10 Pelanggaran Lalu Lintas yang Dideteksi Kamera Tilang Elektronik

Kompas.com - 23/03/2021, 16:18 WIB
Ilustrasi kamera tilang elektronik atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement). TRIBUNNEWS.com/JEPRIMAIlustrasi kamera tilang elektronik atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement).

SERANG, KOMPAS.com - Tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) akan mulai diterapkan di Kota Serang, Banten, pada 1 April 2021.

Sebanyak 10 jenis pelanggaran akan menjadi sasaran kamera pengawas tilang elektronik.

Direktur Lalu Lintas Polda Banten Kombes Rudy Purnomo mengatakan, apabila kedapatan melanggar, pengendara akan dikenakan penegakan hukum berupa tilang.

Baca juga: Tilang Elektronik di Serang Mulai 1 April 2021, Surat Dikirim lewat Pos

Rudy menyebutkan, macam-macam pelanggaran yang dideteksi tilang elektronik yakni, melanggar batas kecepatan, menggunakan pelat nomor palsu, berkendara melawan arus, dan berboncengan lebih dari 3 orang.

"Kemudian tidak pakai helm, melanggar marka jalan, lampu merah, tidak menggunakan safety belt, menggunakan ponsel, tidak membayar pajak," kata Rudy kepada wartawan, Kamis (23/3/2021).

Baca juga: Tilang Elektronik Resmi Berlaku, Ini Cara Bayar Dendanya

Menurut Rudy, tilang elektronik mengandalkan kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di jalan raya untuk mendeteksi pelanggar lalu lintas.

Nantinya, pelanggar lalu lintas dari Banten maupun luar Banten akan dikenakan tilang.

"Apabila mobil di luar Banten, nanti kita kirimkan sesuai alamat kendaraan," ujar Rudy.

Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim mengapresiasi adanya terobosan penegakan hukum di jalan raya yang dilakukan Polri.

"Sistemnya luar biasa. Jadi tanpa adanya interaksi dengan polisi, langsung dalam waktu yang singkat sudah bisa diketahui siapa pelanggarnya," kata Wahidin usai menghadiri Launching ETLE di Mapolda Banten, Selasa.

Menurut Wahidin, tilang elektronik yang akan dimulai secara efektif pada 1 April 2021 mendatang itu akan diperluas dengan dukungan Pemprov Banten.

"Insya Allah nanti kita berikan dukungan," ujar Wahidin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perwira Menengah TNI AL dan Istri Positif Covid-19 Sepulang dari Surabaya, 2 Anggota Keluarga di Blitar Terinfeksi

Perwira Menengah TNI AL dan Istri Positif Covid-19 Sepulang dari Surabaya, 2 Anggota Keluarga di Blitar Terinfeksi

Regional
Majikan yang Paksa ART Makan Kotoran Kucing Ditetapkan Jadi Tersangka

Majikan yang Paksa ART Makan Kotoran Kucing Ditetapkan Jadi Tersangka

Regional
Sambil Membetulkan Kancing Baju Seorang ASN, Edy Rahmayadi: Jangan Bikin Jelek Instansi

Sambil Membetulkan Kancing Baju Seorang ASN, Edy Rahmayadi: Jangan Bikin Jelek Instansi

Regional
Mutasi Virus Corona asal India Masuk Sumsel, Gubernur: Pasiennya Sudah Sembuh, Tidak Berkembang

Mutasi Virus Corona asal India Masuk Sumsel, Gubernur: Pasiennya Sudah Sembuh, Tidak Berkembang

Regional
Catat! PPDB SMP di Surabaya Dimulai Hari Ini, Tahap Awal Validasi Data Siswa

Catat! PPDB SMP di Surabaya Dimulai Hari Ini, Tahap Awal Validasi Data Siswa

Regional
Ganjar Minta Warga Waspadai Klaster Keluarga Usai Lebaran

Ganjar Minta Warga Waspadai Klaster Keluarga Usai Lebaran

Regional
Viral Foto Ambulans Berlogo Pemkot Padang Membantu Warga Palestina, Ini Penjelasan Gubernur Sumbar

Viral Foto Ambulans Berlogo Pemkot Padang Membantu Warga Palestina, Ini Penjelasan Gubernur Sumbar

Regional
Ada 17 ASN Pemkot Surabaya Bolos Kerja Usai Libur Lebaran, Apa Sanksinya?

Ada 17 ASN Pemkot Surabaya Bolos Kerja Usai Libur Lebaran, Apa Sanksinya?

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Mei 2021

Regional
Pemandian Cikoromoy Pandeglang Diserbu Masyarakat, Sempat Ditutup tapi Warga Paksa untuk Dibuka

Pemandian Cikoromoy Pandeglang Diserbu Masyarakat, Sempat Ditutup tapi Warga Paksa untuk Dibuka

Regional
Sanksi bagi ASN di Karawang yang Kedapatan Mudik dan Bolos Kerja Usai Libur Lebaran

Sanksi bagi ASN di Karawang yang Kedapatan Mudik dan Bolos Kerja Usai Libur Lebaran

Regional
Kisah Leonard, Sempat Tersedot Pusaran Air, Selamat Berkat Pegangan Akar Pohon

Kisah Leonard, Sempat Tersedot Pusaran Air, Selamat Berkat Pegangan Akar Pohon

Regional
Selama 7 Hari, Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas dan 49 Kali Guguran Lava

Selama 7 Hari, Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas dan 49 Kali Guguran Lava

Regional
Larangan Mudik Berakhir, Solo Masih Berlakukan SIKM Pendatang hingga 24 Mei

Larangan Mudik Berakhir, Solo Masih Berlakukan SIKM Pendatang hingga 24 Mei

Regional
Klaster Baru di Malang, 22 Warga Positif Covid-19, Diduga Berasal dari Aktivitas di Masjid

Klaster Baru di Malang, 22 Warga Positif Covid-19, Diduga Berasal dari Aktivitas di Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X