Kompas.com - 23/03/2021, 18:06 WIB
Video pembubaran paksa hajatan pernikahan warga Dusun Tlogomulyo, Desa Boloh, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah oleh sejumlah anggota TNI viral di media sosial baru-baru ini.  TANGKAPAN LAYAR VIDEO WARGAVideo pembubaran paksa hajatan pernikahan warga Dusun Tlogomulyo, Desa Boloh, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah oleh sejumlah anggota TNI viral di media sosial baru-baru ini. 

Dijelaskan Asman, meski saat itu anggotanya telah melaksanakan tugas sesuai dengan peraturan yang berlaku, tapi Asman mengakui ada sikap dari anggotanya yang kurang pantas saat pembubaran hajatan tersebut.

Asman pun kemudian langsung turun tangan ke lapangan untuk meminta maaf serta mempertemukan kedua belah pihak yaitu antara anggotanya dan pemilik hajatan di Kantor Kecamatan Toroh.

"Memang ada ucapan anggota saya yang terlalu keras karena faktor capek dan lain-lain. Namun pembubaran sudah sesuai surat edaran dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten. Meski demikian saya dan kami sudah silaturahmi ke pemilik hajat serta mohon maaf jika ada yang kurang berkenan," ungkap Asman.

Baca juga: Oknum TNI Tembak Sopir Taksi Online, Kapenrem: Masih Didalami Motifnya

Dari hasil pertemuan, Mukmin pemilik hajatan serta anggota Koramil Toroh sepakat untuk instropeksi kesalahannya masih-masing.

Mukmin ikhlas atas risiko pembubaran hajatan akibat kenekatannya dan anggota Koramil Toroh juga memohon maaf atas emosinya yang meluap saat itu.

"Saat itu Pak Mukmin mengaku sedang bernazar hanya akan melaksanakan upacara temu pengantin dan setelah itu tidak ada acara lain. Namun anggota saya kan tidak tahu. Ke depan sosialisasi akan digencarkan dan kesamaan pemahaman antara satgas Covid-19 dengan masyarakat," sebut Asman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu pemilik hajatan, Mukmin mengaku sudah legawa dengan aksi pembubaran hajatan pernikahan yang dia gelar di masa pandemi Covid-19 tersebut.

Mukmin juga sudah ikhlas meski kegiatan "temu pengantin" tak terlaksana.

Baca juga: Penembak Sopir Taksi Online di Lampung Ternyata Anggota TNI Aktif

Hanya saja, Mukmin menyayangkan aksi kasar beberapa anggota TNI saat pembubaran hajatan pernikahan anaknya tersebut.

"Saya maklum, tapi jangan seperti itu caranya. Yang kami permasalahkan itu caranya. Yang namanya TNI itu pengayom masyarakat. kecuali saya membangkang. Kalau suruh bubar ya pasti bubar kok, apalagi dengan dengan cara baik-baik. Kami rakyat kecil itu menurut saja. Saat itu sebenarnya saya nazar hanya akan gelar upacara temu pengantin, setelah itu tak ada acara yang lain," tutur Mukmin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Guguran, Daerah Sekitar Curah Kobokan Lumajang Gelap

Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Guguran, Daerah Sekitar Curah Kobokan Lumajang Gelap

Regional
Bus Tabrak Sepeda Motor di Babel, 1 Keluarga Tewas di Tempat

Bus Tabrak Sepeda Motor di Babel, 1 Keluarga Tewas di Tempat

Regional
KKB di Suru-Suru Terus Lakukan Gangguan, TNI Tak Lakukan Pembalasan Meski Anggotanya Jadi Korban

KKB di Suru-Suru Terus Lakukan Gangguan, TNI Tak Lakukan Pembalasan Meski Anggotanya Jadi Korban

Regional
Identitas Pemeran Video Porno di Bandara YIA Diketahui, Polisi: Sedang Dilakukan Pengejaran

Identitas Pemeran Video Porno di Bandara YIA Diketahui, Polisi: Sedang Dilakukan Pengejaran

Regional
Bupati Sleman Tetapkan Status Tanggap Darurat Lahar Hujan Gunung Merapi

Bupati Sleman Tetapkan Status Tanggap Darurat Lahar Hujan Gunung Merapi

Regional
Jenazah Serda Putra Rahadi yang Gugur Ditembak KKB Dievakuasi ke Aceh

Jenazah Serda Putra Rahadi yang Gugur Ditembak KKB Dievakuasi ke Aceh

Regional
Kerusakan Jaringan Pipa Induk di Kali Bebeng Terakhir Terjadi 2010 Saat Gunung Merapi Erupsi

Kerusakan Jaringan Pipa Induk di Kali Bebeng Terakhir Terjadi 2010 Saat Gunung Merapi Erupsi

Regional
Warga Lampung Disebut Hilang Misterius di Pelabuhan Merak, Sempat Temani Beli Tiket Masuk Kapal

Warga Lampung Disebut Hilang Misterius di Pelabuhan Merak, Sempat Temani Beli Tiket Masuk Kapal

Regional
Saat Prabowo Subianto Digugat Rp 501 Miliar oleh Eks Ketua DPC Gerindra Blora…

Saat Prabowo Subianto Digugat Rp 501 Miliar oleh Eks Ketua DPC Gerindra Blora…

Regional
Polisi Selidiki Kasus Dokter Gadungan yang Dilaporkan PSS Sleman

Polisi Selidiki Kasus Dokter Gadungan yang Dilaporkan PSS Sleman

Regional
Dipecat Prabowo Subianto, Eks Ketua DPC Gerindra: Legowo, tapi...

Dipecat Prabowo Subianto, Eks Ketua DPC Gerindra: Legowo, tapi...

Regional
Polisi Tangkap Pelaku yang Merampok Rumah dan Menganiaya Istri Anggota TNI

Polisi Tangkap Pelaku yang Merampok Rumah dan Menganiaya Istri Anggota TNI

Regional
Komplotan Pemalsu Kartu Prakerja Raup Rp 18 Miliar, Jebol Data Base Dukcapil Sejak 2019

Komplotan Pemalsu Kartu Prakerja Raup Rp 18 Miliar, Jebol Data Base Dukcapil Sejak 2019

Regional
Kisah Para Penyadap Nira dari Purbalingga, Bertaruh Nyawa di Pucuk Nyiur Tinggi hingga Bermimpi Punya Jaminan Sosial

Kisah Para Penyadap Nira dari Purbalingga, Bertaruh Nyawa di Pucuk Nyiur Tinggi hingga Bermimpi Punya Jaminan Sosial

Regional
Kekasih Tak Tanggung Jawab, Perempuan Ini Bunuh dan Buang Bayi yang Baru Dilahirkan, Begini Ceritanya

Kekasih Tak Tanggung Jawab, Perempuan Ini Bunuh dan Buang Bayi yang Baru Dilahirkan, Begini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.