Detik-detik 2 Pekerja Perkebunan Sawit Tewas Tersambar Petir Saat Main Ponsel di Menara Perusahaan

Kompas.com - 20/03/2021, 10:44 WIB
Ilustrasi sambaran petir ThinkstockIlustrasi sambaran petir

KOMPAS.com - Asyik bermain ponsel di menara perusahaan, tiga pekerja perkebunan sawit di Dharmasraya, Sumatera Barat, tersambar petir, Jumat (19/3/2021) sekitar pukul 00.00 WIB.

Akibat kejadian itu, dua orang tewas dan satu orang luka. Korban tewas yakni berinisial PH (16), dan JH (18), sementara korban luka yakni YFH (16) masih dirawat di rumah sakit.

Kasat Reskrim Polres Dharmasraya AKP Suryanto mengatakan, sebelum kejadian nahas itu, ketiganya berkumpul dan sepakat untuk pergi ke menara untuk menelepon.

Baca juga: Kronologi Suami Pergoki Istri Sedang Berduaan dengan Pria Lain di Kamar, Sang Pria Tewas Ditikam

Saat sampai di menara, kondisi cuaca saat itu sedang hujan, mereka kemudian memilih untuk bertahan di sana. Namun, tiba-tiba petir langsung menyambar mereka.

"Sekitar pukul 00.00 datang petir menyambar dan mengenai dua orang PH dan JH yang menyebabkan mereka meninggal dunia. Sementara YFH hanya luka-luka," kata Suryanto saat dihubungi Kompas.com. Sabtu (20/3/2021).

Baca juga: Main Ponsel di Menara, Dua Pekerja Perkebunan Sawit Tewas Disambar Petir

Korban YFH yang mengalami luka kemudian turun dari menara untuk meminta pertolongan.

"YFH kemudian membangunkan orangtuanya untuk meminta pertolongan. Kemudian warga ramai-ramai melakukan evakuasi terhadap korban," ungkapnya.

Baca juga: Kronologi Video Viral Balap Liar yang Mengakibatkan Pengendara Motor Tewas Usai Bersenggolan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ASN Mudik Terancam Diberhentikan, Bupati Magetan: Sanksinya Sudah Jelas

ASN Mudik Terancam Diberhentikan, Bupati Magetan: Sanksinya Sudah Jelas

Regional
Kena Ledakan Petasan, Mahasiswa Ini Tewas, Tiga Temannya Terluka

Kena Ledakan Petasan, Mahasiswa Ini Tewas, Tiga Temannya Terluka

Regional
Gara-gara Kehabisan Bensin, Pencuri Motor Ditangkap Polisi, Ini Ceritanya

Gara-gara Kehabisan Bensin, Pencuri Motor Ditangkap Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Fakta Orangtua Marahi Kasir Indomaret karena Anaknya Beli Voucer Game Online, Viral di Medsos dan Berakhir Minta Maaf

Fakta Orangtua Marahi Kasir Indomaret karena Anaknya Beli Voucer Game Online, Viral di Medsos dan Berakhir Minta Maaf

Regional
Kronologi Ledakan Petasan di Kebumen, 3 Orang Tewas, Rumah Peracik Rusak Parah

Kronologi Ledakan Petasan di Kebumen, 3 Orang Tewas, Rumah Peracik Rusak Parah

Regional
Cerita Anggota Satgas Nemangkawi di Papua, Istri Kirim Foto Ketupat dan Makanan Kesukaan

Cerita Anggota Satgas Nemangkawi di Papua, Istri Kirim Foto Ketupat dan Makanan Kesukaan

Regional
Kasus Orangtua Marahi Kasir Indomaret Berakhir Damai, Diselesaikan secara Kekeluargaan

Kasus Orangtua Marahi Kasir Indomaret Berakhir Damai, Diselesaikan secara Kekeluargaan

Regional
Palembang Zona Merah, Wali Kota Jadi Imam Shalat Id di Rumah Pribadi

Palembang Zona Merah, Wali Kota Jadi Imam Shalat Id di Rumah Pribadi

Regional
5.354 Narapidana di Banten Dapat Remisi Idul Fitri, 67 Napi Hirup Udara Bebas

5.354 Narapidana di Banten Dapat Remisi Idul Fitri, 67 Napi Hirup Udara Bebas

Regional
Pencuri Motor Tertangkap Saat Kehabisan Bensin di Depan Polisi

Pencuri Motor Tertangkap Saat Kehabisan Bensin di Depan Polisi

Regional
Orangtua yang Videonya Viral Marahi Kasir Indomaret karena Voucer Game Akhirnya Minta Maaf

Orangtua yang Videonya Viral Marahi Kasir Indomaret karena Voucer Game Akhirnya Minta Maaf

Regional
'Sudah Pada Tergeletak Tidak Bergerak, Saya Tidak Bisa Mengenali Wajah Anak Saya'

"Sudah Pada Tergeletak Tidak Bergerak, Saya Tidak Bisa Mengenali Wajah Anak Saya"

Regional
ASN Nekat Mudik Lebaran, Bupati Magetan: Saya Suruh Segera Pensiun, daripada Saya Berhentikan

ASN Nekat Mudik Lebaran, Bupati Magetan: Saya Suruh Segera Pensiun, daripada Saya Berhentikan

Regional
Indahnya Toleransi, Pemuda Kristen di Ambon Ikut Amankan Shalat Id

Indahnya Toleransi, Pemuda Kristen di Ambon Ikut Amankan Shalat Id

Regional
Setelah Ledakan, Pemandangan Mengerikan Terpampang di Depan Mata, Wajah Warga Tak Bisa Dikenali

Setelah Ledakan, Pemandangan Mengerikan Terpampang di Depan Mata, Wajah Warga Tak Bisa Dikenali

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X