Polda Kalbar Terapkan Tilang Elektronik Mulai Akhir April, Ini Lokasinya

Kompas.com - 24/03/2021, 15:10 WIB
Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Barat (Kalbar) Kombes Pol Agus Dwi Hermawan KOMPAS.COM/HENDRA CIPTADirektur Lalu Lintas Polda Kalimantan Barat (Kalbar) Kombes Pol Agus Dwi Hermawan

PONTIANAK, KOMPAS.com – Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Barat (Kalbar) Kombes Pol Agus Dwi Hermawan mengatakan, tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) di Bumi Khatulistiwa baru akan diterapkan pada April 2021.

Pasalnya, terang Agus, Polda Kalbar termasuk dalam wilayah penerapan tilang elektronik tahap II.

“Polda Kalbar akan menerapkan tilang elektroni pada tahap II, yaitu pada Kamis 28 April 2021 bersama dengan 11 Polda lainnya di jajaran Mabes Polri,” kata Agus dalam keterangan tertulis, Rabu (24/3/2021).

Baca juga: Tilang Elektronik Mulai Berlaku di Pekanbaru, 1.200 Pelanggar Terekam

Agus menyebutkan, penerapan tilang elektorik di Kalbar ada di Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kota Singkawang dan Kabupaten Ketapang.

“Kita harap agar masyarakat Kalbar dapat mendukung penuh program tilang elektronik ini,” ujar Agus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sekadar diketahui, tilang elektronik akan menindak 10 pelanggaran lalu lintas yakni, pelanggaran traffic light, marka jalan, ganjil genap, menggunakan ponsel saat berkendara.

Kemudian, pelanggaran pembatasan jenis kendaraan tertentu, tidak menggunakan helm, keabsahan STNK, tidak menggunakan sabuk pengaman dan melawan arus.

Baca juga: Tilang Elektronik Akan Diterapkan di 6 Ruas Jalan Kota Cirebon

Sebelumnya, tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) tahap pertama akan diterapkan secara nasional mulai hari ini, Selasa (23/3/2021).

Penerapan tilang elektronik nasional ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan berkendara di masyarakat.

Kasubditdakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Abrianto Pardede mengatakan, penerapan ini juga merupakan upaya meminimalisir adanya oknum-oknum yang melakukan pemerasan saat melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas.

"Yang bermain kan robot tanpa ada pertemuan dengan petugas sehingga membuat lebih transparan dan terwujudnya transparansi,” kata Abrianto Pardede.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pekerja Migran yang Pulang ke Indonesia Tak Lagi Mendarat di Bandara Juanda, Hanya Bisa Lewat 2 Bandara Ini

Pekerja Migran yang Pulang ke Indonesia Tak Lagi Mendarat di Bandara Juanda, Hanya Bisa Lewat 2 Bandara Ini

Regional
Berhasil Dievakuasi dari Jurang, Jenazah Suster Gabriela Akan Dibawa ke Jayapura Besok

Berhasil Dievakuasi dari Jurang, Jenazah Suster Gabriela Akan Dibawa ke Jayapura Besok

Regional
Pemkot Yogyakarta Gencarkan Skrining Ketat Saat Akhir Pekan, Kesulitan Terapkan Ganjil Genap

Pemkot Yogyakarta Gencarkan Skrining Ketat Saat Akhir Pekan, Kesulitan Terapkan Ganjil Genap

Regional
Pulang Usai Shalat Subuh, Seorang Warga Temukan Mayat di Sawah, Diduga Korban Pembunuhan

Pulang Usai Shalat Subuh, Seorang Warga Temukan Mayat di Sawah, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Kasus Covid-19 Diklaim Melandai, BOR RS di Surabaya Mayoritas Diisi Warga Luar Daerah

Kasus Covid-19 Diklaim Melandai, BOR RS di Surabaya Mayoritas Diisi Warga Luar Daerah

Regional
Tak Lagi Gratis, Tarif Naik KA Bandara YIA Mulai Rp 10.000

Tak Lagi Gratis, Tarif Naik KA Bandara YIA Mulai Rp 10.000

Regional
Candi Borobudur Mulai Buka untuk Wisatawan, Ini Syaratnya

Candi Borobudur Mulai Buka untuk Wisatawan, Ini Syaratnya

Regional
DPRD Kota Tegal Minta Ratusan Warga yang Tolak Vaksin Tetap Diberi Bansos Beras 20 Kg

DPRD Kota Tegal Minta Ratusan Warga yang Tolak Vaksin Tetap Diberi Bansos Beras 20 Kg

Regional
Soal Ibu Rumah Tangga yang Pikul Utang Almarhum Suami Senilai Rp 224 Juta, Ini Penjelasan Bank

Soal Ibu Rumah Tangga yang Pikul Utang Almarhum Suami Senilai Rp 224 Juta, Ini Penjelasan Bank

Regional
Polisi Tangkap 'Anak Hantu' di Riau, Sempat Curi Motor dan Jual Hasil Pencurian untuk Beli Sabu

Polisi Tangkap 'Anak Hantu' di Riau, Sempat Curi Motor dan Jual Hasil Pencurian untuk Beli Sabu

Regional
Diwarnai Kontak Senjata, Jenazah Suster Gabriela Akhirnya Dievakuasi dari Jurang 300 Meter

Diwarnai Kontak Senjata, Jenazah Suster Gabriela Akhirnya Dievakuasi dari Jurang 300 Meter

Regional
Puluhan Anjing Selamat dari Penyelundupan untuk Dikonsumsi, Victor: Mau Dimakan Keadaan Hamil, Tidak Ada Otaknya

Puluhan Anjing Selamat dari Penyelundupan untuk Dikonsumsi, Victor: Mau Dimakan Keadaan Hamil, Tidak Ada Otaknya

Regional
Banjir Terjang Pulau Buru, 364 Rumah Warga Terendam dan Jembatan Penghubung Rusak Berat

Banjir Terjang Pulau Buru, 364 Rumah Warga Terendam dan Jembatan Penghubung Rusak Berat

Regional
Capaian Vaksinasi Rendah, Bupati Bogor: Jangan Lihat Persentase, tapi Jumlah Penduduk

Capaian Vaksinasi Rendah, Bupati Bogor: Jangan Lihat Persentase, tapi Jumlah Penduduk

Regional
BP2MI Grebek Penampungan TKI Ilegal di Pontianak, 6 Warga Sukabumi Berhasil Diselamatkan

BP2MI Grebek Penampungan TKI Ilegal di Pontianak, 6 Warga Sukabumi Berhasil Diselamatkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.