Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Warga Magetan Beli Motor dengan Uang Receh 1 Tas Belanjaan, Hasil 3 Tahun Menabung Upah sebagai Buruh

Kompas.com - 24/03/2021, 17:26 WIB
Sukoco,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

MAGETAN, KOMPAS.com – Seorang buruh tani di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, membeli sebuah motor matik seharga Rp 21.800.000 dengan uang receh. Uang koin dan kertas nominal Rp 1.000 tersebut dibawa dalam satu tas belanjaan.

Front desk Dealer MJM Gorang-gareng Magetan Icho Viona Pratiwi mengatakan, buruh tani itu bernama Sastro Kasdi, warga Desa Pupus, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan.

Baca juga: Bagi Saya Ini Berkah, Ini Anugerah Allah SWT bagi Kami Warga Negeri Tamilow

Sastro membeli sepeda motor matik pada Selasa (23/3/2021) siang.

Uang receh itu dibawa ke dealer dengan menggunakan tas belanjaan,” kata Icho saat dihubungi lewat pesan singkat, Rabu (24/03/2021).

Icho sempat berbincang dengan Sastro saat memproses pembelian motor tersebut. Sastro, kata dia, mengaku bekerja sebagai buruh tani.

Uang receh tersebut merupakan upah sebagai buruh tani selama tiga tahun terakhir. Setelah menabung, ia memakai uang itu untuk membeli motor.

Selama ini, Icho menabung uang receh tersebut ke dalam ember. Setelah tiga tahun menabung, ia menghitung uang tersebut dan memasukkannya ke puluhan plastik.

“Jumlah uang recehnya Rp 12.500.000. Kita langsung serahkan ke bank untuk dihitung,” imbuhnya.

Sisa pembayaran pembelian motor matik tersebut senilai Rp 9,3 juta. Uang tersebut dibayar menggunakan uang kertas Rp 1.000.

Baca juga: Sedang Curhat ke Khofifah, Warga Korban Banjir Keliru Sebut Bupati Magetan sebagai Camat

Icho mengaku baru pertama kali mendapat pembeli seperti Sastro. Hal itu juga baru pertama kali terjadi di dealer tersebut.

“Baru kali ini ada pembeli menggunakan uang koin di sini,” jelasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Aktivitas Erupsi Gunung Ruang Menurun, Peringatan Tsunami Dicabut

Aktivitas Erupsi Gunung Ruang Menurun, Peringatan Tsunami Dicabut

Regional
300 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Rusak Disapu Banjir di Lebong Bengkulu

300 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Rusak Disapu Banjir di Lebong Bengkulu

Regional
Macet Horor Saat Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, Pakar: 'Buffer Zone' Harus segera Dibuat

Macet Horor Saat Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, Pakar: "Buffer Zone" Harus segera Dibuat

Regional
Di HUT ke-111 Solok, Epyardi Pamit Maju Pilkada Sumbar

Di HUT ke-111 Solok, Epyardi Pamit Maju Pilkada Sumbar

Regional
Dari Tepi Jurang Jalan Longsor, Bupati Lebong Mohon Bantuan Presiden

Dari Tepi Jurang Jalan Longsor, Bupati Lebong Mohon Bantuan Presiden

Regional
Jadi Korban Penipuan Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed, Pengusaha Katering Terlilit Utang

Jadi Korban Penipuan Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed, Pengusaha Katering Terlilit Utang

Regional
Cerita 2 Perempuan di Lampung Berdayakan Anak-anak Termarginalkan

Cerita 2 Perempuan di Lampung Berdayakan Anak-anak Termarginalkan

Regional
Pesan Berantai Anak 10 Tahun di Nunukan Lolos dari 3 Penculik, Polisi: Hoaks

Pesan Berantai Anak 10 Tahun di Nunukan Lolos dari 3 Penculik, Polisi: Hoaks

Regional
Perseteruan Ketua DPRD dengan Bupati Solok Berakhir Damai, Berpelukan di HUT Solok

Perseteruan Ketua DPRD dengan Bupati Solok Berakhir Damai, Berpelukan di HUT Solok

Regional
Kronologi Penipuan Katering Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed

Kronologi Penipuan Katering Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed

Regional
Kecelakaan Maut Bus ALS di Sumbar, Sopir Jadi Tersangka

Kecelakaan Maut Bus ALS di Sumbar, Sopir Jadi Tersangka

Regional
2 Pemuda di Banyumas Duel, 1 Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

2 Pemuda di Banyumas Duel, 1 Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Regional
4 Warga Sikka Meninggal karena Rabies, Anjing yang Tidak Divaksin Harus Dieliminasi

4 Warga Sikka Meninggal karena Rabies, Anjing yang Tidak Divaksin Harus Dieliminasi

Regional
2 Pencuri Ternak di NTT Kabur dari Tahanan Polisi

2 Pencuri Ternak di NTT Kabur dari Tahanan Polisi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com