut Sembako dan Elpiji Terbakar di Pelabuhan Bajoe Bone, 2 ABK Kritis

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Juni 2021

Regional
BOR RS Rujukan Covid-19 di Kota Malang Hampir Penuh, 4 Hari Lalu Masih Tersisa Separuh

BOR RS Rujukan Covid-19 di Kota Malang Hampir Penuh, 4 Hari Lalu Masih Tersisa Separuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X