Jadi Pengedar Narkoba di Kantor Wali Kota Baubau, Seorang ASN Ditangkap

Kompas.com - 23/03/2021, 18:22 WIB
Ilustrasi tersangka ditahan. SHUTTERSTOCKIlustrasi tersangka ditahan.

BAUBAU, KOMPAS.com – FH (56), seorang Aparatur Sipil Negara Pemerintah Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, dibekuk tim Satres Narkoba Polres Baubau, saat hendak melarikan diri di Kelurahan Labalawa, Kecamatan Betoambari. 

Pelaku FH dibekuk karena mengedarkan narkoba di sekitar kantor Wali Kota Baubau. Dia juga jadi pengedar sabu dalam jaringan Lapas Baubau. 

“Ini sedang kita kembangkan (jaringan lapas), kalau berdasarkan analisis kita dan informasi, pelaku terkait dengan beberapa jaringan diantaranya jaringan lapas Baubau,” kata Kapolres Baubau, AKBP Zainal Rio Candra Tangkari, di Kantornya, Selasa (23/3/2021). 

Baca juga: Ratusan ASN di Mimika Bertahun-tahun Tak Pernah ke Kantor, tetapi Tetap Terima Gaji dan Tunjangan

Penangkapan pelaku FH bermula dari polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa terjadi transaksi narkoba di wilayah kantor wali kota.

Polisi kemudian mendatangi lokasi TKP dan ditemukan kendaraan yang dicurigai milik pelaku.

Menyadari keberadaan polisi, pelaku kemudian melarikan diri. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sempat terjadi kejar-kejaran. Saat terjadi kejar-kejaran, tersangka sempat membuang barang bukti hingga akhirnya berhasil dihentikan kendaraan tersangka dan dilakukan penggeledahan,” ujar Rio. 

Polisi kemudian membawa pelaku mencari barang bukti dan ditemukan barang bukti narkoba jenis sabu disimpan dalam bungkusan plastik hitam. 

Baca juga: Walkot Yogyakarta Minta Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 untuk ASN Melalui KK

“Barang bukti narkoba jenis sabu yang disita petugas seberat 38,18 gram,” ucap Rio. 

Saat ini pelaku diamankan di ruang tahanan Mapolres Baubau.

Pelaku diancam pasal 114 ayat 2 undang-undang republik indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.