Bayu Sukses Produksi Boks Motor Custom, Omzetnya Belasan Juta Rupiah Per Bulan, Dijual hingga Malaysia dan India

Kompas.com - 24/03/2021, 09:13 WIB
BOX MOTOR--Bayu Aji Rusbandono (30), warga Kota Madiun, Jawa Timur menunjukkan box motor besutannya yang sudah dijual hingga luar negeri. KOMPAS.COM/Dokumentasi Kominfo Kota MadiunBOX MOTOR--Bayu Aji Rusbandono (30), warga Kota Madiun, Jawa Timur menunjukkan box motor besutannya yang sudah dijual hingga luar negeri.

MADIUN, KOMPAS.com - Punya hobi touring sejak duduk bangku sekolah rupanya menjadi berkah bagi Bayu Aji Rusbandono (30), warga Kota Madiun, Jawa Timur.

Bapak satu anak ini sukses berbisnis boks motor custom dengan omzet mencapai belasan juta rupiah per bulannya.

Untuk mencapai kesuksesan memproduksi dan menjual boks custom, Bayu berjuang mulai dari titik nol lantaran latar belakang pendidikannya di bidang farmasi.

“Awalnya sekitar tahun 2014, saya ingin membeli boks motor merek Givi untuk saya pasang di sepeda motor Yamaha Vixion. Namun, harganya sangat mahal sekitar Rp 15 juta per buahnya,” kata Bayu, saat ditemui di tempat produksinya di Jalan Kapten Tendean (PG Kanigoro), Kelurahan Banjerejo, Kota Madiun, Selasa (23/3/2020).

Tak kuat membeli boks motor impor itu, Bayu lalu memiliki ide membuat sendiri boks motor yang bentuknya mirip dengan merek tersebut.

Baca juga: Kongres HMI di Surabaya Ricuh, Kursi Peserta Berantakan, Pintu Kaca Gedung Pecah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu, ia membeli bahan-bahannya di pasar dan diserahkan kepada salah satu tukang las yang dikenalnya.

Modal awal membuat boks motor rakitan sendiri beserta biaya pengelasan sekitar satu jutaan rupiah.

Setelah dipasang di sepeda motornya, ternyata banyak teman-teman komunitas touring yang tertarik untuk membelinya.

Dari hasil penjualan boks motor rakitannya, Bayu menggunakan untuk modal awal produksi boks motor lainnya.

Melihat boks custom motor menjadi peluang bisnis, pria lulusan SMK Farmasi Bina Farma Kota Madiun kemudian mulai memproduksinya sendiri.

Namun, saat itu Bayu belum konsentrasi penuh memproduksi boks custom lantaran ia masih bekerja di salah satu apotek di Kota Madiun.

Berkat keuletan dan kegigihannya, produk boks motor besutan Bayu pun mulai laku di pasaran setelah sering diunggah di media sosial.

Hasil keuntungan penjualan tidak hanya dibelikan bahan, tetapi untuk membeli kelengkapan alat-alat produksi.

Bayu pun juga rajin mengikuti kegiatan temu komunitas sepeda motor untuk menawarkan produk-produk boks motornya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita di Balik Warga Samarinda Ramai-ramai Adang Truk Saat 'Hauling' Batubara

Cerita di Balik Warga Samarinda Ramai-ramai Adang Truk Saat "Hauling" Batubara

Regional
Covid-19 Melandai di Madiun Raya, Stok Oksigen Melimpah, Bisa Layani Industri dan Masyarakat

Covid-19 Melandai di Madiun Raya, Stok Oksigen Melimpah, Bisa Layani Industri dan Masyarakat

Regional
Kasus Anak Terpapar Covid-19 di Jateng Tinggi, Ganjar Pranowo: Surveilans Harus Ketat

Kasus Anak Terpapar Covid-19 di Jateng Tinggi, Ganjar Pranowo: Surveilans Harus Ketat

Regional
Kronologi Tabrakan Beruntun 7 Kendaraan di Cianjur, 2 Orang Tewas

Kronologi Tabrakan Beruntun 7 Kendaraan di Cianjur, 2 Orang Tewas

Regional
Hari ini Ada 20 Emas yang Diperebutkan di PON XX Papua

Hari ini Ada 20 Emas yang Diperebutkan di PON XX Papua

Regional
Sertifikat Tanahnya Digandakan dan Dipakai Jaminan Utang, Warga Nganjuk Adukan Oknum Perangkat Desa ke Polisi

Sertifikat Tanahnya Digandakan dan Dipakai Jaminan Utang, Warga Nganjuk Adukan Oknum Perangkat Desa ke Polisi

Regional
Kecepatan Kereta di Cirebon Bertambah, Perhatikan Penyesuaian Jadwal

Kecepatan Kereta di Cirebon Bertambah, Perhatikan Penyesuaian Jadwal

Regional
Ambil Paket Sabu Dalam Termos, 2 Pemuda Sampang Mengaku Dibayar Rp 10 Juta, Diduga Libatkan TKI di Malaysia

Ambil Paket Sabu Dalam Termos, 2 Pemuda Sampang Mengaku Dibayar Rp 10 Juta, Diduga Libatkan TKI di Malaysia

Regional
FAKN 1 Digelar di Sumedang, Ada 'Royal Dinner' Raja-raja Nusantara

FAKN 1 Digelar di Sumedang, Ada "Royal Dinner" Raja-raja Nusantara

Regional
Bank NTB Beri Bantuan Kerja Sama Rp 16 Miliar untuk Infrastruktur Sirkuit Mandalika

Bank NTB Beri Bantuan Kerja Sama Rp 16 Miliar untuk Infrastruktur Sirkuit Mandalika

Regional
'Terima Kasih Nak, Prestasimu Menjadi Sejarah Membanggakan Bagi Masyarakat di Flobamorata'

"Terima Kasih Nak, Prestasimu Menjadi Sejarah Membanggakan Bagi Masyarakat di Flobamorata"

Regional
Kelucuan Pak Siro yang Divaksin di Jalan, Sempat Minta Vaksin Berbentuk Pil karena Takut Disuntik

Kelucuan Pak Siro yang Divaksin di Jalan, Sempat Minta Vaksin Berbentuk Pil karena Takut Disuntik

Regional
Saat Pembagian Telur Gratis di Blitar Berujung Kericuhan, Polisi Turun Tangan

Saat Pembagian Telur Gratis di Blitar Berujung Kericuhan, Polisi Turun Tangan

Regional
Data Terkini Kasus Covid-19 di Riau

Data Terkini Kasus Covid-19 di Riau

Regional
Rusnawi Mengaku Pernah Laporkan Pemalsuan di BKKBN ke Bareskrim

Rusnawi Mengaku Pernah Laporkan Pemalsuan di BKKBN ke Bareskrim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.