Pria Bertopeng Penganiaya Anggota TNI di Bulukumba Ternyata Salah Sasaran

Kompas.com - 19/03/2021, 12:18 WIB
Ilustrasi penganiayaan KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi penganiayaan

BULUKUMBA, KOMPAS.com- Sekelompok pria bertopeng penganiaya Serda AR di Bulukumba, Sulawesi Selatan, ternyata tidak berniat menyerang anggota TNI tersebut.

Berdasarkan pengakuannya kepada polisi, mereka diduga salah sasaran.

"Jadi salah sasaran, dikira lawan kelompoknya ternyata yang dianiaya itu anggota TNI," kata Kepala Urusan Pembinaan Operasi Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bulukumba Ipda Dasri saat dihubungi Kompas.com, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: 2 Pria Bertopeng Penganiaya Anggota TNI di Bulukumba Ditangkap

Menurut Dasri, penganiayaan ini berawal dari sejumlah remaja yang mengonsumsi minuman keras merasa terancam karena diikuti pengendara sepeda motor lain.

Mereka pun menyerang orang yang mengikutinya. Namun, sekelompok pemuda itu malah menyerang Serda AR.

Kini polisi sudah menetapkan tiga penyerang anggota TNI itu yaitu AMFS (18), AN(20) dan HE (17) sebagai tersangka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mereka sudah ditetapkan jadi tersangka pekan lalu," kata Dasri.

Baca juga: Kronologi Anggota TNI Dikeroyok 5 Orang Bertopeng di Bulukumba

"Langkah selanjutnya melanjutkan penyidikan dan menyerahkan berkas ke Kejaksaan Negeri Bulukumba," sambungnya.

Atas perbuatan tersangka dikenakan tersangka dijerat dengan Pasal 170 Ayat (1) KUHPidana subs Pasal 351 Ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Video Talut di Banjarnegara Ambrol Saat Dipukul dengan Telapak Tangan

Viral, Video Talut di Banjarnegara Ambrol Saat Dipukul dengan Telapak Tangan

Regional
Izin Premier Oil di Perairan Aceh Tidak Diketahui Pemda, Ini Penjelasan SKK Migas

Izin Premier Oil di Perairan Aceh Tidak Diketahui Pemda, Ini Penjelasan SKK Migas

Regional
Baginda Jamaludin Bangun 30 Rumah Angling Dharma di Pandeglang untuk Warga Miskin Tanpa Diminta

Baginda Jamaludin Bangun 30 Rumah Angling Dharma di Pandeglang untuk Warga Miskin Tanpa Diminta

Regional
Masyarakat Adat Bersitegang dengan Petugas dan Aparat di Lokasi Pembangunan Waduk Lambo

Masyarakat Adat Bersitegang dengan Petugas dan Aparat di Lokasi Pembangunan Waduk Lambo

Regional
Investasi di Karawang Capai Rp 13,83 Triliun, Peringkat Kedua di Jawa Barat

Investasi di Karawang Capai Rp 13,83 Triliun, Peringkat Kedua di Jawa Barat

Regional
80 Ular Mati Terpanggang, Ini Kronologi Kebakaran Rumah Kolektor Reptil, Satpam Sempat Bunyikan Kentongan

80 Ular Mati Terpanggang, Ini Kronologi Kebakaran Rumah Kolektor Reptil, Satpam Sempat Bunyikan Kentongan

Regional
Siswa dan Guru di Semarang Positif Covid-19 Saat PTM, Kadisdik: Tertular dari Keluarga

Siswa dan Guru di Semarang Positif Covid-19 Saat PTM, Kadisdik: Tertular dari Keluarga

Regional
Wali Kota Medan Bobby Nasution Izinkan Belajar Tatap Muka Terbatas

Wali Kota Medan Bobby Nasution Izinkan Belajar Tatap Muka Terbatas

Regional
Kisah Kades Nyentrik di Gresik Angkat Desa Miskin Jadi Desa Milliarder Pakai Resep Gila

Kisah Kades Nyentrik di Gresik Angkat Desa Miskin Jadi Desa Milliarder Pakai Resep Gila

Regional
Ibu Tiri Sewa Pembunuh Bayaran, Habisi Nyawa Bocah 8 Tahun di Indramayu

Ibu Tiri Sewa Pembunuh Bayaran, Habisi Nyawa Bocah 8 Tahun di Indramayu

Regional
Rumah Angling Dharma Ada di Pandeglang sejak 2002, Ogah Dikaitkan dengan Kerajaan Sunda Empire

Rumah Angling Dharma Ada di Pandeglang sejak 2002, Ogah Dikaitkan dengan Kerajaan Sunda Empire

Regional
Dapat Investor, Jabar Bisa Bangun Rumah Sakit Baru Tanpa APBD

Dapat Investor, Jabar Bisa Bangun Rumah Sakit Baru Tanpa APBD

Regional
Cerita 3 Putri Kembar Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Sorong, Usai Disuntik Diizinkan Berfoto di KRI Soeharso

Cerita 3 Putri Kembar Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Sorong, Usai Disuntik Diizinkan Berfoto di KRI Soeharso

Regional
Muncul Klaster PTM di Jepara, Bupati: Belajar Tatap Muka Kita Hentikan Dulu

Muncul Klaster PTM di Jepara, Bupati: Belajar Tatap Muka Kita Hentikan Dulu

Regional
Motor Hasil Curiannya Mogok, Pria di Lombok Akhirnya Ditangkap Polisi, Ini Kronologinya

Motor Hasil Curiannya Mogok, Pria di Lombok Akhirnya Ditangkap Polisi, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.