Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kronologi Video Viral Balap Liar yang Mengakibatkan Pengendara Motor Tewas Usai Bersenggolan

Kompas.com - 20/03/2021, 07:07 WIB
Candra Setia Budi

Editor

KOMPAS.com - Seorang pengendara sepeda motor berinisial ARKS (18), warga Kecamatan Padang Sidempuan Selatan, Sumatera Utara, yang sedang melakukan balap liar tewas usai bersenggolan dengan sepeda motor lawannya yang dikemudikan RANH.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Jenderal H Abdul Hari Nasution, Desa Silonting, Kecamatan Padang Sidempuan Batunadua, Kota Sidempuan, Rabu (17/3/2021) sore.

Kapolres Padang Sidempuan AKBP Juli Prihartini mengatakan, kejadian berawal saat keduanya sedang melakukan balap liar.

Baca juga: Kronologi Video Viral Petugas Perbaikan ATM Dikeroyok 3 Pria karena Tak Bayar Uang Parkir

Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Suzuki Satria, sementara lawannya RANH mengendarai sepeda motor Yamaha RX King. 

Ketika sedang beradu kencang, lanjutnya, kedua motor bersenggolan hingga mengakibatkan korban hilang kendali, terpental jauh menabrak tiang listrik dan baru berhenti saat masuk di areal persawahan.

Usai kejadian itu, korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

"Korban meninggal dunia, sedangkan satu pengendara sepeda motor (lawan balap korban) lainnya hingga saat ini belum diketahui keberadaannya," kata Juli lewat pesan singkat, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: Viral Video Balap Liar Berujung Maut, Pengendara Sepeda Motor Tewas Setelah Bersenggolan

Diakui Juli, pihaknya sudah sering melakukan patroli untuk mencegah adanya balap liar.

"Namun, mereka (pebalap liar) selalu kucing-kucingan dengan keberadaan petugas," ungkapnya.

Agar kejadian serupa tak terjadi, pihaknya akan secara rutin melakukan patroli untuk mencegah adanya balap liar.

Lanjutnya, pihaknya juga akan membuat pos terpadu di wilayah yang rawan adanya aksi balap liar.

Baca juga: Uang Miliaran Rupiah Tabungan Nasabah Tak Bisa Diambil, CEO BMT: Sejak Awal Pandemi, Kami Mengalami Kesulitan Keuangan

Tak hanya itu, pihaknya juga akan membuat pita kejut di beberapa titik jalan yang dijadikan aksi balapan.

Selain itu, menambah papan himbauan dan peringatan, serta memberikan tindakan hukum kepada pengendara yang membahayakan pengguna jalan lainnya.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan aksi balap liar yang terjadi di Kota Padang Sidempuan viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 00.06 detik tampak terlihat salah satu pengendara motor menyenggol sepeda motornya hingga membuat pengendara yang disenggol terpental jauh dan meninggal dunia.

Baca juga: Kronologi Ditemukannya Pria Diduga Polisi yang Hilang Saat Tsunami Aceh 2004

 

(Penulis : Kontributor Padang Sidempuan, Oryza Pasaribu | Editor : Khairina)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Gecok Kambing, Kuliner Khas Semarang Berbumbu Rempah

Gecok Kambing, Kuliner Khas Semarang Berbumbu Rempah

Regional
1 Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB di Puncak

1 Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB di Puncak

Regional
Gempa M 5,7 Guncang Pulau Doi

Gempa M 5,7 Guncang Pulau Doi

Regional
Tersangka Pengeroyok Bos Rental di Sukolilo Pati Bertambah Jadi 10 Orang

Tersangka Pengeroyok Bos Rental di Sukolilo Pati Bertambah Jadi 10 Orang

Regional
3 Kecamatan di Pati Jadi Target Operasi Kendaraan Bodong, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

3 Kecamatan di Pati Jadi Target Operasi Kendaraan Bodong, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Regional
Jelang Idul Adha, Sejumlah Hewan Kurban di Jateng Terjangkit Diare dan Cacar

Jelang Idul Adha, Sejumlah Hewan Kurban di Jateng Terjangkit Diare dan Cacar

Regional
Pengakuan Karyawan di Batam Curi 143 Ponsel dari Perusahaan: Punya Utang di Pinjol Rp 100 Juta

Pengakuan Karyawan di Batam Curi 143 Ponsel dari Perusahaan: Punya Utang di Pinjol Rp 100 Juta

Regional
Wanita Lompat ke Sumur karena Hendak Dianiaya Mantan Suami Alami Luka-luka

Wanita Lompat ke Sumur karena Hendak Dianiaya Mantan Suami Alami Luka-luka

Regional
Dua Kali Disuntik, Bayi di Sukabumi Meninggal Usai Imunisasi Empat Varian Vaksin Sekaligus

Dua Kali Disuntik, Bayi di Sukabumi Meninggal Usai Imunisasi Empat Varian Vaksin Sekaligus

Regional
Densus Antiteror Sita Buku Catatan dan Serbuk dari Kontrakan Penjual Bubur di Karawang

Densus Antiteror Sita Buku Catatan dan Serbuk dari Kontrakan Penjual Bubur di Karawang

Regional
Temuan 24 Pohon Ganja di Ladang Kopi Simalungun, Pemilik Melarikan Diri

Temuan 24 Pohon Ganja di Ladang Kopi Simalungun, Pemilik Melarikan Diri

Regional
Seminggu Dirawat, 3 Korban Pengeroyokan di Sukolilo Pati Akhirnya Pulang

Seminggu Dirawat, 3 Korban Pengeroyokan di Sukolilo Pati Akhirnya Pulang

Regional
Kontrakan Penjual Bubur di Karawang Digeledah Densus, Ketua RT Mengaku Tak Kenal

Kontrakan Penjual Bubur di Karawang Digeledah Densus, Ketua RT Mengaku Tak Kenal

Regional
Warga Maringin Tewas Ditembak saat Hendak Bertemu Tunangan

Warga Maringin Tewas Ditembak saat Hendak Bertemu Tunangan

Regional
Polisi Tersangka Pencabulan di Kayong Utara Ingin Hilangkan Bukti, Ada Uang Damai Rp 130 Juta

Polisi Tersangka Pencabulan di Kayong Utara Ingin Hilangkan Bukti, Ada Uang Damai Rp 130 Juta

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com