Jusuf Kalla Sebut Vaksin di Masjid Bisa Kejar Target 1 juta Orang Per Hari

Kompas.com - 23/03/2021, 17:24 WIB
Jusuf Kalla, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang juga mantan Wapres RI priode 2014-2019 di dampingi Gubernur NTB, Zulkieflimansyah membuka acara Pelantikan Rakernas DMI NTB di Hotel Grand Legi Mataram, Selasa (23/3/2021) FITRI RJusuf Kalla, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang juga mantan Wapres RI priode 2014-2019 di dampingi Gubernur NTB, Zulkieflimansyah membuka acara Pelantikan Rakernas DMI NTB di Hotel Grand Legi Mataram, Selasa (23/3/2021)

MATARAM, KOMPAS.com - Ketua Dewan Masjid (DMI) Jusuf Kalla, mengatakan, mulai bulan depan masjid bisa menjadi tempat vaksinasi Covid-19, terutama bagi warga sekitar lingkungan masjid.

Maka target 1 juta orang per hari divaksin akan tercapai di Indonesia.

"Dua malam lalu saya baru mengadakan persetujuan dengan Menteri Kesehatan RI, bahwa mulai bulan depan vaksin juga diadakan di masjid. Di masjid yang mempunyai fasilitas yang memadai, mempunyai aula, ruang yang luas," kata Wakil Presiden RI priode 2014-2019 itu, dalam acara pelantikan dan rakernas Dewan Masjid Indoneia (DMI) NTB, di Mataram, Selasa (23/3/2021).

Baca juga: Dugaan Penyimpangan Anggaran Rumah Jabatan, Eks Sekda dan Istri Wakil Bupati Buleleng Diperiksa

JK mengatakan, masjid dijadikan sebagai tempat vaksinasi agar target 1 juta orang di vaksin per hari bisa tercapai.

"Karena kalau hanya melakukan vaksin di pusat-pusat kota, tidak akan bisa memenuhi 1 juta orang per hari, kita butuh bergerak cepat menggalang kesembuhan atau normalnya kehidupan. Sehingga, kita tidak perlu lagi pakai masker terus menerus, dan adanya kekebalan (imunitas) pada masyarakat, dan itu hanya bisa dilakukan apabila kita dapat memvaksin 1 juta orang per hari," tekan JK.

JK mengatakan, hal itu dilakukan dalam rangka menyehatkan masyarakat dan memakmurkan masyarakat, karena tanpa kesehatan masyarakat tidak bisa makmur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kades Perempuan Ini Digerebek Suami Saat Selingkuh, Kedapatan Sedang Tanpa Busana

Terkait vaksin yang diragukan kehalalannya, JK mengatakan agar masyarakat mengikuti anjuran dan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Kan sudah dijelaskan, yang penting kan boleh dipakai," kata dia.

Dia berharap, seluruh masyarakat bisa mendapatkan vaksin sebegai benteng pertahanan melawan Covid-19 yang belum mereda.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecelakaan Maut Bus dan 3 Mobil di Banyumas, 6 Tewas

Kecelakaan Maut Bus dan 3 Mobil di Banyumas, 6 Tewas

Regional
Malam Ini, Dua Ruas Jalan di Palembang Disekat untuk Kurangi Mobilitas Warga

Malam Ini, Dua Ruas Jalan di Palembang Disekat untuk Kurangi Mobilitas Warga

Regional
Kasus Covid-19 Tak Kunjung Turun, Plt Wali Kota Tasikmalaya akan Perluas Daerah Penyekatan

Kasus Covid-19 Tak Kunjung Turun, Plt Wali Kota Tasikmalaya akan Perluas Daerah Penyekatan

Regional
Pegawai Pemprov Jateng Dilarang Lakukan Perjalanan Dinas, Diminta Optimalkan Teknologi Saat Bertugas

Pegawai Pemprov Jateng Dilarang Lakukan Perjalanan Dinas, Diminta Optimalkan Teknologi Saat Bertugas

Regional
Darurat, Ganjar Minta RS di Jateng Perbaiki SOP Pengadaan Oksigen

Darurat, Ganjar Minta RS di Jateng Perbaiki SOP Pengadaan Oksigen

Regional
Sudah 79 Pasien Covid-19 dari Klaster Hajatan di Madiun Dinyatakan Sembuh

Sudah 79 Pasien Covid-19 dari Klaster Hajatan di Madiun Dinyatakan Sembuh

Regional
Cerita Petugas Makamkan 17 Jenazah Covid-19 di Semarang: Kami Istirahat Hanya Merokok Sebatang

Cerita Petugas Makamkan 17 Jenazah Covid-19 di Semarang: Kami Istirahat Hanya Merokok Sebatang

Regional
Penjelasan Bank Jateng Cabang Wonogiri soal 7 Pegawainya Terinfeksi Covid-19

Penjelasan Bank Jateng Cabang Wonogiri soal 7 Pegawainya Terinfeksi Covid-19

Regional
Ibu Hamil di Kupang yang Ditemukan Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Suaminya

Ibu Hamil di Kupang yang Ditemukan Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Suaminya

Regional
Dikepung Zona Merah, Tempat Wisata di Kota Tegal Tutup Setiap Hari Minggu

Dikepung Zona Merah, Tempat Wisata di Kota Tegal Tutup Setiap Hari Minggu

Regional
Tingkatkan Kewaspadaan Warga Lamongan, BKSDA Pasang Peringatan di Lokasi Munculnya Buaya

Tingkatkan Kewaspadaan Warga Lamongan, BKSDA Pasang Peringatan di Lokasi Munculnya Buaya

Regional
Suami Istri di Palembang Ini Aniaya Tetangga hingga Korban Kritis

Suami Istri di Palembang Ini Aniaya Tetangga hingga Korban Kritis

Regional
Sempat Bertemu Guru di Sekolah, Belasan Siswa SD Positif Covid-19

Sempat Bertemu Guru di Sekolah, Belasan Siswa SD Positif Covid-19

Regional
Terungkap, Ini Motif Suami Bunuh Istrinya yang Hamil 7 Bulan lalu Kubur Jasad Korban di Septic Tank Depan Rumah

Terungkap, Ini Motif Suami Bunuh Istrinya yang Hamil 7 Bulan lalu Kubur Jasad Korban di Septic Tank Depan Rumah

Regional
Diduga Korupsi, Mantan Asisten II dan Kadis Tanaman Pangan Lampung Ditahan

Diduga Korupsi, Mantan Asisten II dan Kadis Tanaman Pangan Lampung Ditahan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X